• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 46
Arsip:

berita

Sambut Mahasiswa Baru, Pionir Organik 2024 Sajikan Tarian Selebrasi Berfilosofis

berita Wednesday, 14 August 2024

 

Panitia Pionir Organik 2024 menyajikan koreografi tarian selebrasi untuk memeriahkan rangkaian acara bersamaan dengan anthem Pionir Organik. Tarian selebrasi tersebut pun selalu berbeda-beda di tiap tahunnya. Pada Pionir Organik 2024 yang diselenggarakan pada 31 Juli–1 Agustus 2024, koreografi diciptakan oleh Wiliana Arshanda (Program Studi Akuakultur 2022) dengan beragam filosofi yang terkandung di tiap gerakannya.

Wiliana menjelaskan bahwa gerakan-gerakan yang ia buat dalam tarian selebrasi kali ini memiliki beberapa filosofi yang sesuai dengan lirik anthem Pionir Organik. Salah satu gerakan yang diciptakan Wiliana adalah gerakan double step melangkah ke arah kanan dan kiri yang disesuaikan dengan lirik “berjuta kali tanpa lelah ciptakan langkah pasti”. Ia mengungkapkan makna gerakan tersebut adalah wujud keberanian untuk melangkah dengan yakin ke manapun jalan menggapai cita-cita.

“Gerakan yang saya buat disesuaikan dengan lirik yang ada. Harapannya, Amarta Muda (Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian UGM) yang menarikan tarian selebrasi ini tidak hanya menarikan gerakannya saja, tetapi juga memaknai filosofi di setiap gerakan dan lirik yang tercantum dalam anthem Pionir Organik,” ujar Wiliana.

Tarian yang dikonsep oleh Wiliana selanjutnya dibawakan oleh tim selebrasi dari divisi acara untuk dilakukan pengambilan video. Tim selebrasi beranggotakan Nur Chalimatus (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2022), Raihan Abdul Wahab (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022), Akira Ayomi (Teknologi Hasil Perikanan 2023), Amalisa Putri (Agronomi 2023), Fashi Rahmania Ousia (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2023), Marta Petricia (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2023), dan Sherina Ghina (Teknologi Hasil Perikanan 2023). Video tarian selebrasi yang dibuat secara kreatif oleh divisi desain, dekorasi, dan dokumentasi (DDD) tersebut pun diunggah melalui media sosial Pionir Organik, seperti YouTube dan Instagram.

Kreativitas mahasiswa dalam menyambut mahasiswa baru melalui pembuatan tarian selebrasi menunjukkan upaya untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: dokumentasi tim

 

Realisasi Maskot Pionir Organik 2024, Ulik Makna Perta dan Riki

berita Wednesday, 14 August 2024

Pionir Organik 2024 memiliki anggota baru yang turut serta memeriahkan rangkaian acara, yaitu Perta dan Riki sebagai maskot Pionir Organik. Hadirnya Perta dan Riki yang memiliki makna sebagai lambang kluster pertanian dan perikanan, berhasil menarik perhatian para mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM dan menambahkan suasana kemeriahan Pionir Organik 2024 pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2024. 

Maskot Pionir Organik terdiri dari Perta yang melambangkan kluster pertanian dengan bentuk daun dan Riki yang melambangkan kluster perikanan dengan bentuk tetesan air. Keduanya menggunakan almamater Universitas Gadjah Mada yang mengartikan bahwa Perta dan Riki adalah bagian dari Fakultas Pertanian UGM. 

Realisasi dari maskot Pionir Organik ini dibantu oleh panitia dari Divisi Perlengkapan dengan Medhar Aji Asta Brata (Agronomi 2022) selaku koordinator teknis dan Antonius Bagas Westranto (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian 2022) selaku koordinator divisi.

“Dengan terealisasinya maskot Perta dan Riki, harapannya mereka dapat digunakan dalam berbagai acara di Fakultas Pertanian UGM, tidak hanya pada Pionir Organik ini. Hal tersebut bisa dilakukan karena dua maskot ini melambangkan isi dari Fakultas Pertanian UGM yang memiliki dua kluster, yaitu pertanian dan perikanan,” ujar Bagas.

Adanya Perta dan Riki sebagai wajah baru di lingkungan Fakultas Pertanian UGM juga ditujukan sebagai upaya meningkatkan kepekaan dan perhatian mahasiswa baru terhadap sektor pertanian dan perikanan melalui cara yang unik. Perealisasian maskot oleh panitia Pionir Organik 2024 menunjukkan komitmen mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 14: Ekosistem Lautan, dan SDG 15: Ekosistem Daratan.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: dokumentasi panitia

 

Kolaborasi Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM dan KAGAMA Malang Raya Realisasikan Pertanian Berkelanjutan di Kota Agropolitan Malang

berita Sunday, 11 August 2024

Dua mahasiswi Fakultas Pertanian UGM bersama dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Malang Raya berkolaborasi dalam menginisiasi kemajuan pertanian berkelanjutan melalui inovasi pemanfaatan sumber daya alam sekitar di Kota Agropolitan, Malang, Jawa Timur. Program yang telah direalisasikan merupakan hasil dari observasi dan diskusi yang dilakukan bersama para petani di Desa Wringinanom, serta dialog dengan Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Poncokusumo. 

Aurora Syafa Kemala (Ilmu Tanah 2021) dan Siti Maesaroh (Agronomi 2021) yang tergabung dalam tim KKN-PPM UGM Bromo Bestari, mengusung beberapa program sebagai solusi atas keluhan yang mereka terima. Beberapa keluhan tersebut, antara lain kesulitan dalam pengendalian hama lalat buah pada pertanaman jeruk madu siam, kesulitan dalam memperoleh pupuk organik, dan penurunan kualitas tanah. Aurora dan Maesaroh kemudian menginisiasi pemanfaatan sumber daya alam untuk diterapkan dalam budidaya pertanian berkelanjutan. Mereka menyebutkan, terdapat empat inisiasi utama, yaitu pupuk F1 Embio sebagai pupuk organik cair berbasis bakteri Bacillus sp, kompos blok berbahan dasar kalam (kompos, arang, air lindi, abu, dan mikroba dari kotoran sapi), biopestisida yang diperoleh dari kulit bawang merah, bawang putih, atau bawang bombai, serta pemanfaatan tanaman refugia dan senyawa antraktan sebagai pengendali hama.

Adanya inisiasi yang dikemas dalam bentuk pelatihan ini menarik antusiasme para petani. Hal ini dibuktikan dengan keaktifan petani dalam sesi diskusi bersama KAGAMA Malang Raya, yaitu Ketua KAGAMA Malang Raya, Prof. Dr. Ir. Nur Hidayat, M.P., dan seorang anggota, Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, M.S., yang merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM. Diskusi tidak hanya membahas inovasi yang diberikan, tetapi juga permasalahan pertanian lain yang dihadapi oleh petani, sehingga menghidupkan suasana dalam ruang diskusi. Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro pun turut mengapresiasi para petani yang aktif berdiskusi dengan memberikan buku hasil tulisannya tentang pertanian organik dan teknologi pertanian organik. 

“Dengan adanya pelatihan pertanian, terutama pembuatan pupuk organik juga pestisida nabati, para petani sangat antusias dan semua siap untuk praktik di lahan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKN-PPM UGM dan KAGAMA Malang Raya atas terselanggaranya acara ini. Kami sepakat bahwa setelah ini kami akan mengadakan pertemuan rutin satu bulan sekali dengan agenda praktik petani organik dan memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh para petani Desa Wringinanom,” ujar Sumaji selaku ketua Kelompok Tani Dusun Kunci yang menjadi salah satu peserta program pelatihan.

Inovasi yang diusung dalam program pengabdian ini menunjukkan kesadaran mahasiswa dan upaya untuk mewujudkan tujuan SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. 

 

Penulis: Siti Maesaroh

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Arfa Imtiyaz Surapati

 

Pionir Organik 2024 Kenalkan Lingkungan Fakultas Pertanian UGM melalui Tour de Faculty

berita Sunday, 11 August 2024

Kemeriahan acara penyambutan mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM, Pionir Organik 2024, tidak lepas dari kegiatan Tour de Faculty yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Juli 2024 di sekitar lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan tersebut melibatkan himpunan mahasiswa per departemen (HMD) dan Badan Semi Independen (BSI) Fakultas Pertanian UGM, serta seluruh panitia Pionir Organik 2024, yang merupakan bentuk pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru angkatan 2024. 

Gabriel Dhimas (Manajemen Sumberdaya Akuatik 2022) selaku panitia penanggung jawab kegiatan Tour de Faculty, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sebuah ruang dan kesempatan yang disediakan panitia Pionir Organik 2024 untuk pelaku HMD dan BSI mengenalkan diri secara langsung kepada mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, harapannya HMD dan BSI bisa menarik minat Amarta Muda (mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM) untuk turut bergabung di kemudian hari. 

“Selain memperkenalkan diri, para perwakilan HMD dan BSI juga mengenalkan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan Tour de Faculty ini dilaksanakan dengan harapan Amarta Muda dapat mengenal dan mengetahui secara langsung fasilitas yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian UGM, sehingga ke depannya dapat memudahkan kehidupan perkuliahan mereka. Selain itu, tentu mereka akan mengenal lebih dekat tentang himpunan-himpunan mahasiswa yang ada di Fakultas Pertanian UGM dan kegiatan kemahasiswaan lainnya,” ujar Dhimas. 

Kolaborasi panitia Pionir Organik 2024 dengan HMD dan BSI di Fakultas Pertanian UGM menunjukkan adanya upaya untuk mencapai tujuan bersama, yang dalam hal ini berupa peningkatan mutu dalam agenda penyambutan mahasiswa baru di Fakultas Pertanian UGM. Tak hanya itu, kegiatan yang menjadi wadah pengenalan lingkungan kampus ini akan menunjang kegiatan belajar mahasiswa baru agar lebih optimal. Manfaat dari kegiatan Tour de Faculty selaras dengan komitmen untuk mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Pasha Rizquna

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Panitia Pionir Organik 2024

Panitia Pionir Organik 2024 Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat sebagai Perwujudan Lingkungan Inklusif

berita Sunday, 11 August 2024

Acara penyambutan mahasiswa baru, Pionir Universitas Gadjah Mada yang digelar pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2024, mengupayakan terwujudnya lingkungan kampus yang inklusif. Hal tersebut ditunjukkan dengan upaya para panitia meningkatkan kesadarannya terhadap isu inklusivitas, khususnya terhadap mahasiswa baru penyandang disabilitas. Seperti yang dilakukan oleh panitia Pionir Organik 2024, penyambutan mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM, dengan mengadakan pelatihan bahasa isyarat bagi seluruh panitia.

Pelatihan bahasa isyarat bagi sejumlah 100 mahasiswa panitia Pionir Organik 2024 disampaikan secara langsung oleh tiga pembicara dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa UNY, yaitu Himatu Khusnul Khowatim sebagai pemateri (mahasiswa penyandang tuna rungu dan pengguna bahasa isyarat), Purna Srikaya Rilis Mugar sebagai penerjemah, dan Alimatul Haniam Mari’ah sebagai penerjemah. Muh. Riendy Tri Putra (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 2022) selaku Koordinator Umum Pionir Organik 2024 menyampaikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan pada Minggu, 2 Juni 2024 ini ditujukan agar setiap panitia memiliki kesadaran terhadap isu inklusivitas dengan mengetahui penggunaan bahasa isyarat. 

“Pelatihan bahasa isyarat merupakan salah satu pengartikulasian dari Pionir Organik 2024 terhadap nilai-nilai inklusivitas. Pada tahun ini, Pionir Organik 2024 menjunjung nilai inklusivitas yang artinya kami berusaha untuk ramah terhadap semua kelompok, termasuk teman disabilitas,” jelas Riendy.

Riendy berharap, setelah mengikuti pelatihan bahasa isyarat tersebut, segenap panitia Pionir Organik 2024 dapat lebih memahami isu-isu inklusivitas, utamanya terkait menyadari dan menjunjung kesetaraan antara mahasiswa disabilitas dan mahasiswa lainnya.

Pelaksanaan pelatihan bahasa isyarat ini sejalan dengan tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Khairani Nabilah

Editor: Hanita Athasari Zain

Foto: Panitia Pionir Organik 2024

Terima Penghargaan sebagai Mitra Strategis, Fakultas Pertanian UGM Fokuskan Pemberdayaan Ekonomi Petani Milenial

berita Friday, 9 August 2024

Tim Pemberdayaan Ekonomi Petani Milenial Kabupaten Sleman, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada yang diketuai oleh Dody Kastono, S.P., M.P., memperoleh penghargaan sebagai “Mitra Strategis Pengembangan Sumber Daya Manusia Petani Milenial di Kabupaten Sleman”. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, di Gedung Serbaguna Sleman dalam acara Akselerasi 1000 Petani Milenial Sleman Menuju Hilirisasi Produk Pertanian pada Rabu, 31 Juli 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman menyampaikan harapannya agar kelompok petani milenial Kabupaten Sleman dapat berperan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, Ketua Petani Milenial Komda Sleman, Taufiq Mawadani, berharap agar produk petani milenial menjadi produk utama yang dicari di DIY maupun Indonesia, sehingga hilirisasi produk menjadi fokus utama. 

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., yang turut hadir pula dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa petani milenial perlu memahami dan memiliki kemampuan yang cukup dalam pencatatan keuangan usaha pertanian. Idha menambahkan, hal ini akan dapat dicapai melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-Up Intervention (YESS-SI) yang akan dilakukan di Kabupaten Sleman mulai tahun 2025.

“Petani milenial perlu menyadari dan memahami betapa pentingnya pengaturan keuangan usaha pertanian dalam rangka mengatur pencicilan kredit usaha rakyat (KUR). Nantinya, petani milenial yang tergabung dalam program YESS-SI akan mendapatkan fasilitas pelatihan,” jelas Idha.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. menanggapi bahwa upaya kolaborasi pentahelix yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, korporasi swasta, petani milenial dan Fakultas Pertanian UGM memiliki peran yang strategis dan merupakan model hilirisasi dan pendampingan inovasi dari perguruan tinggi kepada masyarakat [petani milenial] yang didukung oleh pemerintah daerah Kabupaten Sleman dengan off taker PT. Indomarco. Pola kerja sama kemitraan ini merupakan model yang sangat prospektif dan dapat dikembangkan untuk komoditas lain serta dapat direplikasi di daerah lain. Fakultas Pertanian UGM memiliki komitmen yang kuat untuk terlibat aktif dalam pola kerja sama kemitraan tersebut.

Keterlibatan Fakultas Pertanian UGM dalam pemberdayaan ekonomi petani milenial di Kabupaten Sleman menjadi wujud tingginya komitmen untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: dokumentasi tim

Rayakan Ulang Tahun ke-62 Tahun, Prof. Dr. Aziz Purwantoro dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian UGM

berita Thursday, 8 August 2024

Hari lahir merupakan hari yang penuh makna yang memiliki awal dari sebuah perjalanan hidup yang istimewa. Hal tersebut juga berlaku untuk Prof. Dr. Ir. Aziz Purwantoro, M.Sc. yang berulang tahun ke-62 pada 5 Agustus 2024. Momen tersebut menjadi lebih berarti bagi Prof. Aziz karena bersamaan dengan dikukuhkannya menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Bioteknologi Tanaman Hias di Balai Senat Universitas Gadjah Mada pada Selasa, 6 Agustus 2024, tepat satu hari setelah Prof. Aziz berulang tahun.

Ketertarikan Prof. Aziz terhadap tanaman hias sudah terlihat semenjak beliau berada di bangku perkuliahan yang terus berlanjut hingga beliau menjadi dosen Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian UGM. Hal ini juga disampaikan dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Tanaman Hias: Fungsi dan Upaya Pemuliaan Menggunakan Bioteknologi”. Beliau juga menyampaikan terkait peluang besar pengembangan tanaman hias melalui bioteknologi dan inovasi pemuliaan

“Upaya-upaya pemuliaan tanaman hias melalui bioteknologi sangat prospektif di masa mendatang. Berdasarkan fungsi tanaman hias maka inovasi di bidang pemuliaan tanaman hias masih sangat terbuka lebar. Penerapan bioteknologi dalam pemuliaan tanaman hias merupakan salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian, penelitian bioteknologi di bidang tanaman hias tetap perlu dikembangkan.” jelas Prof. Aziz.

Melalui pidatonya, Prof. Aziz menyampaikan bahwa tanaman hias kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai elemen untuk mempercantik taman, tetapi sudah berubah menjadi komoditas multifungsi, seperti sebagai penyeimbang dan penjaga ekosistem, unsur terapi dalam bidang kesehatan jiwa, bahan baku dalam industri farmasi dan anasir budaya dan pariwisata yang memberikan peluang untuk dijadikan wisata botani layaknya festival Tulip di Belanda.

Upacara pengukuhan Prof. Aziz sebagai guru besar dipimpin secara langsung oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D. Dalam Pengukuhan Guru Besar tersebut juga dihadiri oleh tamu istimewa, yaitu Prof. Dr. Ir. Eddy Triharyanto, MP, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret dan Prof. Dr. Ir. Mohammad Nurcholis, M.Agr., Guru Besar Fakultas Pertanian UPN Yogyakarta. Prof. Aziz menjadi salah satu dari 452 guru besar aktif di UGM dan 26 guru besar aktif di Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan pengukuhan guru besar ini merupakan komitmen nyata dari Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai tujuan SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17:  Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Alkhansa Khairunnisa

Editor: Agrit Kirana Bunda

Dokumentasi: Tim Media Faperta

Fakultas Pertanian UGM Sambut 599 Mahasiswa Baru di Rangkaian Pionir Organik 2024

berita Monday, 5 August 2024

Rangkaian kegiatan Pionir Organik 2024 telah resmi dimulai pada Rabu, 31 Juli 2024 dengan simbolis pembukaan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D, di Lapangan Perikanan. Dalam kesempatan tersebut, Dekan menyambut sebanyak 599 mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM angkatan 2024. 

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM. Dengan diterimanya kalian di sini, saya harap Anda semua bisa belajar menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab dan jujur,” ujar Dekan. 

Simbolis pembukaan oleh Dekan dilakukan bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Koordinator Gugus Fakultas Pertanian UGM, Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D, serta Koordinator Umum Pionir Organik 2024, Muh. Riendy Tri Putra. Simbolis pembukaan ditandai dengan adanya tiga elemen penting, antara lain Kincir Catur Asa, Rubik Transformasi, dan Kolam Pirtamaya.

Desi menjelaskan bahwa ketiga elemen tersebut merupakan representatif tema besar Pionir Organik 2024, yaitu “Prakarsa Amarta, Pionir Interlektual Bangsa”. Ia menambahkan, tema tersebut membawa harapan bagi para mahasiswa baru untuk menjadi pionir di pertanian dan perikanan Indonesia. 

“Melalui tema ini, kami berharap para mahasiswa baru Fakultas Pertanian UGM bisa menjadi seorang pionir untuk memajukan pertanian dan perikanan Indonesia dengan menghasilkan karya inovatif,” jelas Desi. 

Rangkaian Pionir Organik 2024 yang turut disertai dengan implementasi Internet of Things (IoT) menjadi sebuah wujud nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta UGM

Amarta Muda Tingkatkan Wawasan Terkait Penggunaan IoT di Bidang Pertanian dan Perikanan

berita Monday, 5 August 2024

Fakultas Pertanian, melalui Pionir Organik 2024, mengadakan Seminar Pertanian dan Perikanan yang bertajuk “Inisiatif Gen Z dalam Penggunaan Internet of Things (IoT) untuk Keberlanjutan Pertanian dan Perikanan di Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan sekaligus memberikan inspirasi kepada Amarta Muda (Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian) sebagai penggerak kemajuan pertanian dan perikanan Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Harjono Danoesastro pada Rabu, 31 Juli 2024 ini dipandu oleh Dosen Fakultas Pertanian, Mesalia Kriska, S.P., M.Sc. Kegiatan ini turut mengundang pemuda inspiratif yang berkontribusi dalam inovasi teknologi pertanian dan perikanan melalui IoT sebagai narasumber. IoT sendiri dimaknai sebagai integrasi antara mesin dan manusia melalui internet untuk mendorong adanya pertukaran informasi

Yosef Adhitya Duta Dewangga, S.T., M.Eng selaku Direktur PT. Inamas Sintesis Teknologi (INASTEK) menjadi narasumber di bidang pertanian. Menurutnya transformasi teknologi melalui internet of things (IoT) perlu dilaksanakan untuk memaksimalkan potensi produksi di tengah krisis lingkungan dan sumber daya manusia. Transformasi tersebut dapat mengubah aktivitas pertanian dengan menggunakan teknologi. 

“Kami menerapkan indoor vertical farming yang lebih efisien dibanding pertanian tradisional maupun green house. Selain itu, kami juga mengembangkan sistem monitor otomatis MyLestari untuk membantu proses budidaya, standarisasi dan traceability menggunakan IoT,” terang Duta. 

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan paparan oleh Fajar Sidiq Abdullah Kelana, S.T., M.Sc. selaku Founder Banoo Indonesia. Baginya pemanfaatan IoT mampu meningkatkan kesejahteraan petani ikan di Indonesia seperti monitoring kualitas air, monitoring kesehatan ikan, serta teknologi otomatisasi. Salah satu inovasi yang dikembangkan Fajar adalah MycroFish untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air sehingga dapat meningkatkan bobot ikan hingga 40%.

“Kami juga sedang melakukan riset pengembangan IoT yang terinsipirasi dari konsep tubuh manusia untuk menghubungkan inovasi yang telah dibuat. Di antaranya MycroFish sebagai paru-paru untuk suplai oksigen, Fisko sebagai otak untuk mendeteksi kualitas air utamanya oksigen melalui sensor otomatis, serta Solarium sebagai jantung untuk sumber daya melalui panel surya,” papar Fajar.

Kedua pemateri juga tidak lupa memberikan motivasi bagi Amarta Muda.  Sebelum menutup paparannya Duta berpesan kepada Amarta Muda agar menjadi pionir teknologi, alam dan ketahanan pangan. Menurutnya inilah saatnya era digital farming. Selain itu, Fajar menambahkan bahwa seorang mahasiswa harus memiliki 4 karakter pada era digital yakni Enthusiastic, Initiative, Purpose Driven, dan Collaborative (EPIC) untuk dapat berkontribusi aktif di bidang pertanian dan perikanan. 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Fakultas Pertanian untuk meningkatkan wawasan mahasiswa baru fakultas pertanian, sekaligus mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan,  SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM Bersama Fakultas Kehutanan UGM dan PT Mars Indonesia Diskusikan Demplot Penanaman Kakao di KHDTK

berita Sunday, 4 August 2024

Fakultas Pertanian UGM kembali mengadakan diskusi penjajakan kerja sama terkait pengembangan riset kakao bersama Fakultas Kehutanan UGM dan PT Mars Indonesia pada Kamis, 25 Juli 2024. Diskusi ini membahas rencana kerja sama dan agenda survei lokasi demonstrasi plot (demplot) penanaman kakao di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas Ngandong, Kecamatan Kradenan, Blora.

Diskusi yang merupakan kelanjutan dari diskusi pada Februari 2024 lalu ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM. 

Menurut Prof. Subejo, kerja sama dengan Fakultas Kehutanan UGM dan PT Mars Indonesia dalam pengembangan kakao juga menjadi suatu bentuk pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat akan dilibatkan dalam penanaman kakao.

“Harapan ke depannya, kerja sama akan terus terjalin dengan baik dalam rangka pengembangan riset kakao di Indonesia sekaligus pemberdayaan masyarakat,” tutur Prof. Subejo.

Kerja sama ini sekaligus menjadi salah satu bentuk komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk mencapai tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Hanita Athasari Zain

 

1…4445464748…100

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Gelar Serah Terima Jabatan, Perkuat Tata Kelola Akademik
    07/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju