• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 15: Ekosistem Daratan
  • (Page 13)
Arsip:

SDG 15: Ekosistem Daratan

Faperta UGM Dampingi Petani Manfaatkan Belalang Kembara sebagai Pakan Alternatif di Nusa Tenggara Timur

berita Thursday, 9 January 2025

Belalang kembara telah menjadi masalah yang berulang di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan kerugian signifikan bagi petani dan peternak akibat kerusakan tanaman pangan dan hijauan. Untuk mengatasi permasalahan ini, tim pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) menggagas program pendampingan pemanfaatan belalang kembara sebagai bahan pakan alternatif dalam formulasi pakan ikan.

Program ini dilaksanakan selama tujuh bulan, mulai dari Mei hingga November 2024. Program ini melibatkan kolaborasi tim ahli dan mahassiswa yang terdiri dari Dr. Senny Helmiati, S.Pi., M.Sc. (Dosen Departemen Perikanan), Prof. Dr. Ir. FX. Wagiman, S.U. (Dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan), Mgs. Muh. Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. (Dosen Departemen Perikanan), Ibnu Sahidhir, S.Pi., M.Sc. (Mahasiswa S3 Ilmu Pertanian), serta Sri Warastuti, ST, M.Eng. ( Mahasiswa S3 Ilmu Pertanian).

Tim pengabdian masyarakat melakukan kegiatan penyuluhan dan diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) di Kabupaten Sumba Barat Daya. Kegiatan ini dihadiri oleh 26 peserta yang terdiri dari petani, ketua gapoktan, tokoh tani, petugas penyuluh lapangan, Kasi Alsintan, koordinator POPT, dan brigade proteksi dari lima kecamatan, yaitu Wewewa Timur, Kodi Bangedo, Kodi, Wewewa Selatan, dan Wewewa Barat.

Peserta kegiatan pengabdian masyarakat menyambut baik program yang dilaksanakan. Ketua tim pengabdian masyarakat, Dr. Senny Helmiati, S.Pi., M.Sc., mengungkapkan antusiasme peserta terhadap kegiatan ini.

“Lebih dari 80% peserta menyatakan bahwa belalang kembara merupakan masalah besar yang membutuhkan solusi, dan mereka mendukung inovasi pemanfaatan belalang kembara sebagai bahan baku alternatif untuk pakan ternak dan ikan,” ujar Dr. Senny.

Program ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi kerugian akibat serangan belalang tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Dengan kandungan protein yang tinggi, belalang kembara diharapkan menjadi alternatif yang efektif untuk pakan ikan, mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan di daerah tersebut.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian UGM berkomitmen mendukung solusi inovatif yang berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Pengabdian Masyarakat Faperta UGM: Peningkatan Kapasitas Petani melalui Pelatihan Selidik Cepat Kesuburan Tanah Kering dengan PUTK di Loano, Purworejo

berita Thursday, 9 January 2025

Tim akademisi dan peneliti yang dipimpin oleh Nur Ainun H.J. Pulungan, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama dosen ahli lainnya serta mahasiswa Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM), melaksanakan pelatihan “Selidik Cepat Kesuburan Tanah Kering dengan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK)” di Loano, Purworejo. Pelatihan ini berlangsung selama delapan bulan sejak 29 Februari – 9 Desember 2024 dan bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menilai kesuburan tanah secara cepat dan efisien.

“Melalui pelatihan ini, kami berupaya membantu petani memahami cara menentukan dosis dan jenis pupuk yang sesuai dengan kebutuhan lahan agar mereka dapat meminimalisir biaya produksi sekaligus mencegah kerusakan lingkungan akibat pemupukan yang berlebih,” terang Nur Ainun.

Penggunaan PUTK sebagai alat praktis untuk menguji kandungan hara di lahan dapat memudahkan petani untuk melakukan pengujian tanah langsung di lahan tanpa perlu bergantung pada laboratorium. Selama pelatihan, petani dilatih tidak hanya untuk menggunakan PUTK tetapi juga untuk memahami hasil uji tanah sehingga dapat membuat keputusan pemupukan yang bijak.

Program ini melibatkan para ahli, seperti Prof. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.Sc., Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A., Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P., M.P., Dr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P., Andi Syahid Muttaqin, S.Si., M.Si., Ph.D., Angga Prasetya, S.P., M.Sc., dan Fathi Alfinur Rizqi, S.T.P., M.Sc. Tidak hanya itu, mahasiswa sarjana dan pascasarjana Faperta UGM juga turut serta berkontribusi dalam pengabdian masyarakat ini, diantaranya Dema Azmir Hatta, Umi Mar’atus Sholihah, Gilang Rizky, Adi Try Laksono, S.P., serta Arizona, S.P.

.Melalui kolaborasi yang kuat dan pendekatan berbasis data, pelatihan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan secara efisien dan berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Hal ini sekaligus menjadi bentuk upaya Faperta UGM dalam mencapai tujuan SDGs, diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM Jadi Tuan Rumah Konsorsium Annual Research Meeting untuk Pengembangan Bawang Merah Tahan Stress Biotik

berita Wednesday, 8 January 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tuan rumah dalam konsorsium Annual Research Meeting on Climate Resilient Crops Induced by Ultraviolet-B yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Januari 2024 di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6 Fakultas Pertanian UGM.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari proyek penelitian dengan judul “Kajian Ekspresi Beberapa Gen Ketahanan Bawang Merah yang diinduksi Sinar UV-B terhadap Stres Biotik Penyakit Moler”. Proyek penelitian ini merupakan bagian dari program Kontrak Pelaksanaan Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS) Tahun Anggaran 2024 yang juga berkolaborasi dengan Universitas Padjadjaran, IPB University, dan Universitas Andalas.

Adanya kolaborasi antar universitas ini juga direspons baik oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.

“Fakultas Pertanian sangat gembira dan sangat menyambut baik adanya kolaborasi ini” Ujar Dr. Jaka dalam sambutannya.

Penelitian yang dipimpin oleh Dosen Fakultas Pertanian UGM, Prof. Dr. Ani Widiastuti tersebut berfokus pada upaya meningkatkan ketahanan bawang merah terhadap penyakit moler, dengan memanfaatkan teknologi sinar ultraviolet-B (UV-B) untuk memperkuat ekspresi gen ketahanan pada tanaman tersebut.

Dalam konsorsium ini, para peneliti menyampaikan hasil penelitiannya terkait pengembangan bawang merah, seperti identifikasi respon UV-B pada Allium cepa, Karakterisasi respon UV-B melalui pendekatan omics 1, karakterisasi respon UV-B melalui pendekatan omics 2, serta aplikasi perlakuan UV-B pada allium cepa.

Terselenggaranya acara ini bertujuan untuk berbagi temuan terkini dan memperkuat sinergi antar lembaga riset untuk mendukung pengembangan tanaman yang resilient terhadap perubahan iklim dan penyakit. Acara ini diharapkan dapat memperkuat upaya menciptakan solusi untuk masalah ketahanan pangan yang semakin mendesak.

Penelitian yang melibatkan teknologi UV-B diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam upaya menciptakan varietas bawang merah yang lebih tahan terhadap stres biotik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan nasional di masa depan. Keterlibatan Faperta UGM dalam konsorsium penelitian ini sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tercapainya SDGs diantaranya, SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Faperta UGM Dukung Pemberdayaan Petani Lokal Melalui Kolaborasi Multisektoral

berita Wednesday, 8 January 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan petani lokal. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Indomaret, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, serta Petani Milenial Sleman untuk meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Wilayah melalui Budidaya Pepaya California. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut digelar pada Selasa, 7 Januari 2024, di Ruang Venture, Gedung AGLC Lantai 6, Fakultas Pertanian UGM.

Penandatangan PKS ini juga dihadiri oleh Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.(Dekan Fakultas Pertanian UGM),  Ir. Suparmono, M.M. (Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman), Liem Astuti, S.P., M.Si. (Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian), Feki Oktavianus (Microeconomics Executive Director Indomaret), Purwanto Wahyudi (Marketing Microeconomics Project Executive Indomaret), perwakilan Kelompok Petani Millenial Sleman, dan Tim Ahli Faperta UGM.

Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang menekankan pentingnya kolaborasi untuk memperkuat sektor pertanian lokal.

“Kami bahagia dan bangga dapat berkolaborasi dengan Indomaret, Dinas Pertanian Sleman, serta Petani Milenial Sleman untuk memulai program budidaya Pepaya California ini. Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, mencukupi kebutuhan pepaya berkualitas, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” ujar Dekan Faperta UGM, Dr. Jaka.

Menyambut positif program ini, Feki Oktavianus selaku Microeconomics Executive Director Indomaret, menyampaikan dukungannya dengan menyatakan bahwa kerja sama ini memiliki potensi yang baik dan momentum strategis untuk mendukung pengembangan ekonomi di wilayah Sleman. Ia juga menekankan bahwa program ini diharapkan dapat memberdayakan petani, meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya petani, serta membantu mengurangi angka pengangguran.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Ir. Suparmono, M.M., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan kali kedua antara pemerintah, Faperta UGM, dan Indomaret untuk pemberdayaan petani. Sebelumnya, pada 2024, kerja sama serupa telah terlaksana dengan program budidaya semangka tanpa biji di Kabupaten Sleman. Hasil dari program tersebut menunjukkan kemajuan positif dan masih berlangsung hingga kini.

Dalam acara ini, juga turut dipaparkan perkembangan program pemberdayaan semangka selama setahun terakhir. Selain itu, tim Faperta UGM juga mempresentasikan hasil studi kelayakan terkait pemberdayaan Pepaya California yang diwakili oleh Doddy Kastono, S.P., M.Sc.

Puncak acara adalah penandatanganan PKS yang diikuti oleh sesi foto bersama seluruh pihak terkait, termasuk perwakilan dari Faperta UGM, Indomaret, DP3 Sleman, dan Petani Milenial Sleman. Dengan penandatanganan PKS ini, diharapkan dapat membuka pintu bagi program-program pemberdayaan ekonomi lainnya yang berfokus pada sektor pertanian dan meningkatkan sinergi antara petani, pemerintah, akademisi, dan sektor bisnis.

“Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut, bahkan mencakup komoditas lain di masa mendatang, menciptakan simbiosis mutualisme antara seluruh pemangku kepentingan” tambah Ardhi Prasetyo selaku Direktur Petani Milenial.

Kegiatan PKS ini juga menjadi pendukung terwujudnya tujuan SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Pengabdian kepada Masyarakat Faperta UGM: Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Biochar untuk Petani di Koripan, Matesih, Karanganyar

berita Tuesday, 31 December 2024

Masalah ketersediaan dan efisiensi pupuk terus menjadi tantangan utama bagi petani dalam meningkatkan hasil pertanian. Sebagai solusi inovatif, tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan pelatihan pembuatan dan aplikasi biochar bagi kelompok tani di Koripan, Matesih, Karanganyar, yang berlangsung dari Bulan April hingga November 2024.

Dipimpin oleh Susanti Mugi Lestari, S.P., M.Si., Ph.D., dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian, tim ini berkolaborasi dengan sejumlah dosen lintas departemen, antara lain Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., Dr. Sulistiowati, S.Si., M.Si., Dr. Endah Prihatiningtyastuti, S.P., M.Si., Eko Hardianto, S.Pi., M.Si., M.Sc., Ph.D., Mukti Aprian, S.Kel., M.Si (Han), Dr. Ega Adhi Wicaksono, S.Pi., dari Departemen Perikanan; Agung Dian Kharisma, Ph.D., dari Departemen Mikrobiologi Pertanian; serta Angga Prasetya, S.P., M.Sc., dari Departemen Ilmu Tanah. Selain itu, program ini juga melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Pertanian UGM.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan efisiensi pemupukan dan kesuburan tanah dengan menggunakan biochar, bahan amelioran tanah yang efektif dalam memperbaiki kualitas lahan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

“Kami ingin mendorong petani untuk menggunakan biochar sebagai alternatif inovatif dalam manajemen tanah, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga membantu mengoptimalkan hasil panen,” ujar Susanti.

Kegiatan ini melibatkan serangkaian aktivitas, mulai dari sosialisasi manfaat biochar, pelatihan teknis pembuatan biochar dari limbah organik, hingga pendampingan aplikasi biochar di lahan pertanian. Melalui pendekatan partisipatif, petani diajak aktif berkontribusi dalam setiap tahapan kegiatan.

Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari kelompok tani, yang memahami potensi biochar dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lahan. Program ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung SDGs diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Tim Pengabdian Masyarakat

Dukung Peningkatan Produksi Petani, Tim Faperta UGM Lakukan Pengabdian kepada Petani Bawang di Samas, Bantul

berita Tuesday, 31 December 2024

Tim Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat kepada petani bawang merah di Samas, Kabupaten Bantul dengan menggunakan teknologi True Seed Shallot (TSS) atau benih dari biji. Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh bulan (29 Februari-9 Desember 2024) ini bertujuan meningkatkan kualitas umbi bawang merah serta produktivitas pertanian bawang merah di wilayah tersebut.

Tim pengabdian ini dipimpin oleh Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc., bersama anggota dosen lainnya seperti Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc., Valentina DS Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D., Widhi D Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D., serta mahasiswa dari jenjang S1 dan S2 Agronomi.

Pengabdian ini dilatar belakangi dengan potensi bawang merah sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomis tinggi yang sangat diminati di pasaran. Peluang ini masih kurang optimal dikarenakan masih banyaknya petani bawang merah yang memilih menggunakan metode konvensional. Oleh karena itu, tim Faperta UGM menggunakan metode TSS yang dapat menghasilkan umbi berkualitas sekaligus meningkatkan produksi bawang merah.

“Budidaya bawang merah menggunakan TSS terbukti meningkatkan produktivitas. Kultivar Tuk Tuk, misalnya, mampu menghasilkan 31,94 ton/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan kultivar Lokananta yang menghasilkan 26,79 ton/ha,” ungkap Endang.

Melalui kegiatan ini, para petani tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang teknologi TSS, tetapi juga dilibatkan langsung dalam proses budidaya, mulai dari pemilihan benih hingga pengelolaan pascapanen. Para petani yang tergabung dalam kelompok tani di Samas menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap inovasi ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengadopsi teknologi pertanian modern yang mendukung efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 8: Pertumbuhan Ekonomi, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami
Dokumentasi: Tim Pengabdian Masyarakat

Tim Fakultas Pertanian UGM Berikan Pelatihan Manajemen Kesuburan Tanah Melalui Digital Platform Lentera DESA

berita Tuesday, 31 December 2024

Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM), dipimpin oleh Dr. Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., dan beranggotakan dosen lintas departemen seperti Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Dr. Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., Dody Kastono, S.P., M.P., Angga Prasetya, S.P., M.Sc., bersama mahasiswa S1, S2, dan S3 Fakultas Pertanian, mengembangkan pelatihan inovatif untuk mendukung pengelolaan kesuburan tanah. Program ini berlangsung selama Mei-November 2024 dengan memanfaatkan platform digital Lentera DESA.

Lentera DESA dihadirkan sebagai platform edukasi inovatif, menyediakan fitur pelatihan dan diskusi untuk mempermudah penyampaian informasi pertanian. Melalui metode blended learning, yang menggabungkan media daring dan pertemuan langsung, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh dalam memahami manajemen kesuburan lahan.

“Edukasi dan pelatihan tentang manajemen kesuburan tanah kini dapat dilakukan secara daring maupun langsung di lapangan. Dengan perkembangan berbagai platform online, penyampaian informasi pertanian menjadi lebih mudah diakses,” ujar Dr. Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., atau yang akrab disapa Raya.

Pelatihan ini mencakup penggunaan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) untuk menganalisis unsur hara tanah serta pembuatan pupuk organik mandiri. Sasaran program tersebut, meliputi Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jawa Tengah, kelompok tani, kelompok wanita tani (KWT), dan penyuluh. Tahapan kegiatan dimulai dari sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), literasi digital, pelatihan, hingga pendampingan langsung.

Hasilnya menunjukkan mayoritas peserta, termasuk petani tradisional, dapat beradaptasi dengan metode blended learning. Pendekatan ini membuka peluang kolaborasi antara teknologi digital dan praktik tradisional, menjadikan Lentera DESA sebagai solusi strategis untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian dalam mendukung SDGs diantaranya, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Tim Pengabdian Masyarakat

 

 

Tingkatkan Kualitas Kakao Lokal, Tim Faperta UGM Adakan Pelatihan Fermentasi Biji Kakao

berita Tuesday, 31 December 2024

Pada tanggal 25 Agustus 2024 lalu, tim pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) mengadakan pelatihan fermentasi biji kakao skala kecil untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi biji kakao berkualitas sehingga dapat meningkatkan mutu dan nilai jual produk. Kegiatan ini berlangsung di UMKM Cokelat Wondis, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo.

Pelatihan ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari anggota kelompok wanita tani Pawon Gandhis (Wondis), pemuda setempat, petani kakao, mahasiswa S1 Fakultas Pertanian UGM, dan mahasiswa asing dari Program AIMS.

Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pengetahuan dasar mengenai proses fermentasi biji kakao serta praktik langsung pembuatan peralatan fermentasi sederhana menggunakan ember plastik berkapasitas 4 liter. Tidak hanya itu, peserta juga berkesempatan melakukan uji coba fermentasi biji kakao selama 6 hari dengan pengadukan setiap 48 jam. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh biji kakao telah terfermentasi dengan baik

“Dengan menggunakan teknik fermentasi sederhana ini, petani diharapkan mampu menghasilkan biji kakao berkualitas tinggi yang memenuhi standar kualitas pasar sehingga dapat meningkatkan daya saing produk kakao lokal,” ungkap  Nur Akbar Arofatullah, SP, M.Biotech., Ph.D., selaku ketua tim pengabdian masyarakat.

Pelatihan ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang berupa peningkatan pendapatan petani kakao di Kalibawang sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. Melalui program ini, Fakultas Pertanian UGM menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi pertanian lokal dan memberdayakan masyarakat. Upaya ini selaras dengan tujuan SDGs diantaranya, SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Tim Pengabdian Masyarakat

Tim Faperta UGM Dampingi Petani di Desa Sumberejo untuk Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan

berita Tuesday, 31 December 2024

Tim Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar program pengabdian masyarakat di Desa Sumberejo, Ngablak, Magelang, Jawa Tengah. Program yang berlangsung sejak April hingga 25 November 2024 ini, bertujuan untuk mendukung terwujudnya pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.

Ketua kegiatan, Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, MP., M.Sc., memimpin tim yang terdiri dari akademisi dan mahasiswa, di antaranya Prof. Subejo, S.P., M.P., Ph.D., Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P., Dr. Ir. Nugroho Susetyo Putro, M.Sc., Angga Prasetya, S.P., M.P., Akhmad Harish Romdhoni, dan Elia Laila Rizkiyah.

Tim ini melaksanakan serangkaian penyuluhan dan praktik langsung dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani, Kelompok Tani Wanita, serta Petugas Penyuluh Lapangan. Kegiatan utama berupa penyuluhan berlangsung pada 23 Oktober 2024 di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Desa Sumberejo.

Sebelum praktik, para petani diberikan penyuluhan terkait pengelolaan unsur hara tanah, penggunaan pupuk organik dan hayati, serta pestisida berbahan lokal. Selanjutnya, petani tersebut dilibatkan dalam praktik pembuatan pupuk kompos, pestisida organik, dan perbanyakan cacing tanah sebagai alternatif pengelolaan limbah organik. Tidak hanya itu, petani juga dibekali dengan praktik aplikasi pupuk dan pestisida organik di lahan agar dapat lebih memahami pertanian ramah lingkungan.

“Permasalahan pupuk dan hama penyakit menjadi hal utama yang dikeluhkan petani. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan pupuk kompos dan pestisida berbahan lokal dari sisa hasil tanaman,” ujar Prof. Sri Nuryani. Ia menambahkan bahwa pendampingan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan petani, tetapi juga mengurangi limbah pertanian.

Melalui pengabdian masyarakat ini, Tim Faperta uGM berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperkuat kerja sama antara UGM, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan petani untuk mewujudkan pertanian yang mandiri dan ramah lingkungan selaras dengan tujuan SDGs diantaranya, SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 15: Ekosistem Daratan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Tim Pengabdian Faperta UGM

Pengembangan Alpukat Unggul di Dusun Pasutan: Upaya Meningkatkan Intensifikasi Pekarangan Mandiri dan Berkelanjutan

berita Wednesday, 25 December 2024

Tim Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Pengembangan Alpukat Unggul Melalui Teknik Perbanyakan Vegetatif guna Mendukung Intensifikasi Pekarangan secara Mandiri dan Berkelanjutan.” Program ini berlangsung di Dusun Pasutan, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, pada periode 29 Februari hingga 9 Desember 2024.

Program ini dipimpin oleh Dody Kastono, S.P., M.P., dengan anggota tim dosen Fakultas Pertanian Taufan Alam, S.P., M.Sc., Gilang Wirakusuma, S.P., M.Sc., serta mahasiswa Fakultas Pertanian yakni Naifa Naurah Nahdhifa dan Anggita Luthfi Bahari.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung masyarakat dalam meningkatkan intensifikasi pekarangan melalui pengembangan buah alpukat unggul menggunakan teknik perbanyakan vegetatif. Sasaran program adalah masyarakat RT 01 dan RT 02 Dusun Pasutan, baik laki-laki maupun perempuan.

“Kami berharap kaum perempuan dapat lebih intensif mengelola usaha tani pekarangan sebagai pendamping usaha tani sawah yang umumnya dikelola oleh laki-laki,” ujar Dody Kastono.

Selain memenuhi kebutuhan gizi keluarga, pengembangan pekarangan produktif ini juga diharapkan menjadi alternatif produktif dalam pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknik perbanyakan vegetatif, pembuatan demplot, serta diikuti dengan monitoring dan sekolah lapangan untuk menjaga keberlanjutan program. Sebagai bentuk dukungan, tim pengabdian masyarakat juga memberikan 100 bibit alpukat unggul kepada masyarakat, terdiri dari jenis Miki dan Pluwang, serta Alligator, Kendhil, dan Wina.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim Pengabdian Fakultas Pertanian UGM berkomitmen mendampingi masyarakat Dusun Pesutan hingga berhasil mengelola pekarangan produktif secara intensif.

“Harapannya agar masyarakat tidak hanya mampu menjadi penangkar bibit alpukat unggul yang mendukung peningkatan intensifikasi pekarangan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian lokal dan menciptakan peluang usaha baru” Ujar Dody Kastono.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mewujudkan SDGs diantaranya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 15: Ekosistem Daratan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Agrit Kirana Bunda
Editor: Desi Utami

1…1112131415…20

BERITA FAKULTAS

  • Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi dan Riset Agroekosistem, Faperta UGM Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Bersama BRMP Kalimantan Selatan
    04/11/2026
  • Perluas Jejaring Kolaborasi Internasional, Faperta UGM Gelar Diskusi Potensi Kemitraan Strategis Bersama Kyoto University
    04/11/2026
  • Sambut Kunjungan SMAN 2 Boyolali dan MAN Insan Cendekia Paser, Faperta UGM Paparkan Keunggulan Akademik setiap Departemen
    04/11/2026
  • Pagelaran Kasepuluh 2026 Rayakan Satu Dekade Perjalanan dan Inspirasi Generasi Muda untuk Pertanian Berkelanjutan
    02/11/2026
  • Perkuat Jejaring Global dan Riset Teh Berkelanjutan, Faperta UGM Sambut Kunjungan Delegasi Anhui Agricultural University China
    02/11/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju