
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali mengukir prestasi akademik melalui pelaksanaan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 21 Januari 2026 di Auditorium Harjono Danoesastro. Sebanyak 23 wisudawan dikukuhkan dalam momen penuh khidmat, terdiri atas 10 wisudawan dan 13 wisudawati dari berbagai program studi pascasarjana.
Dalam wisuda kali ini, Fakultas Pertanian memberikan apresiasi khusus kepada para lulusan terbaik yang menunjukkan capaian akademik luar biasa. Lulusan Doktor Terbaik diraih oleh Hoerussalam dari Program Studi Fitopatologi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98 dan masa studi 3 tahun 4 bulan 2 hari. Predikat lulusan termuda diraih oleh Muhammad Fajar Ridqi dari Program Studi Magister Ekonomi Pertanian dengan usia 23 tahun 2 bulan 22 hari. Sementara itu, lulusan tercepat diraih oleh Muhammad Azzar Kashi dengan masa studi 1 tahun 4 bulan 6 hari.

Adapun lulusan Magister Terbaik berdasarkan departemen diraih oleh Amira Mufida Zharfa (Departemen Budidaya Pertanian) dengan IPK 3,86; Hendra Tanugraha (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan) dengan IPK 4,00; Nadya Rahadini (Departemen Perikanan) dengan IPK 3,91; dan Yunita Alfina Puspita Sari (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) dengan IPK 4,00.
Selain itu, tercatat tiga lulusan berhasil meraih IPK sempurna 4,00, yaitu Hendra Tanugraha (Program Studi Fitopatologi) dengan masa studi 1 tahun 9 bulan 16 hari, serta Yunita Alfina Puspita Sari dan Vito Aufa Ghani (Program Studi Manajemen Agribisnis) dengan masa studi 1 tahun 10 bulan 17 hari.
Wisuda ini juga mencatat partisipasi dari mahasiswa Program Fast Track (Integrasi Studi S1 dan S2), yaitu Muhammad Fajar Ridqi dari Program Studi Magister Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,96 dan masa studi 1 tahun 11 bulan 16 hari. Program ini merupakan wujud komitmen fakultas dalam mendukung percepatan pencapaian pendidikan tinggi berkualitas.
Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para wisudawan dapat menjadi alumni yang sukses. Prof. Jaka Widada menegaskan bahwa gelar akademik bukan sekadar tambahan di belakang nama, melainkan amanah untuk berkontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya melalui peran generasi muda.
Melalui capaian akademik para lulusan tersebut, Fakultas Pertanian UGM turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani