
Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), Athifah Rahmadhani, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada Open Karate Championship Sunan Kalijaga Cup XIII 2026. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menyumbang signifikan bagi Faperta UGM dan dominasi UKM Karate Inkai UGM yang memborong 8 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari total 960 peserta nasional.

Kejuaraan yang digelar pada 1-2 Mei 2026 di Gedung Prof. Amin Abdullah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mempertemukan 74 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. UKM Karate Inkai UGM tampil superior, membuktikan konsistensi mereka sebagai kekuatan utama di ajang karate nasional. Prestasi ini melanjutkan tradisi keunggulan UGM dalam olahraga prestasi, di mana kontingen mereka mengalahkan pesaing kuat dari seluruh negeri.

Di tengah keberhasilan tim, Athifah Rahmadhani bersinar terang sebagai mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM angkatan 2023. Pada nomor Senior Kumite -55 kg Putri, ia mengalahkan kontingen DIY dengan skor telak 5-0, menjadikannya juara 1 perorangan. Sebelumnya, Athifah juga telah mengukir emas di 15th Silent Knight Karate Cup 2026, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.
Prestasi seperti ini semakin relevan dalam konteks global, di mana kemenangan Athifah dan tim UKM Karate Inkai UGM mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, capaian mereka merefleksikan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi olahraga sebagai gaya hidup aktif, serta SDG 5: Kesetaraan Gender dengan keberhasilan atlet putri di tingkat nasional. Selain itu, prestasi ini juga ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, yang terimplementasi melalui integrasi pendidikan akademik dengan pengembangan karakter non-akademik untuk pembangunan berkelanjutan. Faperta UGM bangga kontribusi mahasiswanya memperkuat komitmen universitas terhadap agenda global ini.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Athifah Rahmadhani