• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
Arsip:

SDG 5: Kesetaraan Gender

Jejak Kreativitas Mahasiswa PKP UGM di PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (PEKSIMIPROV DIY) 2026 yang digelar pada 24 Juni 2026 kembali menjadi panggung penting bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Kompetisi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di DIY ini tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan karakter generasi muda melalui seni.

Dalam cabang Desain Poster, Cantik Djatoek Fadillah, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2025, Universitas Gadjah Mada, berhasil meraih Juara III. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat berkarya mampu menghasilkan capaian yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan yang ketat.

Cantik berbagi refleksi atas pengalaman berharga tersebut. “PEKSIMIPROV DIY menjadi pijakan berharga bagiku untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada. Meski target awal adalah melangkah ke panggung nasional, berdiri di ajang ini sebagai juara menyadarkanku betapa bernilainya setiap proses dan pencapaian yang telah diraih. Mengingat lamanya persiapan, bimbingan secara berkala, serta perjuangan membagi waktu antara kuliah dan latihan, aku sangat bersyukur. Terlebih, kompetisi ini mempertemukanku dengan orang-orang hebat yang luar biasa berbakat. PEKSIMIPROV DIY memang telah usai, namun ruang tumbuh untuk diriku masih menjadi bagian dari cerita terbaik dalam proses membawa nama baik Universitas Gadjah Mada,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, pencapaian ini mencerminkan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Partisipasi mahasiswa dalam ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Cantik juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pembelajaran yang holistik di luar ruang kelas. Keberhasilan Cantik sebagai mahasiswa perempuan dalam meraih prestasi di tingkat provinsi juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berkembang dan berprestasi. Kreativitas yang diwujudkan melalui desain poster sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan desain merupakan bagian dari industri kreatif yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Di sisi lain, seni berperan dalam memperkuat identitas budaya, ekspresi masyarakat, dan kehidupan komunitas sehingga mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Tidak kalah penting, penyelenggaraan PEKSIMIPROV yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstitusi dalam mengembangkan potensi generasi muda.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Cantik Djatoek Fadillah

Harmoni Prestasi Mahasiswa PKP UGM di Panggung PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Semangat seni dan kreativitas mahasiswa kembali bergema di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV DIY) 2026 pada 24 Juni 2026. Kompetisi bergengsi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di wilayah ini menjadi wadah ekspresi, kolaborasi, sekaligus pembuktian bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

Dalam suasana penuh antusiasme, M. Al Hazmi Kynan, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2024, Universitas Gadjah Mada, tampil bersama tim vokal grup dan berhasil meraih Juara III. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja sama, dan keberanian untuk tampil di panggung kompetisi mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan ketat antar mahasiswa dari berbagai kampus.

Kynan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan berharga tersebut. “Berpartisipasi dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus berharga bagi saya pada tahun kedua perkuliahan ini. Suatu kebanggaan bagi saya dan tim karena mendapat kesempatan untuk mewakili Universitas Gadjah Mada dalam ajang perlombaan ini. Saya juga bersyukur dapat menjadi bagian dari tim hebat yang berhasil meraih Juara 3. Meskipun hasil yang didapat masih belum sesuai dengan ekspektasi, pencapaian ini tetap menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, keikutsertaan mahasiswa UGM dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Kynan dan tim vokal grup juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengayaan pengalaman belajar, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter di luar ruang kelas. Kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan berprestasi di bidang seni juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong inklusivitas dan kesempatan yang sama bagi setiap individu. Kreativitas yang diasah melalui seni pertunjukan sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan industri kreatif merupakan sektor yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam kompetisi ini mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan kesempatan yang setara untuk berkompetisi dan berkembang. Selain itu, seni memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan antarkomunitas, serta mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Penyelenggaraan PEKSIMIPROV DIY yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan juga menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dalam mengembangkan potensi generasi muda dan memajukan seni budaya.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: M. Al Hazmi Kynan

 

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

Tim PKM-PM UGM Tumandur Dorong Pemberdayaan Ibu PKK Jurugsari melalui Inovasi Pengolahan Limbah Organik

berita Friday, 3 July 2026

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tumandur melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 di Kampung Jurugsari RW 57, Joho, Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UGM dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya tingginya volume sampah rumah tangga yang didominasi oleh sampah organik. Penumpukan sampah yang tidak terkelola berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas kesehatan masyarakat, serta mengurangi kenyamanan hidup.

Melalui inovasi Smart Compost Vessel, Tim PKM-PM Tumandur memperkenalkan teknologi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (liquid biofertilizer). Produk ini tidak hanya membantu masyarakat mengelola sampah secara mandiri, tetapi juga memberikan nilai tambah dengan mendukung pertanian pekarangan sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 16 peserta dari Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari, serta dihadiri oleh Bapak Purwoko selaku Ketua RW 57, Ibu Rini selaku Ketua PKK Kampung Jurugsari, Retnaningsih selaku Dukuh Joho, Apri Nugroho selaku perwakilan Kalurahan Condongcatur, serta Tim PKM-PM UGM.

Tim PKM-PM Tumandur terdiri atas Siti Nur Khasanah (Ilmu Tanah 2024), Rayhan Arva Pradipa (Pariwisata 2024), Nafi’atush Sholikhah (Ilmu dan Industri Peternakan 2023), Vina Ayu Lestari (Elektronika dan Instrumentasi 2023), serta Naafianda Ra’uuf Prastya (Bahasa Inggris 2024), dengan bimbingan Dr. Ir. Miftahush Shirothul Haq, S.Pt., IPP. dari Fakultas Peternakan UGM.

Ketua Tim, Siti Nur Khasanah, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai sarana belajar bersama masyarakat. “Kami berharap program ini dapat menjadi wadah pembelajaran dalam mengelola sampah organik agar lebih bermanfaat bagi lingkungan dan pekarangan rumah,” ujarnya.

Ibu Rini menyampaikan apresiasi atas persiapan matang yang dilakukan Tim PKM-PM UGM dan berharap program ini bisa terus berlanjut. Dukungan serupa juga datang dari Bapak Purwoko, Ibu Retnaningsih, serta Apri Nugroho, yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah setempat agar program dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata.

Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi interaktif mengenai mekanisme pengolahan sampah organik, penggunaan Smart Compost Vessel, hingga pemanfaatan pupuk cair untuk budidaya tanaman pangan di pekarangan rumah.

Program Tumandur mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis pertanian pekarangan dan pemanfaatan pupuk organik cair, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengelolaan lingkungan yang lebih sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah organik, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan Ibu-Ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat keluarga dan komunitas, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengurangan timbulan sampah rumah tangga, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan pupuk organik yang mendukung kesehatan tanah dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi akademisi dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan, ketahanan pangan keluarga, serta kesejahteraan sosial di Kampung Jurugsari.

 

Penulis: Nafi’atush Sholikhah, Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Rayhan Arva Pradipa

UGM Peringkat 1 Pendanaan PKM 2026, Faperta UGM Tampilkan Inovasi Lewat PKM-PM “Tumandur”

berita Monday, 25 May 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) didanai terbanyak tahun 2026. Pengumuman resmi tersebut dirilis oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 22 Mei 2026. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa ekosistem akademik UGM terus mendorong lahirnya gagasan kreatif, solutif, dan berdampak bagi masyarakat.

Di tengah prestasi tersebut, Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) turut memberi kontribusi penting melalui karya mahasiswa dalam skema PKM-PM. Salah satu judul yang berhasil menyumbang capaian UGM adalah “Tumandur: Pemberdayaan PKK Kapung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Program ini diketuai oleh Siti Nur Khasanah. Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P. sebagai Koordinator Kemahasiswaan dan PKM Centre Faperta UGM turut mendampingi mahasiswa sebagai wujud nyata peran Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pertanian yang aplikatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi Faperta UGM dalam PKM 2026 menunjukkan konsistensi fakultas dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu menjadi solusi nyata di lapangan. Melalui PKM-PM “Tumandur”, mahasiswa Faperta UGM mengangkat persoalan pengelolaan limbah organik sekaligus menawarkan pendekatan berbasis teknologi sederhana dan berkelanjutan.

Judul ini menekankan transformasi limbah organik menjadi liquid biofertilizer dengan memanfaatkan Smart Compost Vessel, sebuah gagasan yang mempertemukan teknologi, pemberdayaan keluarga, dan pertanian regeneratif. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Faperta UGM mendorong pengembangan inovasi pertanian yang tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga menyasar praktik pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Kontribusi Faperta UGM melalui PKM-PM “Tumandur” sangat relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan produktivitas pertanian berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pembelajaran berbasis pemberdayaan, SDG 5: Kesetaraan Gender karena melibatkan kelompok PKK sebagai aktor utama dalam pengelolaan dan transformasi limbah organik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan potensi ekonomi keluarga berbasis pertanian berkelanjutan,  SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan limbah organik menjadi produk bernilai guna, dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pendekatan pertanian regeneratif yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga selaras dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan karena menumbuhkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam satu gerakan pemberdayaan. Dengan kontribusi tersebut, Faperta UGM kembali menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan inklusif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Lentera DESA Faperta UGM x UPTD BPSDMP DIY: Bersama Petani Muda Jogja Rajut Ketahanan Pangan

berita Wednesday, 13 May 2026

Forum Komunikasi Taruna Tani/Petani Milenial dengan tema “Petani Muda Jogja: Menciptakan Inovasi, Merajut Ketahanan Pangan, dan Merespon Dinamika Ekonomi Global” sukses digelar oleh UPTD Balai Pengembangan SDM Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi petani muda untuk mengasah keterampilan digital, memperkuat dinamika kelompok, dan membangun ketahanan pangan lokal di tengah tantangan ekonomi global.

Forum dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di Dusun Bergan RT 07, Wijirejo, Pandak, Bantul, Yogyakarta, dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hadir petani milenial, aktivis Kelompok Wanita Tani (KWT) muda, serta PKK Dusun Bergan yang aktif berdiskusi. Suasana kekeluargaan di lokasi pedesaan memungkinkan interaksi intensif, menciptakan semangat kolaborasi antargenerasi pelaku pertanian.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Wahyu Hermawan, S.P., sebagai Petugas POPT yang membahas bagaimana pengendalian organisme pengganggu tanaman. Selain itu, Faperta UGM berkontribusi melalui Lentera DESA UGM menyampaikan materi pemanfaatan media digital untuk dinamika kelompok, serta pencatatan usaha tani berbasis platform Lentera DESA. Peserta diajarkan cara memanfaatkan fitur blended learning dan tools digital untuk meningkatkan efisiensi usaha tani, dari monitoring lahan hingga akses pasar e-commerce.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan praktis dan komitmen langsung untuk bergabung sebagai pengguna Lentera DESA UGM. Banyak yang menyatakan minat mengadopsi pencatatan digital untuk mengoptimalkan rantai pasok dan analisis keuangan usaha tani mereka.

Kegiatan ini selaras dengan dinamika ekonomi global, di mana petani Jogja didorong merespon fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, dan permintaan pangan organik. Materi tentang pemasaran digital membantu petani milenial merajut ketahanan pangan lokal melalui inovasi seperti precision farming dan value chain berkelanjutan. Kolaborasi UPTD Balai Pengembangan SDM Pertanian DIY dengan Lentera DESA UGM memperkuat ekosistem pendidikan agrokompleks.

Melalui kegiatan ini, Faperta UGM turut menunjukkan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penguatan kapasitas ekonomi petani muda, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produksi pangan berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan lokal, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan literasi digital dan pembelajaran berbasis teknologi bagi petani muda, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui keterlibatan aktif Kelompok Wanita Tani (KWT) muda, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kompetensi petani milenial, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital dan platform Lentera DESA, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui peningkatan akses pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat pedesaan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan rantai pasok dan praktik usaha tani berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengenalan praktik pertanian adaptif dan precision farming, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi multipihak antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pertanian inklusif di DIY.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Lentera DESA UGM

Athifah Rahmadhani Raih Juara 1, Wajah Baru Prestasi Faperta UGM di Sunan Kalijaga Cup XIII 2026

Prestasi Wednesday, 13 May 2026

Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Athifah Rahmadhani, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII 2026. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menyumbang signifikan bagi Faperta UGM dan dominasi UKM Karate Inkai UGM yang memborong 8 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari total 960 peserta nasional.

Kejuaraan yang digelar pada 1-2 Mei 2026 di Gedung Prof. Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mempertemukan 74 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. UKM Karate Inkai UGM tampil superior, membuktikan konsistensi mereka sebagai kekuatan utama di ajang karate nasional. Prestasi ini melanjutkan tradisi keunggulan UGM dalam olahraga prestasi, di mana kontingen mereka mengalahkan pesaing kuat dari seluruh negeri.

Di tengah keberhasilan tim, Athifah Rahmadhani bersinar terang sebagai mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM angkatan 2023. Pada nomor Senior Kumite -55 kg Putri, ia mengalahkan kontingen DIY dengan skor telak 5-0, menjadikannya juara 1 perorangan. Sebelumnya, Athifah juga telah mengukir emas di 15th Silent Knight Karate Cup 2026, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.

Prestasi seperti ini semakin relevan dalam konteks global, di mana kemenangan Athifah dan tim UKM Karate Inkai UGM mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, capaian mereka merefleksikan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi olahraga sebagai gaya hidup aktif, serta SDG 5: Kesetaraan Gender dengan keberhasilan atlet putri di tingkat nasional. Selain itu, prestasi ini juga ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, yang terimplementasi melalui integrasi pendidikan akademik dengan pengembangan karakter non-akademik untuk pembangunan berkelanjutan. Faperta UGM bangga kontribusi mahasiswanya memperkuat komitmen universitas terhadap agenda global ini.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Athifah Rahmadhani

Petani Milenial Inspiratif Perkuat MAPAN: Lentera DESA UGM dan CIPS Galang Cerita Sukses

berita Wednesday, 13 May 2026

Lentera DESA UGM bersama CIPS menggelar kegiatan menggali cerita petani inspiratif untuk menguatkan gerakan MAPAN (Masa Depan Pangan) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Fokus pada petani milenial, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana kisah sukses lapangan dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan nasional.

MAPAN adalah gerakan CIPS yang mengubah narasi pangan Indonesia dengan formula “dari kisah nyata ke bukti, dari bukti ke aksi kolektif”. Inisiatif ini mengidentifikasi praktik pertanian inovatif dari petani nyata, menganalisisnya sebagai data empiris, lalu merekomendasikannya sebagai model skalabel untuk kebijakan publik. Targetnya mencakup peningkatan produktivitas, akses finansial, dan pasar berkelanjutan bagi petani, sekaligus menjawab isu urbanisasi petani muda dan degradasi lahan.

Kegiatan menyoroti Isnaini Baroroh, Ketua P4S Ardana Garden sekaligus Direktur PT Petani Milenial Sleman, yang berhasil memberdayakan 50+ petani muda dan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui agribisnis organik dan pemasaran digital. Tak ketinggalan Tegar Cahya Putra, Direktur Kopi Menoreh Tumpang Sari, yang mengelola value chain kopi lengkap dari budidaya on-farm, pengolahan pasca-panen, hingga eduwisata berkelanjutan di Kulon Progo, melibatkan 100+ petani lokal. CIPS menggali pengalaman mereka untuk memperkaya database MAPAN.

Cerita dan pengalaman para petani ini selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam konten blended learning milik Lentera DESA UGM guna memperkaya modul pelatihan agrokompleks bagi penyuluh dan petani. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang mempertemukan platform digital UGM dengan pendekatan analisis kebijakan berbasis bukti milik CIPS untuk menghasilkan solusi holistik bagi pembangunan pertanian Indonesia.

Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pangan berkelanjutan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan petani muda dan UMKM pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui praktik agribisnis ramah lingkungan, serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui penerapan pertanian berkelanjutan dan adaptif terhadap lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan pembelajaran berbasis blended learning untuk petani dan penyuluh, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT), SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui digitalisasi pertanian dan penguatan inovasi agribisnis, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga kebijakan, dan komunitas petani.

Inisiatif ini menunjukkan besarnya potensi petani milenial sebagai agen perubahan dalam menciptakan masa depan pangan Indonesia yang lebih tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: CIPS

Mahasiswa UGM Raih Prestasi di Kejuaraan Nasional Karate Sunan Kalijaga Cup XIII 2026

Prestasi Wednesday, 6 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian gemilang yang diraih oleh Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa Prodi Proteksi Tanaman angkatan 2025, dalam ajang Kejuaraan Nasional Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII Tahun 2026. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berlangsung secara luring di Gedung Multipurpose kampus tersebut, dengan diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai jenjang, mulai anak-anak, pelajar, hingga mahasiswa.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berlangsung secara luring di Gedung Multipurpose kampus tersebut, dengan diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai jenjang, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga mahasiswa. Kompetisi mempertandingkan dua kategori utama, yaitu kata (seni) dan kumite (tarung), dengan berbagai kelas mulai dari usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, under 21, hingga senior.

Prestasi Zafira menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UGM tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat nasional dalam bidang olahraga. Keberhasilan ini sejalan dengan komitmen universitas untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Capaian tersebut juga mencerminkan kontribusi mahasiswa terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Zafira Nayla Mumtaz

Wisuda dan Cerita di Baliknya: Ekspektasi Awal, Kenangan, dan Refleksi Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM

Prestasi Friday, 1 May 2026

Momen Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Rabu, 22 April 2026 menjadi penanda akhir dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Sebanyak 74 wisudawan berhasil menuntaskan studi mereka dengan baik, membawa serta kisah, tantangan, dan pencapaian yang tak terlihat di balik toga yang dikenakan.

Di balik senyum bahagia saat prosesi wisuda, tersimpan berbagai cerita tentang kerja keras, pengorbanan waktu, hingga keteguhan dalam menghadapi berbagai rintangan selama masa perkuliahan. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan simbol keberhasilan atas proses panjang yang telah dilalui, sekaligus awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih luas.

Rivaldi Pratama sebagai lulusan terbaik Fakultas Pertanian, Program Magister Fitopatologi, dengan IPK sempurna 4.00 dan masa studi 1 tahun 5 bulan 18 hari yang merupakan salah satu penerima beasiswa PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul). Dalam pesannya, Rivaldi menyampaikan momen mengesankan selama kuliah “Ada momen berkesan saat kuliah lapangan, seperti ketika diajak dosen mengunjungi museum dan Pagilaran. Selain itu, selama penelitian kami juga diberikan akses untuk menggunakan laboratorium hingga malam hari,” ujarnya.

Salah satu wisudawan bernama Rio Aji Pradana dari Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman mengungkapkan bahwa ekspektasi saat kuliah “Awalnya saya kira tidak bisa mengikuti beberapa mata kuliah, tapi ternyata selama perkuliahan saya dapat mengikuti dengan baik berkat bantuan dari dosen, tenaga pendidik, dan dukungan dari teman-teman,” ucap Rio.

Wisudawan yang sudah sampai di titik ini, itu bukanlah suatu hal yang mudah dan ringan, ada usaha yang pernah dicurahkan sekuat tenaga. Salah satu wisudawati bernama Novita Febrianti dari Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman memberikan pesan yaitu jangan pernah menyerah dan bermimpi setinggi-tingginya karena kita pasti bisa mencapainya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi momentum perayaan capaian akademik, tetapi juga penegasan peran Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan.

Penulis: Anin Dita Rahmadiyanti

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

123…5

BERITA FAKULTAS

  • Menatap Masa Depan Pangan Tropis: Paul Hamzah Sampaikan Paradigma Pertanian 5.0 dan Ekonomi Biru di SC-STAF 2026
    14/07/2026
  • Mengulas Urgensi Regenerasi Petani di Sesi Penutup Hari Kedua SC-STAF 2026: Mengangkat Suara Generasi Penerus ke Ruang Publik
    14/07/2026
  • Angkat Isu Pertanian di Amerika Serikat, Aidan K. Bobholz Berbagi Wawasan “Smart Agriculture” di SC-STAF 2026 Faperta UGM
    14/07/2026
  • Jejak Kreativitas Mahasiswa PKP UGM di PEKSIMIPROV DIY 2026
    14/07/2026
  • Harmoni Prestasi Mahasiswa PKP UGM di Panggung PEKSIMIPROV DIY 2026
    14/07/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju