• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 71
Arsip:

berita

Inovasi Teknologi Antisipasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sebagai Konservasi Sumber Daya Air

berita Thursday, 12 October 2023

Fakultas Pertanian UGM melakukan program konservasi sumber daya air di lahan pertanian Nawungan, Imogiri, Bantul untuk mengatasi kekeringan di lahan pertanian dan menjadikan Nawungan sebagai prototype pertanian konservasi produktif. Program ini memiliki tim yang diketuai oleh Dr. Jamhari, S.P., M.P. dengan anggota sebagai berikut:

  1. Nur Ainun H.J. Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  2. Chandra Setyawan, S.TP., M.Eng., Ph.D.
  3. Edy Trihatmoko, S.Si., M.Sc.
  4. Pramasti Dyah Nhindyasari, S.P., M.Sc.
  5. Ahmad Priyo Sambodo, S.Si., M.Sc.

Program konservasi sumber daya air ini menggandeng Kelompok Tani Lestari Mulyo yang merupakan perkumpulan petani Nawungan untuk terlibat langsung dalam rangkaian program. Nawungan dipilih menjadi lokasi program konservasi sumber daya air karena wilayah pertaniannya yang mengalami kekeringan litologis akibat material dan struktur batuan penyusunnya. Untuk itu, diperlukan pembuatan embung untuk menampung air hujan dengan menggunakan geomembran.

Pak Ngamin, selaku salah satu petani Nawungan, menyampaikan bahwa setelah adanya embung dengan geomembran, penampungan air lebih efisien dan dapat menampung air dalam waktu yang lebih lama.

“Setelah menggunakan embung geomembran, pengairan tanaman bawang merah bisa hanya 4 kali saja. Kalau dihitung dalam nominal uang, ini menjadi penghematan sebanyak Rp300.000. Bagi kami para petani, kami senang sekali atas bantuan ini,” ujar Pak Ngamin.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Program Pondasi Sajikan Sarapan Gratis Selama Masa Ujian

beritainfo Thursday, 12 October 2023

Fakultas Pertanian UGM berupaya mendukung kesejahteraan mahasiswa selama masa ujian dengan menyajikan sarapan gratis melalui program Pondasi UTS. Selama periode ujian tengah semester ini, fakultas menyediakan 200 porsi sarapan gratis tiap harinya. Penyediaan sarapan gratis ini bertujuan agar mahasiswa bisa lebih fokus dalam persiapan ujian, tanpa tergesa-gesa mencari atau menyiapkan sarapan terlebih dahulu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., saat ditemui di lingkungan kampus. Weny menambahkan, program Pondasi UTS ini juga bertujuan untuk menumbuhkan empati antarmahasiswa.

“Harapannya, melalui program ini, mahasiswa bisa melatih menumbuhkan rasa empatinya. Mengingat total mahasiswa mencapai 3116 mahasiswa, sedangkan sarapan yang disediakan hanya 200 porsi, maka saat ia sudah pernah mendapatkan sarapan, harapannya bisa timbul rasa untuk bergantian dengan temannya yang lain,” jelas Weny.

Program Pondasi UTS ini menggandeng Kantin Sehat Faperta, Karitoru, IMB, dan Korpagama Fakultas Pertanian sebagai penyedia sarapan. Kedepannya, Fakultas Pertanian berkomitmen untuk terus mencari donatur dan mitra lainnya agar program Pondasi dapat dilanjutkan.

“Kami juga ingin menumbuhkan jiwa sosial bagi para alumni dan donatur agar mau berbagi kepada mahasiswa,” pungkas Weny.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

BEM Fakultas Pertanian UGM kenalkan dunia pertanian pada anak

berita Thursday, 12 October 2023

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM (BEM KM Faperta UGM) mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak sekolah dasar di Dusun Sumberan, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman pada 23 September-29 Oktober 2023 melalui kegiatan Faperta Mengajar 2023 dengan tema “Bhakti Tani Menuju Anagata yang Cemerlang bagi Anak-Anak”.

Muhammad Iqram selaku Ketua Pelaksana Faperta Mengajar 2023 mengatakan bahwa komoditas pertanian yang diperkenalkan salah satunya ialah sayuran, seperti bayam. “Kami mengajak adik-adik untuk menanam bersama benih bayam yang sudah kami siapkan. Menurut kami, bayam ini perawatannya lebih mudah dan juga sering ditemui oleh adik-adik. Untuk perikanan, kami memperkenalkan beberapa jenis ikan laut. Kami juga mengaitkan dengan film kartun yang ada seperti film Finding Nemo untuk lebih menarik perhatian adik-adik belajar tentang jenis-jenis ikan,” kata Iqram saat ditemui di lingkungan kampus (29/9).

Adapun makna tema “Bhakti Tani Menuju Anagata yang Cemerlang bagi Anak-Anak”

adalah memperkenalkan pertanian dan juga perikanan kepada anak-anak dengan metode belajar sambil bermain, menuju masa depan mereka yang cemerlang sesuai arti kata anagata, yaitu masa depan, jelas Iqram.

Nabiela Rahma Siregar, Menteri Kementerian Sosial Masyarakat BEM KM Faperta, menambahkan bahwa Faperta Mengajar merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan wadah pemenuhan hak anak.

“Ada beberapa tujuan dari kegiatan Faperta Mengajar ini. Pertama, tentunya kami ingin memperkenalkan dasar pertanian dan perikanan kepada anak-anak melalui pembelajaran yang interaktif. Kedua, kami juga berusaha melatih softskill anak melalui permainan dan tantangan sehingga terbentuk karakter dan minat bakat anak sesuai kemampuannya. Terakhir, ini juga menjadi ruang bagi anak-anak agar haknya terpenuhi, seperti hak mendapatkan pendidikan dan hak bermain,” ujar Nabiela.

Tidak hanya berfokus pada anak-anak sebagai sasaran kegiatan, Nabiela mengungkapkan bahwa kegiatan Faperta Mengajar juga menjadi sarana bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UGM untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian sosial di bidang pendidikan. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa pengurus Kementerian Sosial Masyarakat BEM KM Faperta UGM dan volunteer dari mahasiswa angkatan 2021 dan 2022 berjumlah 28 mahasiswa.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: BEM KM Faperta UGM

Transformasi Pertanian Indonesia untuk Indonesia Emas 2045

berita Tuesday, 10 October 2023

Ketahanan pangan menjadi fokus bersama yang perlu ditingkatkan dengan mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian pangan. Sampai saat ini, Indonesia memiliki skor yang cukup baik untuk keterjangkauan pangan, tetapi perlu memperbaiki aspek ketersediaan, kualitas pangan, serta ketahanan dan keberlanjutan sumber daya alam. Untuk itu, pemerintah mendorong upaya transformasi pertanian dengan pembangunan pertanian yang inklusif dan efisien dengan mengimplementasikan berbagai kebijakan, seperti pengembangan Closed Loop Hortikultura, pengembangan kawasan hortikultura berorientasi ekspor dengan model kemitraan CSV (Creating Shared Value), pengendalian alih fungsi lahan sawah, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai fasilitas akses pembiayaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dida Gardera, S.T., M.Sc., PLH Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Bidang Perekonomian, yang hadir sebagai keynote speaker dalam acara Seminar Nasional Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian pada Kamis, 6 Oktober 2023 di Eastparc Hotel Yogyakarta. Sejalan dengan tema yang diusung, yaitu “Transformasi Pertanian Indonesia Menuju Pertanian yang Efisien, Inklusif, Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Mensejahterakan Petani”, tiga narasumber lainnya pun turut menyampaikan materi mengenai transformasi pertanian dari segala sisi.

Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P., salah satu Guru Besar Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian UGM menyampaikan bahwa transformasi pertanian dapat terwujud dengan peran kelembagaan yang kuat.

“Sektor pertanian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran kelembagaan dengan transformasi melalui beberapa cara, seperti holding, konsolidasi, dan modernisasi pertanian, menumbuhkan pengusaha muda pertanian lokal profesional, serta kerja sama antara kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), koperasi pertanian, dan perusahaan mitra berupa BUMN, BUMD, BUMDes, dan swasta,” ujar Jamhari.

Di sisi lain, R.R. Yuli Sri Wilanti, S.Pi., M.P. selaku Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menambahkan, closed loop agribinis hortikultura menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ketidakcocokan antara supply dan demand di subsektor hortikultura.

“Pada dasarnya, permasalahan subsektor hortikultura berkaitan dengan keterbatasan, serta adanya mismatch atau ketidakcocokan antara supply dan demand, kelembagaan, pendampingan, dan rantai pasok, sehingga Indonesia perlu memanfaatkan model kemitraan closed loop agribisnis hortikultura,” tambahnya. Yuli menjelaskan bahwa closed loop adalah suatu model kemitraan agribisnis dari hulu sampai hilir dengan melibatkan multi-stakeholders dan dikembangkan dalam ekosistem yang berbasis digital, teknik budidaya GAP, sistem distribusi yang baik, dan jaminan pasar harga yang bersaing oleh off-taker.

Dr. Dwi Indra Purnomo, salah seorang Dosen Universitas Padjadjaran yang merupakan founder “The Local Enabler”, juga menegaskan bahwa transformasi pertanian perlu mewujudkan pertanian yang inklusif untuk menuju Indonesia Emas 2045. Ia memaparkan strategi inklusif dirancang untuk memadukan peran dari berbagai sektoral, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat petani, LSM, dan organisasi non-pemerintah.

“Kolaborasi ini dapat memastikan inovasi dan teknologi dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat pertanian, sehingga menjadikan mereka sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berkelanjutan di tahun 2045,” jelas Dwi.

Seminar Nasional Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian diharapkan dapat menjadi sarana bagi akademisi, peneliti, pemerhati, pemerintah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkontribusi nyata melalui berbagi informasi, menyampaikan gagasan, dan temuan penelitian dalam penguatan sumber daya manusia dan sosial ekonomi menuju pertanian yang efisien, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain dan Sanditha Setya Wisaksanti

Foto: Media Faperta

Dr. Vina Eka Aristya Resmi Menerima Penghargaan “Outstanding SEARCA Scholar Award for Fiscal Year 2022-2023”

berita Tuesday, 10 October 2023

Dr. Vina Eka Aristya, salah satu lulusan Prodi Doktor Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, secara resmi menerima penghargaan “Outstanding SEARCA Scholar Award for Fiscal Year 2022-2023” pada Senin, 9 Oktober 2023. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Dr. Glenn B. Gregorio, Direktur SEARCA (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture).

Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. selaku Executive Officer SEARCA di UGM, dan Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. selaku Kopromotor Dr. Vina Eka Aristya hadir secara langsung untuk menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut.

Selama 2 tahun terakhir, SEARCA memberikan penghargaan kepada Penerima Beasiswa SEARCA yang berprestasi dari mereka yang lulus pada tahun berjalan. Penghargaan ini antara lain didasarkan pada nilai IPK, durasi belajar pada jenjang pendidikan yang dijalani, makalah yang dipresentasikan pada konferensi internasional, publikasi pada jurnal ilmiah, penghargaan atau pengakuan akademik yang diterima, dan kegiatan atau keterlibatan kurikuler lainnya.

Dr. Vina Eka Aristya menyelesaikan studi doktoralnya dengan DAAD-SEARCA Scholarship dan berhasil mencapai IPK 3.98. Dia memiliki 6 publikasi sebagai Lead Author, termasuk 2 jurnal terindex di Scopus. Penghargaan Lulusan Terbaik Prodi Ilmu Pertanian UGM juga diraihnya pada acara wisuda yang dilaksanakan pada Oktober 2022.

Semoga berita baik ini menjadi energy-booster bagi para mahasiswa untuk bisa memberikan performa akademik secara ekstra hingga kancah global.

Program Strategis Fakultas Pertanian UGM Guna Menyongsong Pertanian yang Adaptif

berita Monday, 2 October 2023

Fakultas Pertanian UGM yang telah memasuki usia ke-77 tahun bertekad mewujudkan tiga program strategis untuk menyongsong pertanian yang adaptif. Tiga program tersebut adalah penguatan pascasarjana melalui pembiayaan program fast track oleh Yayasan Rahmat Indonesia, pengembangan program DBA in Agribusiness dengan Markplus Institute, serta peluncuran Pusat Ketahanan Pangan Indonesia (PKPI) dengan PT Idealab dan PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB).

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., saat ditemui usai rapat senat berlangsung. Program-program strategis tersebut telah disepakati melalui penandatanganan MoU serta PKS pada acara Rapat Senat Terbuka dalam rangka Puncak Dies Natalis ke-77 Fakultas Pertanian UGM pada Rabu, 27 September 2023 di Auditorium Harjono Danoesastro.

“Saya rasa program-program strategis yang tadi telah ditandatangani akan membuahkan kontribusi yang lebih banyak di masa mendatang,” ujar Dekan.

Program strategis tersebut juga beriringan dengan visi Smart Eco-Bioproduction yang mengedepankan penggunaan teknologi dalam pertanian ramah lingkungan dan menghasilkan produktivitas tinggi. Ketua Senat Fakultas Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc., menegaskan bahwa Fakultas Pertanian UGM tidak boleh tertinggal untuk beradaptasi dengan kondisi perubahan yang sangat cepat.

“Ini menjadi refleksi kita bersama, di mana dinamika dunia terjadi sangat cepat, termasuk kemajuan teknologi. Untuk itu, Fakultas Pertanian perlu turut serta mendorong mahasiswa dan tenaga pendidik untuk beradaptasi dengan beragam teknologi terbaru agar memenuhi visi Smart Eco-Bioproduction tanpa melupakan ekosistem yang harus dijaga,” jelasnya.

Selain itu, Irham mengutarakan evaluasinya terhadap usia Fakultas Pertanian UGM yang terhitung matang untuk bijak memilih arah dan program fakultas di tahun-tahun berikutnya. “Saya kira, tahun ini fakultas sudah mengalami peningkatan dari jumlah kerja sama yang dilakukan sampai dengan berbagai inovasi yang dikembangkan,” pungkasnya.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-77 Fakultas Pertanian UGM, Ir. Ngadiman, M.Si., Ph.D., menambahkan, visi Smart Eco-Bioproduction yang menjadi landasan program strategis fakultas juga menjadi salah satu unsur dalam tema perayaan dies natalis tahun ini.

“Perayaan dies natalis tahun ini membawa tema yang menitikberatkan amanat bagi Fakultas Pertanian UGM dalam rangka mencetak SDM unggul untuk memajukan pertanian sebagai penyedia pangan bagi bangsa, dengan memanfaatkan teknologi dan sistem ramah lingkungan,” jelasnya.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain dan Sekar Anggi Mailie Cahyani

Foto: Media Faperta

Resmikan Panjat Dinding dan Student Hub Karitoru Café, Fakultas Pertanian UGM Dorong Mahasiswa Curahkan Prestasi

berita Monday, 2 October 2023

Untuk mendorong mahasiswa lebih berprestasi, Fakultas Pertanian UGM meresmikan media panjat dinding dan Student Hub Karitoru Café pada Minggu, 24 September 2023. Media panjat dinding tersebut tidak hanya digunakan untuk keterampilan memanjat, tetapi juga untuk menumbuhkan unsur keberanian mengambil risiko dan keputusan sehingga para lulusan Fakultas Pertanian UGM memiliki keteguhan dan kompetensi yang lebih tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph,D di sela-sela acara peresmian. Ketua Panitia Dies Natalis ke-77 Fakultas Pertanian UGM, Ir. Ngadiman, M.Si., Ph.D., pun menambahkan bahwa panjat dinding ini sudah menjadi impian sejak lama.

“Panjat dinding ini sudah diimpikan sejak lama. Akhirnya, pada tahun ini bisa terwujud. Harapannya, dengan adanya fasilitas panjat dinding ini, mahasiswa pencinta alam Fakultas Pertanian yang tergabung dalam PLANTAGAMA atau mahasiswa lainnya bisa menjadi lebih aktif dan membuahkan prestasi yang membanggakan,” jelasnya saat ditemui di tengah acara.

Selain panjat dinding, Dekan bersama mitra juga meresmikan Student Hub Karitoru Café yang berada di depan panggung Fakultas Pertanian UGM. Student Hub Karitoru Café menjadi bukti kerja sama antara Fakultas Pertanian UGM dengan Bank Mandiri.

“Ini adalah bukti kerja sama yang luar biasa. Harapannya, Karitoru Café ini dapat memberikan kenyamanan bagi civitas akademika untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memberikan manfaat positif bagi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada,” ujar Assistant Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Muhammad Ichsan Nasution, yang turut hadir dalam acara family gathering.

 Acara family gathering digelar sebagai salah satu rangkaian perayaan Dies Natalis ke-77 Fakultas Pertanian UGM pada Minggu, 24 September 2023 di lingkungan kampus. Acara family gathering diawali dengan jalan sehat yang dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan diikuti oleh sekitar 1000 peserta dari keluarga besar Fakultas Pertanian UGM.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta

Kagama Pertanian Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM

berita Monday, 2 October 2023

Kagama Pertanian memberikan beasiswa bagi mahasiswa program sarjana S-1 Fakultas Pertanian UGM yang kurang mampu. Sejauh ini, dana beasiswa telah terkumpul sejumlah 800 juta rupiah.

Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., selaku Sekjen Kagama Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam acara Temu Alumni Fakultas Pertanian pada 24 September 2023.

“Beasiswa Kagama Pertanian ini kami peruntukkan bagi mahasiswa tingkat sarjana yang tergolong kurang mampu, tetapi memiliki prestasi dalam akademik,” jelasnya saat ditemui usai acara.

Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., yang akrab disapa Prof. Ipik, menyampaikan bahwa beasiswa ini berasal dari pengumpulan dana seluruh alumni berbagai angkatan. Beasiswa ini juga menjadi bukti kepedulian para alumni terhadap para mahasiswa agar tetap melanjutkan studi tanpa adanya kendala pembiayaan. “Sejauh ini, total mahasiswa yang telah diberikan beasiswa adalah sekitar 25 mahasiswa dengan dana per tahunnya adalah Rp7.200.000,00 per orang,” ujar Prof. Ipik.

Dalam acara Temu Alumni yang melibatkan angkatan 1983, 1993, dan 2003 sebagai host acara, beberapa alumni pun memberikan pesan bagi mahasiswa.

“Untuk adik-adik mahasiswa, teruslah belajar dengan baik dan hasilkan nilai IP yang bagus, dan jangan lupa bahwa kalian punya masa depan yang panjang,” ucap Ilmu Friandi, salah satu alumni dari angkatan 1983.

Syammahfuz Chazali, alumni angkatan 2003 menyampaikan bahwa mencari ilmu tidak hanya dengan berkuliah di Fakultas Pertanian, tetapi juga dengan berorganisasi dan memperluas jaringan.

“Mencari ilmu itu bisa dari mana saja, bahkan dari fakultas lain untuk tahu lebih banyak disiplin ilmu. Selain itu, berorganisasi juga penting untuk melatih manajemen konflik, serta memperluas jaringan untuk masa depan,” pesannya.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta

Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian XIII Usung Tema Percepatan Implementasi Smart Eco-Bioproduction

berita Monday, 25 September 2023

Fakultas Pertanian UGM menggelar Seminar Nasional Hasil Pertanian XIII yang mengusung tema “Penguatan SDM Unggul dan Percepatan Implementasi Smart Eco-Bioproduction” pada Sabtu, 23 September 2023 di Auditorium Harjono Danoesastro, dengan dua narasumber yang diharapkan mampu menjadi inspirasi.

Narasumber pertama, yaitu Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana yang memiliki bidang keahlian teknologi sensor untuk implementasi Smart Eco-Bioproductiion. Beliau mengembangkan teknologi untuk bidang pertanian, seperti dalam hal keamanan pangan dan diagnosa penyakit tanaman.

“Ada beberapa produk yang siap dihilirkan, antara lain Electronic Tongue untuk mendeteksi produk pertanian atau makanan tertentu, Electronic Nose-G untuk deteksi Ganoderma sebagai jamur patogen kelapa sawit, serta Electronic Eye untuk memantau aktivitas bakteri,” jelas Prof Kuwat.

Goris Mustaqim selaku narasumber kedua memberikan materi tentang Semut Nusantara yang ia kembangkan sebagai Business Support Provider for Local Economic Development. Ia memaparkan Semut Nusantara berkolaborasi dengan universitas untuk mengembangkan potensi desa melalui penggerak lokal desa demi kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai contoh yaitu Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran, Sukabumi adalah desa yang mengusung wisata edukasi pangan lokal pertama di Indonesia. Dengan prinsip Smart Eco-Bioproduction dari Hanjeli diolah menjadi berbagai pangan dan produk yang bernilai tambah. Selain itu, Desa Martim KBA Polewali Mandar memiliki potensi produk kelautan yang dikembangkan oleh komunitas pesisir dengan teknologi masih terbatas, mampu berkembang dengan baik melalui pemanfaatan Smart Eco-Bioproduction,” jelas Goris.

Goris menambahkan, Smart Eco-Bioproduction dapat terwujud karena adanya sumber daya manusia yang smart sehingga mendukung penggunaan technology, eco, bio, dan production.

Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang juga hadir dalam seminar tersebut menyampaikan bahwa kedua narasumber dapat menjadi inspirasi melalui kisah suksesnya dalam memanfaatkan teknologi sesuai bidangnya, tetapi juga dapat diterapkan pada bidang pertanian.

“Hari ini istimewa sebab kedua narasumber bukan orang pertanian. Seperti yang kita tahu, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana terkenal melalui karya genose di era pandemi dan Mas Goris Mustaqim banyak bergerak di bidang kewirausahaan sosial seperti Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. Dengan demikian, seminar nasional ini diharapkan dapat menambah wawasan kita jika dilihat dari kacamata di luar pertanian,” ujar Dekan saat memberikan sambutan.

 

Penulis: Sanditha Setya W dan Nurul Aulia Dewi

Foto: Media Faperta

 

Fakultas Pertanian UGM Tampilkan Inovasi Dalam Gelar Potensi Pertanian 2023

berita Monday, 25 September 2023

Fakultas Pertanian UGM menampilkan berbagai inovasi dalam Gelar Potensi Pertanian yang telah diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta pada 15-17 September 2023 di Balai Kota Yogyakarta. Berbagai inovasi yang telah dikembangkan, antara lain benih kedelai hitam Mallika, benih padi unggul bersertifikat, vaksin ViVac+, probiotik NitriQua, probiotik IWAQ, teknologi iTrap, dan aplikasi penyuluhan Desa Apps. Inovasi tersebut merupakan wujud kontribusi nyata Fakultas Pertanian UGM dalam pengembangan pertanian dan perikanan.

Singgih Raharjo, S.H., M.Ed. selaku Pejabat Walikota Yogyakarta menyampaikan apresiasinya terhadap Fakultas Pertanian UGM yang berperan dalam pengembangan inovasi pertanian. Singgih pun mengunjungi stan pameran Fakultas Pertanian untuk menyaksikan langsung inovasi yang ditampilkan.

“Saya takjub melihat semangat masyarakat Kota Yogyakarta yang begitu tinggi, berani menghadapi tantangan dengan membuat berbagai inovasi pertanian. Saya harap, acara Gelar Potensi Pertanian ini terus dilakukan untuk mendorong dan mengapresiasi hasil pertanian dan inovasi pertanian yang ada di Kota Yogyakarta, baik dari kelompok tani maupun perguruan tinggi sebagai peneliti inovasi pertanian,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan dalam acara penutupan Gelar Potensi Pertanian.

Pengunjung pun turut menunjukkan perhatian dan apresiasinya terhadap inovasi yang dipamerkan oleh Fakultas Pertanian UGM. Banyak pengunjung menanyakan cara kerja teknologi iTrap, fungsi probiotik dan vaksin ViVac+, dan melihat penggunaan aplikasi Desa Apps.

Gelar Potensi Pertanian merupakan acara yang diselenggarkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Tahun ini, Gelar Potensi Pertanian diikuti sebanyak lebih dari 50 stand yang terdiri dari gabungan kelompok tani di Kota Yogyakarta, asosiasi tabulampot, asosiasi anggrek, petani millenial, dan beberapa perguruan tinggi, salah satunya adalah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

 

Penulis: Hanita Athasari Zain

Foto: Media Faperta

 

1…6970717273…110

BERITA FAKULTAS

  • Heterogenitas Katabolik Plasmid: Dr. Chiho Suzuki-Minakuchi Ungkap Strategi Adaptasi Bakteri Xenobiotik
    21/04/2026
  • Dr. Kengo Inoue Ungkap Potensi Mikroba Elektrogenik dalam Menghasilkan Energi Bersih
    21/04/2026
  • Dr. Mari Maeda-Yamamoto Ungkap Arah Baru Industri Food Healthcare di Seminar Bioteknologi UGM
    21/04/2026
  • Prof. Hideaki Nojiri Ungkap Temuan Degradasi Senyawa Aromatik dalam Seminar Bioteknologi
    21/04/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Seminar Bioteknologi Bersama Akademisi Jepang
    21/04/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju