
Rangkaian hari kedua gelaran Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 yang diorganisasi oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa, 7 Juli 2026 ditutup dengan diskusi interaktif yang mendalam. Sesi penutup tersebut menghadirkan akademisi internasional sekaligus Assistant Professor di bidang ekonomi pertanian dari Shimane University, Jepang, yaitu Rosalia Natalia Seleky, Ph.D.
Alumnus Faperta UGM ini mengulas perspektif sosio-ekonomi kritis dalam paparannya dengan topik “The Importance of Next Generation Farmers: A Conceptual Framework to Bring the Potential Successor into Focus”. Dalam kesempatan diskusi tersebut, Dr. Seleky membedah pentingnya keterlibatan langsung dan pemberian ruang suara mandiri bagi para generasi penerus usaha tani demi menghadapi lonjakan kebutuhan pangan global di masa depan.

Dalam pemaparan kerangka konseptualnya, Dr. Seleky mengkritisi kecenderungan umum dalam riset ekonomi pertanian konvensional yang kerap mengabaikan eksistensi otonom para calon penerus. Sebagian besar kajian suksesi selama ini dinilai terlalu bergantung pada representasi tunggal kepala keluarga atau petani utama sebagai juru bicara harian bagi seluruh individu di balik fasad keluarga tani.
Sesi diskusi interaktif tersebut memicu ketertarikan tinggi dari para mahasiswa dari 7 negara peserta. Mereka aktif mendiskusikan fenomena penuaan petani di wilayah Asia Tenggara serta bagaimana mengaplikasikan kerangka konseptual suksesi ini dalam konteks sosiologis agroekosistem di negara masing-masing.
Penyelenggaraan sesi bersama Dr. Rosalia Natalia Seleky menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam memperkuat diskusi akademik mengenai keberlanjutan sektor pertanian melalui perspektif sosial-ekonomi. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan regenerasi petani sebagai fondasi sistem pangan berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran internasional dan pertukaran pengetahuan, SDG 8: Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak melalui penguatan keberlanjutan profesi petani dan suksesi usaha tani, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberian ruang partisipasi bagi generasi penerus dalam pengambilan keputusan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik internasional.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026