• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

Pidato Prof. Dwidjono: Terima Kasih dan Dedikasi Sepanjang Hidup untuk Fakultas Pertanian UGM

berita Monday, 20 April 2026

Dalam pidato purna tugasnya, Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, S.U. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para dosen, kolega, serta seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian UGM. Beliau merefleksikan perjalanan panjang pengabdiannya, di mana hampir 63% dari hidupnya telah digunakan untuk mengajar dan mendampingi mahasiswa.
Prof. Dwidjono secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (SOSEK) yang telah menjadi rumah akademiknya selama bertahun-tahun. Beliau juga dengan rendah hati memohon maaf apabila terdapat kesalahan selama masa pengabdian.
Tak lupa, beliau menekankan peran penting keluarga dalam perjalanan kariernya. Ucapan terima kasih khusus ditujukan kepada sang istri yang selalu mendukung, terutama dalam proses persiapan menuju jabatan guru besar. Berkat dukungan tersebut, Prof. Dwidjono berhasil dikukuhkan sebagai Guru Besar pada tahun 2007.


Pidato penuh refleksi ini menjadi momen yang menyentuh bagi seluruh hadirin, sekaligus menegaskan bahwa pengabdian seorang akademisi tidak hanya tercermin dalam karya ilmiah, tetapi juga dalam ketulusan, kebersamaan, dan dukungan keluarga.
Acara purna tugas Prof. Dwidjono pun semakin bermakna dengan pidato tersebut, meninggalkan pesan inspiratif bagi generasi penerus Fakultas Pertanian UGM untuk terus berkontribusi dengan integritas dan semangat pengabdian.
Pidato reflektif ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menegaskan komitmen Prof. Dwidjono terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang relevan dengan kiprah beliau, mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Purna Tugas Prof. Dwidjono: Dedikasi dan Inspirasi bagi Fakultas Pertanian UGM

berita Monday, 20 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar acara Purna Tugas untuk menghormati pengabdian panjang Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, S.U., seorang akademisi yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam bidang sosial ekonomi pertanian. Acara berlangsung di Auditorium Harjono Danoesastro pada Rabu, 15 April 2026 dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta kolega dari berbagai institusi.


Pembukaan acara dipandu oleh Vera Kurniawati dan Dani Abyan Adam, perwakilan mahasiswa Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, selaku pembawa acara. Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada. Doa bersama dipimpin oleh Bapak Asnawi, tenaga kependidikan dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, menandai awal rangkaian acara yang penuh makna.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc. selaku Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, serta Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian UGM. Keduanya menekankan bahwa Prof. Dwidjono merupakan sosok inspiratif yang telah menanamkan nilai integritas, kerja keras, serta kepedulian terhadap pengembangan ilmu sosial ekonomi pertanian.
Sesi kesan dan pesan dari kolega dan mahasiswa turut menambah kehangatan acara. Ir. Mohammad Ismet, MSc, Ph.D. mewakili rekan sejawat, sementara Muhammad Alfian Nur Fauzy, M.Sc. mewakili mahasiswa pascasarjana, menyampaikan apresiasi atas keteladanan dan bimbingan Prof. Dwidjono yang telah menjadi inspirasi bagi banyak generasi.
Sebagai bentuk penghargaan, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dan Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis menyerahkan cinderamata kepada Prof. Dwidjono. Momen ini diabadikan melalui sesi foto bersama yang melibatkan pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan tamu undangan.
Acara ditutup dengan pemutaran video testimoni tambahan dan sesi ramah tamah yang diiringi makan siang bersama. Suasana penuh keakraban menjadi penutup yang indah bagi perjalanan panjang seorang akademisi yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan pendidikan dan penelitian di bidang pertanian.
Acara Purna Tugas Prof. Dwidjono bukan sekadar perpisahan, tetapi juga perayaan atas dedikasi, keteladanan, dan semangat pengabdian yang akan terus menjadi inspirasi bagi Fakultas Pertanian UGM dalam melahirkan generasi akademisi yang berintegritas dan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen purna tugas, tetapi juga mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kiprah Prof. Dwidjono, mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mahasiswa MEP UGM Jalani Joint Supervision Tesis di Denmark, Wujudkan Internasionalisasi Pendidikan

Prestasi Tuesday, 14 April 2026

Komitmen Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dalam mendorong internasionalisasi pendidikan kembali terwujud melalui partisipasi Panca Rahadi Mulyo, S.P., mahasiswa Magister Ekonomi Pertanian (MEP) angkatan 2024 gasal. Panca berkesempatan mengikuti Erasmus+ Student Mobility Programme dan menjalani joint supervision tesis di Aarhus University, Denmark selama 3 bulan dari Oktober 2025 hingga Januari 2026.

Selama tiga bulan, Panca ditempatkan di Department of Environmental Science, Aarhus University, dengan bimbingan lintas negara dan disiplin ilmu. Ia dibimbing oleh Dr. Doan Nainggolan (Environmental Economics) dan Prof. Peter L. Langen (Climate Modeling), serta tetap berkoordinasi intensif dengan dosen pembimbing utama di MEP UGM, Arini Wahyu Utami, S.P., M.Sc., Ph.D. Kolaborasi ini memperkaya penelitian tesis Panca yang mengkaji keterkaitan El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan bencana alam terhadap kondisi makroekonomi.

Selama di Denmark, Panca aktif mengikuti kegiatan akademik bergengsi, di antaranya iClimate Annual Meeting 2025, forum riset interdisipliner yang mempertemukan peneliti dari berbagai bidang. Panca berperan sebagai poster presenter, memaparkan proposal tesis dan menerima masukan konstruktif. Kegiatan lain, yaitu Science & Soup, forum diskusi ilmiah bulanan yang dikemas informal, memperkuat jejaring lintas peneliti sekaligus memperkaya pengalaman budaya.

Selain pengumpulan dan analisis data, Panca juga belajar pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam isu perubahan iklim. Ia menekankan bahwa riset internasional lebih menekankan pada “how your numbers speak”, bukan sekadar pemenuhan asumsi klasik model ekonometrika.

Program Erasmus+ Student Mobility Programme memiliki proses seleksi sistematis, mulai dari pengumpulan dokumen akademik, sertifikat bahasa Inggris, hingga wawancara bersama pihak UGM dan Aarhus University. Peserta yang lolos memperoleh Letter of Acceptance (LoA) sebagai tanda penerimaan resmi.

Panca menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa MEP UGM adalah sebuah privilege karena terbukanya peluang internasional. Ia berpesan agar mahasiswa lain berani mencoba, “Diterima atau tidak itu urusan nanti. Yang terpenting sudah berusaha dan menjadi bagian dari perjalanan akademik kita”

Prestasi ini tidak hanya memperkuat reputasi Faperta UGM di kancah internasional, tetapi juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Panca Rahadi

Fakultas Pertanian UGM Gelar Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN untuk Prodi HPT, PKP, dan THP

berita Monday, 13 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Reakreditasi ASIIN pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Ruang Sidang Dekanat, Gedung A1 lantai 2 dengan agenda utama transfer materi dari pengurus departemen dan program studi sebelumnya kepada pengurus baru.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian, antara lain Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Program Studi Sarjana Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Teknologi Hasil Perikanan (THP), Unit Jaminan Mutu, serta Ketua Unit Media dan Sistem Informasi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dari tim jaminan mutu. “Dari tim jaminan mutu perlu menyampaikan kondisi kita saat ini bagaimana. Semoga bisa lebih komprehensif dari pengisian ASIIN sebelumnya, mengingat kita juga tim Self Assessment Report (SAR) dengan Fakultas Kehutanan. Sinergi tiga prodi yaitu HPT, PKP, dan THP sangat diperlukan karena S1 di Faperta memiliki struktur yang sama. Pastikan kesesuaian struktur kurikulum dan perlu ditonjolkan apa visi dan misi yang ingin dicapai,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia menyoroti peran penting sekretaris departemen dalam proses reakreditasi. “Peran sekretaris departemen cukup krusial di batch sebelumnya. Semoga di batch ini sekretariat departemen dapat dimasukkan, misalnya ke sarana prasarana atau fasilitas,” ungkapnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P. selaku Ketua Unit Jaminan Mutu memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya peningkatan kinerja tim. Ia menyampaikan bahwa tim reakreditasi kali ini harus mampu bekerja lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Untuk itu, beliau mengajak seluruh peserta rapat agar menjalin kerja sama yang solid demi memastikan proses reakreditasi ASIIN berjalan lebih komprehensif dan menghasilkan capaian yang optimal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Faperta UGM dalam menjaga mutu akademik dan memperkuat posisi internasional melalui akreditasi ASIIN. Dengan adanya koordinasi lintas departemen dan program studi, diharapkan proses reakreditasi berjalan lancar serta menghasilkan standar kualitas yang semakin tinggi.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Fakultas Pertanian optimis dapat memperkuat reputasi internasional sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Pengalaman Akademik dan Budaya: Nabilah Salma Jalani Pertukaran Mahasiswa di Universitas Ibaraki

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui partisipasi mahasiswanya dalam program pertukaran internasional ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, Nabilah Salma Jamaludin, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, berkesempatan menimba ilmu di Universitas Ibaraki, Jepang selama kurang lebih empat bulan, mulai 25 September 2025 hingga 31 Januari 2026.

Selama mengikuti program AIMS, Nabilah mengambil sejumlah mata kuliah yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan, antara lain Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk, Environmental and Symbiotic Science, Environmental Conservation Agriculture, serta Special Lecture on Regional Sustainability Science I & II. Ia juga mengikuti Field Experimental Works, Cross-Cultural Communication, dan Overview of Regional Sustainability Science.

Menurut Nabilah, sistem perkuliahan di Ibaraki University tidak jauh berbeda dengan di UGM. Namun, sebagai mahasiswa internasional, ia merasakan adanya fleksibilitas dari para dosen (sensei) dalam mendukung proses pembelajaran, baik di kelas maupun di laboratorium.

Selain pengalaman akademik, Nabilah juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menuturkan perbedaan kebiasaan masyarakat Tokyo dengan Osaka-Kyoto yang cukup unik. “Orang-orang Osaka-Kyoto terlihat lebih santai dibandingkan dengan Tokyo. Bahkan sekecil perbedaan posisi berdiri di eskalator saja menurutku menarik,” ujarnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah beradaptasi dengan cuaca dingin saat pergantian musim gugur ke musim dingin. Beruntung, setiap mahasiswa AIMS mendapat pendamping (buddy) dari laboratorium yang membantu mempersiapkan kebutuhan, termasuk pakaian musim dingin. “Setiap tempat baru itu mengaktifkan survival mode dalam diri saya, apalagi dengan perbedaan cuaca dan waktu. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri secara fisik dan mental,” tambahnya.

Nabilah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam setiap tahap program AIMS. Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan selama di Jepang, hingga setelah kembali ke Indonesia, dukungan fakultas menjadi faktor penting keberhasilan program ini.

Sebagai penutup, Nabilah memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan takut untuk mencoba daftar, karena kamu tidak akan sendiri. Fakultas akan selalu membantu, dan kamu akan mendapatkan pengalaman serta teman-teman baru. Tapi, jangan lupa untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan programnya agar sesuai dengan kebutuhanmu. Semangat!” pesannya.

Partisipasi Nabilah dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Nabilah Salma Jamaludin

Mahasiswi Agronomi UGM Ikuti Program AIMS di Tokyo University of Agriculture and Technology

berita Wednesday, 1 April 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui program ASEAN International Mobility for Students (AIMS). Kali ini, kesempatan berharga diraih oleh Asayari Puspita Gutama, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2023, yang mengikuti pertukaran mahasiswa di Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang selama kurang lebih 3,5 bulan, dari September hingga Desember 2025.

Selama di TUAT, Asayari mengambil 18 mata kuliah dengan total 18 SKS, mengingat sistem pembelajaran menetapkan satu SKS untuk setiap mata kuliah bagi mahasiswa pertukaran. Ia menuturkan bahwa sistem pembelajaran di TUAT memiliki perbedaan dibandingkan dengan di Indonesia, terutama karena banyak mata kuliah yang dilengkapi dengan kunjungan lapangan. Hal ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung penerapan materi, sehingga memperkuat pemahaman praktis sekaligus memperkaya pengalaman akademik.

Selain pengalaman akademik, Asayari juga memperoleh wawasan budaya yang berkesan. Ia menyoroti tingkat kesopanan masyarakat Jepang serta kerapihan lingkungannya. “Salah satu hal yang cukup mengejutkan bagi saya adalah bagaimana pengendara mobil sangat menghormati pejalan kaki. Misalnya, ketika ada orang yang hendak menyeberang di zebra cross, mobil akan berhenti dan menunggu sampai pejalan kaki tersebut selesai menyeberang,” ungkapnya.

Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan musim yang cukup ekstrim dibandingkan dengan Indonesia. Suhu panas saat musim panas dan dingin saat memasuki musim dingin memerlukan penyesuaian fisik. Selain itu, aktivitas berjalan kaki juga jauh lebih banyak dibandingkan di Indonesia. “Jika di Jogja, saya jarang berjalan jauh, di Jepang saya berjalan kaki minimum sekitar 3 km setiap hari,” tambahnya.

Asayari menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Pertanian UGM yang selalu mendukung mahasiswa dalam program AIMS. Fakultas berperan aktif menjembatani komunikasi antara universitas tujuan dengan mahasiswa, serta sigap memberikan bantuan dan penjelasan jika terdapat pertanyaan atau kendala selama persiapan maupun pelaksanaan program.

Sebagai penutup, Asayari memberikan motivasi bagi mahasiswa lain yang tertarik mengikuti AIMS. “Jangan ragu-ragu untuk mencoba. Program ini memberikan banyak pengalaman baru, baik dari segi akademik, budaya, maupun pengembangan diri. Mahasiswa dapat mempelajari sistem pembelajaran yang berbeda, bertemu dengan teman dari berbagai negara, serta melatih kemandirian dan kemampuan beradaptasi di lingkungan baru. Pengalaman tersebut sangat berharga dan dapat menjadi salah satu pengalaman terbaik selama masa perkuliahan,” pesannya. Ia juga mengutip pepatah Lao Tzu “A journey of a thousand miles begins with a single step”

Partisipasi Asayari dalam program AIMS turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Asayari Puspita Gutama

 

Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian UGM Ikuti Program AIMS di Gyeongsang National University, Korea Selatan

berita Monday, 30 March 2026

Sherly Aurora Cahyadewi, mahasiswa Program Studi Mikrobiologi Pertanian angkatan 2022, berhasil terpilih mengikuti ASEAN International Mobility for Students (AIMS) di Gyeongsang National University (GNU), Korea Selatan. Program ini berlangsung selama satu semester, dari Agustus hingga Desember 2025, dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan akademik sekaligus lintas budaya.

Selama di GNU, Sherly mengambil lima mata kuliah, yaitu International Cooperation in Agriculture, Comprehensive Crop Science Design, Farm Practice, English Reading and Writing using Media, serta Global Business English. Sistem pembelajaran di GNU relatif serupa dengan Fakultas Pertanian UGM, yang mengombinasikan presentasi, diskusi kelompok, praktik, dan penugasan. Namun, mata kuliah International Cooperation in Agriculture memberikan pengalaman yang unik melalui kegiatan field trip mingguan selama setengah semester, sehingga mahasiswa dapat mengamati langsung praktik dan manajemen pertanian di lapangan.

Sherly merasakan pengalaman budaya yang berkesan dengan bertemu teman, dosen, dan senior dari berbagai negara, seperti Filipina, Vietnam, China, Kyrgyzstan, Nigeria, Malaysia, Myanmar, dan Korea. Interaksi lintas budaya ini memperkaya pemahaman tentang toleransi dan keberagaman. Selain itu, pengalaman berkomunikasi dengan warga lokal di Kota Jinju, meski dengan keterbatasan bahasa Korea, memberikan pelajaran berharga tentang ketulusan, saling menghargai, dan toleransi antarbudaya.

Tantangan yang dihadapi Sherly antara lain perbedaan biaya hidup, keterbatasan akses terhadap makanan halal dan tempat ibadah, hambatan bahasa, serta adaptasi terhadap kondisi cuaca. Meskipun demikian, dukungan dari Fakultas Pertanian UGM sangat dirasakan, mulai dari persiapan dokumen, pemantauan perkembangan studi, hingga dukungan pendanaan untuk menunjang kegiatan selama di Korea Selatan.

“Jangan ragu untuk mendaftar, karena kalau sudah rejeki pasti ada jalannya. Siapkan essay, tes kemampuan bahasa Inggris, dan persyaratan lain sebaik-baiknya. Pelajari bahasa dan budaya negara tujuan agar lebih mudah beradaptasi. Tetapkan target yang ingin dicapai, dan manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mengeksplorasi, baik dari sisi akademik maupun budaya” pesan Sherly.

Partisipasi Sherly dalam AIMS mendukung beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Documentation: Sherly Aurora Cahyadewi

Mahasiswa Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM Ikuti Program AIMS di Ibaraki University

berita Monday, 30 March 2026

Hosana Adel Ivory, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2022, berhasil terpilih mengikuti program ASEAN International Mobility for Students (AIMS) di Ibaraki University, Jepang. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari September 2025 hingga Januari 2026, dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan akademik sekaligus lintas budaya.

Di Ibaraki University, Hosana mengambil mata kuliah Overview of Regional Sustainability Science, Environmental and Symbiotic Sciences, Environmental Conservation Agriculture, serta Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk. Selain itu, ia juga aktif dalam kegiatan field works, lab works, seminar, dan kuliah tamu.

Sistem pembelajaran di Jepang menghadirkan nuansa yang berbeda, durasi perkuliahan mencapai 105 menit dan penempatan mahasiswa ke laboratorium disesuaikan dengan peminatan yang diambil. Setiap mahasiswa dibimbing langsung oleh profesor serta didampingi buddy dari laboratorium yang sama. Pola ini tidak hanya mengasah keterampilan riset, tetapi juga membuka peluang untuk membangun jejaring akademik di tingkat internasional.

Salah satu pengalaman budaya paling unik adalah saat bunkasai (文化祭) atau festival universitas di kampus Ami dan Mito. Hosana merasakan hangatnya pertukaran budaya melalui stand makanan yang menghadirkan cita rasa khas Jepang sekaligus Indonesia, seperti yakitori dan sate dengan bumbu kacang. Interaksi dengan mahasiswa Jepang, China, dan Vietnam memperkaya pemahaman lintas budaya serta memperkuat semangat kebersamaan.

Hosana mengakui bahwa tantangan terbesar selama mengikuti program ini adalah adaptasi bahasa dan administrasi, mengingat banyak dokumen di Jepang masih berbasis cetak. Namun demikian, dukungan dari Fakultas Pertanian UGM sangat dirasakan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan. Penanggung jawab program AIMS juga secara rutin memantau perkembangan mahasiswa untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang optimal.

Hosana turut mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan mengikuti program AIMS. “Semangat ya! Siapkan kemampuan bahasa Jepang dan mental kemandirian. Jangan khawatir, karena buddy dan kakak-kakak Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ibaraki akan membantu. Tetap terbuka mempelajari budaya baru dengan menghormati norma masyarakat. Jangan takut untuk mengambil kesempatan yang ada!” ujarnya.

Partisipasi Hosana dalam AIMS mendukung beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Hosana Adel Ivory

Mahasiswa Akuakultur UGM Jalani Student Exchange di Korea Selatan dan Perkuat Kompetensi Akademik serta Budaya Internasional

berita Friday, 27 March 2026

Ridho Abiyyu Shah Kautsar, mahasiswa Program Studi Akuakultur angkatan 2022 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), berkesempatan menjalani program student exchange di Gyeongsang National University (GNU), Korea Selatan. Program ini berlangsung dari 29 Agustus hingga 23 Desember 2025, menjadi pengalaman berharga yang membuka cakrawala baru bagi Ridho, baik secara akademik maupun budaya.
Selama masa studi, Ridho mengambil lima mata kuliah: International Cooperation in Agriculture, Farm Practice 2PBL, Interpersonal Relationships, English Reading and Writing using Media, dan Global Business English. Ia merasakan atmosfer pembelajaran yang berbeda, di mana tugas-tugas lebih banyak berbentuk proyek kelompok. Pendekatan ini membuat mahasiswa terbiasa bekerja sama, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. “Materi yang diajarkan benar-benar mempersiapkan kami untuk terjun langsung ke dunia profesional,” ungkap Ridho.
Selain pengalaman akademik, Ridho juga terkesan dengan festival budaya internasional yang diselenggarakan oleh GNU. Mahasiswa dari berbagai negara menampilkan pertunjukan khas mereka, mulai dari Vietnam, Filipina, China, Mongolia, Kazakhstan, hingga Pakistan. Suasana penuh warna ini memperkaya wawasan lintas budaya dan mempererat persahabatan antar mahasiswa internasional.


Beradaptasi dengan musim dingin menjadi pengalaman baru yang penuh tantangan. Terbiasa dengan iklim tropis, Ridho membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Namun, pengalaman ini justru menjadi pelajaran berharga tentang ketahanan diri dan adaptasi terhadap lingkungan yang berbeda.
Ridho menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan penuh Fakultas Pertanian UGM. Bantuan finansial, bimbingan akademis dan non-akademis, serta fasilitas penunjang membuat program ini berjalan lancar. Fakultas selalu memastikan setiap kegiatan mahasiswa terlaksana dengan baik dan minim hambatan.


Program student exchange ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Ridho Abiyyu Shah Kautsar

Mahasiswa Akuakultur Faperta UGM Raih Pengalaman Berharga di Ibaraki University Japan melalui Program AIMS

berita Friday, 13 March 2026

Algifari Izzan Muska, atau akrab disapa Algi, mahasiswa Program Studi Akuakultur angkatan 2022 Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), berhasil mengikuti program pertukaran pelajar di Ibaraki University, Jepang sejak 25 September 2025 hingga 21 Januari 2026. Selama empat bulan, Algi tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga merasakan langsung pengalaman akademik dan budaya yang memperkaya perspektif globalnya.

Di Ibaraki University, Algi mengambil mata kuliah terkait pertanian berkelanjutan, ilmu tanah, serta riset laboratorium. Ia juga berkesempatan menjadi research assistant dalam penelitian soil science, sehingga dapat terlibat aktif dalam kegiatan penelitian. Menurutnya, sistem pembelajaran di Jepang memiliki pendekatan yang lebih berbasis diskusi dan penelitian, mendorong mahasiswa untuk kritis, aktif bertanya, serta intens berinteraksi dengan dosen dan sesama mahasiswa dalam proyek penelitian.

Selain pengalaman akademik, Algi juga merasakan budaya Jepang yang disiplin dan teratur, mulai dari transportasi yang tepat waktu hingga masyarakat yang menjunjung tinggi kebersihan dan sopan santun. Ia mengikuti berbagai kegiatan kampus bersama mahasiswa internasional, mencoba kuliner khas Jepang, serta belajar beradaptasi dengan cuaca musim gugur hingga dingin. Tantangan berupa language barrier pun berhasil ia atasi dengan bantuan kelas bahasa Jepang, teknologi, serta dukungan masyarakat lokal yang ramah.

Algi menegaskan bahwa dukungan Fakultas Pertanian UGM sangat penting dalam keberhasilannya mengikuti program AIMS (ASEAN International Mobility for Students). Fakultas memberikan bimbingan administratif dan akademik, termasuk proses konversi mata kuliah setelah kembali ke Indonesia. Ia juga mendorong mahasiswa lain untuk berani memanfaatkan kesempatan serupa, karena program pertukaran tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga membuka jejaring internasional, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta membangun perspektif global.

Pengalaman Algi di Ibaraki University selaras dengan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Algifari Izzan Muska

123…16

BERITA FAKULTAS

  • Bahas Strategi Agronomi dan Manajemen Kebun Hadapi HLB melalui ACIAR Symposium 2026
    24/04/2026
  • ACIAR Hari Pertama: Hadirkan Simposium untuk Masa Depan Industri Jeruk Hadapi Ancaman HLB
    24/04/2026
  • Prof. Bunyamin Tar’an dari University of Saskatchewan Inisiasi Kerja Sama Tri Dharma dengan Faperta UGM
    24/04/2026
  • Suasana Hangat Warnai Tasyakuran Pengukuhan Guru Besar Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. di Fakultas Pertanian UGM
    24/04/2026
  • Desi Utami Paparkan Peran Bioteknologi untuk Pertanian Berkelanjutan di Era Digital
    22/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju