• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • (Page 7)
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Program Magister Ilmu Perikanan Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP

berita Wednesday, 2 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali meneguhkan reputasi akademiknya melalui pencapaian strategis. Berdasarkan Keputusan Nomor: 002/SK/LAMPTIP/Ak.U/Mg/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Magister Ilmu Perikanan UGM memperoleh status akreditasi Unggul.

Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 376,22. Keputusan resmi ditetapkan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., pada 24 Agustus 2026.

Pencapaian ini mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu pendidikan tinggi, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing global. Akreditasi Unggul menjadi pengakuan atas keberhasilan program studi dalam menyediakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, berbasis capaian pembelajaran, dan sesuai standar internasional.

Pencapaian akreditasi Unggul ini tidak hanya menjadi pengakuan atas mutu akademik dan tata kelola program studi, tetapi juga memperkuat kontribusi Fakultas Pertanian UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui penyelenggaraan pendidikan magister yang berkualitas, program ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan menghadirkan sistem pembelajaran yang inovatif dan berorientasi global. Di sisi lain, fokus riset dan pengembangan ilmu perikanan turut berkontribusi pada SDG 14: Ekosistem Lautan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Selain itu, penguatan kapasitas riset dan inovasi akademik yang dilakukan program studi ini sejalan dengan SDG 9: Industri Inovasi Infrastruktur, yang menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi. Lebih jauh, jejaring kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang diperluas baik di tingkat nasional maupun internasional mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sehingga memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan berdaya saing.

Dengan capaian ini, Program Magister Ilmu Perikanan UGM semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat pendidikan dan penelitian yang berkontribusi nyata bagi pembangunan sektor perikanan berkelanjutan, sekaligus mendukung agenda pembangunan global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Fakultas Pertanian UGM

Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Faperta UGM Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTIP

berita Wednesday, 2 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik penting. Berdasarkan Keputusan Nomor: 005/SK/LAMPTIP/Ak.U/Dk/VIII/2026, Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) menetapkan bahwa Program Studi Doktor Ilmu Pertanian UGM memperoleh status akreditasi Unggul.

Status akreditasi ini berlaku sejak 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, dengan nilai asesmen sebesar 367,79. Penetapan dilakukan di Surakarta oleh Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., pada 24 Agustus 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola program doktoral, serta memastikan kualitas lulusan yang berdaya saing global.

Akreditasi Unggul tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam pemenuhan standar pendidikan tinggi, tetapi juga menegaskan kontribusi program studi dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan doktoral yang inovatif, berkualitas, dan berorientasi global, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan melahirkan lulusan doktor yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi pada pembangunan sektor pertanian, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas riset, inovasi akademik, dan pengembangan infrastruktur ilmu pengetahuan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperluas jejaring kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan capaian ini, Fakultas Pertanian UGM semakin memperkokoh reputasi akademiknya sebagai institusi yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Fakultas Pertanian UGM

Tingkatkan Literasi Digital SDM Pertanian, Faperta UGM dan Kemenko Pangan Sepakati Kerja Sama Strategis

berita Tuesday, 1 September 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melalui platform Lentera DESA resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, khususnya melalui Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian. Inisiasi kerja sama ini diawali dengan sesi diskusi dan sharing session yang berlangsung di Joglo Faperta UGM pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Pertemuan ini difokuskan pada penyamaan persepsi serta perumusan visi bersama untuk beberapa tahun ke depan. Melalui sinergi ini, roadmap pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian yang telah dirancang akan diimplementasikan secara terstruktur, khususnya pada penguatan literasi dan kecakapan digital di tingkat tapak. Output dari program kerja sama ini ditargetkan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) serta dokumen percontohan (pilot project) yang dapat diadaptasi oleh kementerian teknis terkait, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Kementerian UMKM.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asdep Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian Kemenko Pangan, Silvi Charlote Sumanti, S.E., M.S.E., bersama Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. Turut hadir mewakili tim Lentera DESA Faperta UGM, yaitu Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D., Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Ishadiyanto Salim, M.Pd.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator transformasi digital sektor pertanian, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi dan keterampilan digital SDM pertanian; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan daya saing usaha pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui transformasi digital dan pengembangan pilot project; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap pengetahuan dan keterampilan digital hingga tingkat tapak; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis bukti.

Melalui Lentera DESA, Faperta UGM terus memperkuat perannya dalam membangun SDM pertanian yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi transformasi digital menuju sektor pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Tingkatkan Kesiapan Adopsi Hidroponik, Lentera DESA Latih Dinamika Kelompok bagi Kelompok Pertanian bersama BPSDMP DIY

berita Tuesday, 1 September 2026

Guna memperkuat soliditas organisasi dan kesiapan petani dalam menyerap inovasi pertanian modern, Lentera DESA Fakultas Pertanian UGM hadir memberikan pelatihan dinamika kelompok dan kelembagaan bagi para penggerak pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani (Poktan), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari berbagai kabupaten/kota di DIY.

Sesi pembelajaran dirancang secara interaktif, partisipatif, dan komunikatif dengan mengombinasikan paparan materi, diskusi terarah, serta simulasi permainan kelompok (group games). Metode ini diterapkan untuk membangun pemahaman mendalam bahwa keberhasilan adopsi teknologi—seperti sistem budidaya hidroponik yang presisi dan bernilai ekonomi tinggi—sangat bergantung pada kekompakan manajemen internal, komunikasi yang terbuka, serta pembagian peran yang adil di dalam kelembagaan tani.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan penuh motivasi. Para peserta dari unsur KWT dan Poktan tampak aktif terlibat dalam setiap simulasi pemecahan masalah kelompok. Melalui rangkaian latihan dinamika ini, peserta diajak merefleksikan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, kerja sama tim yang solid, serta keterbukaan terhadap pembaharuan teknologi pertanian ramah lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan kapasitas dan produktivitas pertanian; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan nonformal yang inklusif; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan perempuan dalam kelompok tani; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kapasitas dan inovasi pertanian bernilai tambah; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara akademisi dan kelembagaan petani.

Melalui kegiatan Lentera DESA, Faperta UGM terus berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat pertanian dan mendorong inovasi yang mendukung pertanian produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi dalam Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, Vera Kurniawati dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Capaian tersebut menjadi bagian dari berbagai prestasi akademik yang diraih para wisudawan Faperta UGM pada periode ini. Selain Vera Kurniawati sebagai Lulusan Terbaik Fakultas, Naomi Cahaya Dewi dari Program Studi Proteksi Tanaman ditetapkan sebagai Lulusan Termuda dengan IPK 3,59 dan usia saat lulus 21 tahun 3 bulan 24 hari. Sementara itu, predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Rahimsyah Tri Mahendra dari Program Studi Akuakultur dengan IPK 3,78 dan masa studi 3 tahun 8 bulan 24 hari.

Selain penghargaan di tingkat fakultas, Faperta UGM juga mencatat enam lulusan terbaik berdasarkan departemen. Vivian Lucia Utama menjadi lulusan terbaik Departemen Budidaya Pertanian dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 30 hari. Dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, predikat tersebut diraih oleh Amalia Sawita Linuwh dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.

Sementara itu, Susan Syadzafie Shafar menjadi lulusan terbaik Departemen Mikrobiologi Pertanian dengan IPK 3,81 dan masa studi 4 tahun 9 bulan 13 hari. Pada Departemen Perikanan, predikat lulusan terbaik diraih oleh Intan Adelia Sari Kusuma Wardani dengan IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 26 hari. Selanjutnya, Disha Mutiara Ramadhanti menjadi lulusan terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Predikat lulusan terbaik Departemen Tanah diraih oleh Deviana Susilowati dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 29 hari.

Sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian, Vera Kurniawati menyampaikan pidato yang mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati Faperta UGM. Dalam pidatonya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, teman-teman wisudawan, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan.

Vera menegaskan bahwa pencapaian akademik yang diraih para wisudawan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Gelar yang kita terima bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.”

Dalam pidatonya, Vera juga menyampaikan harapan agar para lulusan dapat terus menjaga semangat belajar, saling mendukung, serta membawa nama baik almamater di mana pun mereka berkarya dan mengabdi. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Faperta UGM akan menjadi bekal bagi para lulusan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Mohon doa dan restu agar kami mampu menjadi alumni yang terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Vera dalam pidatonya.

Prestasi para wisudawan terbaik tersebut menjadi salah satu cerminan komitmen Faperta UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian serta masyarakat. Capaian tersebut juga mendukung kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong pencapaian akademik dan pengembangan potensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyiapan lulusan yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia kerja; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, sivitas akademika, alumni, dan mitra pendidikan dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.

Pencapaian para lulusan diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi akademik, tetapi menjadi fondasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat pengabdian, para lulusan Faperta UGM diharapkan mampu membawa nilai-nilai almamater dalam berbagai bidang serta berkontribusi pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

 

Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, sebanyak 24 mahasiswa Program Fast Track dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan menjadi bagian dari momentum wisuda yang berlangsung pada Agustus 2026.
Program Fast Track merupakan salah satu skema pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu yang lebih efisien. Kehadiran 24 mahasiswa Fast Track pada periode ini menunjukkan komitmen Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik secara berkelanjutan.

Ke-24 mahasiswa tersebut berasal dari delapan program studi di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Program Studi Proteksi Tanaman menjadi program studi dengan jumlah wisudawan Fast Track terbanyak, yaitu enam mahasiswa, disusul Program Studi Akuakultur sebanyak lima mahasiswa. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik dan Ekonomi Pertanian dan Agribisnis masing-masing menyumbangkan tiga mahasiswa. Program Studi Agronomi, Teknologi Hasil Perikanan, dan Ilmu Tanah masing-masing memiliki dua mahasiswa, sedangkan satu mahasiswa berasal dari Program Studi Mikrobiologi Pertanian.
Adapun mahasiswa Program Fast Track yang berhasil menyelesaikan studi pada periode ini adalah:
1. Fadila Herawati – Program Studi Agronomi
2. Syifa Aulia Aninda – Program Studi Agronomi
3. Naomi Cahaya Dewi – Program Studi Proteksi Tanaman
4. Amalia Sawita Linuwih – Program Studi Proteksi Tanaman
5. N. Baginda Dwi Putra Ginting – Program Studi Proteksi Tanaman
6. Nadiya Alifah Ghaisani – Program Studi Proteksi Tanaman
7. Ahmad Jodi Radityo – Program Studi Proteksi Tanaman
8. Jambunada Prabhasvara – Program Studi Proteksi Tanaman
9. Muadz Fikri Gunawan – Program Studi Mikrobiologi Pertanian
10. Galuh Wulanuari – Program Studi Akuakultur
11. Rizki Ahmad Fahrezi – Program Studi Akuakultur
12. Alya Putri Mezzaluna – Program Studi Akuakultur
13. Niswatul Farikah – Program Studi Akuakultur
14. Putri Kumala Prabowo – Program Studi Akuakultur
15. Shiela Najmi Salsabila – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
16. Zuhdi Ardi – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
17. Rolland Darrent Evaro – Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
18. Karina Ayu Rianjani Kusuma – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
19. Pawestri Ilma Ramadhani – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
20. Fakhrisha Nur Mahiswari – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
21. Rizqi Zahroh Nurjanah – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
22. Disha Mutiara Ramadhanti – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
23. Rina Damayanti – Program Studi Ilmu Tanah
24. Lulu Nazhifa – Program Studi Ilmu Tanah

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan adaptasi, serta kesiapan untuk melanjutkan pengembangan keilmuan di bidang pertanian dan perikanan. Para mahasiswa Fast Track diharapkan dapat melanjutkan perjalanan akademiknya pada jenjang magister sekaligus memperluas kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Program Fast Track turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan sistem pendidikan tinggi yang inovatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia profesional; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas akademik, budaya riset, dan kemampuan inovasi mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan ekosistem kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Program Fast Track, Faperta UGM terus mendorong terbentuknya jalur pendidikan yang mampu menghubungkan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki pencapaian akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi akademisi, peneliti, profesional, dan inovator yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada membekali mahasiswa pascasarjana calon peneliti melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Langkah ini dilaksanakan untuk meminimalisasi berbagai potensi bahaya fisik hingga human error sekaligus menjamin kelancaran riset dan keakuratan data penelitian. Pembekalan dilakukan secara komprehensif melalui penyampaian regulasi teknis, pemaparan materi Good Laboratory Practice, serta simulasi praktik langsung (hands-on) pemipetan bersama mitra spesialis instrumen laboratorium

Agenda pelatihan K3 dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2026, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berada di Gedung Agrotropica Learning Center (AGLC) Faperta UGM, tepatnya di ruang Classroom 5 & 6 yang terletak di Lantai 1. Pelatihan ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya di tahun 2026 yang difungsikan sebagai sesi pengenalan wajib bagi para calon peneliti sebelum resmi memanfaatkan fasilitas laboratorium AGLC.

Fokus kegiatan ini untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara beraktivitas yang aman dan selamat bagi para calon peneliti. Dalam pembekalan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama, yakni Keselamatan Kerja yang dibawakan oleh Manajer AGLC Faperta UGM, Ir. Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., IPM., serta materi Good Laboratory Practice oleh Wakil Manajer AGLC, Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D. Kegiatan ini juga memuat penyampaian regulasi teknis di dalam laboratorium serta fasilitas praktik langsung (hands-on) pemipetan yang dipandu oleh Infiniti Bioanalitika Solusindo sebagai mitra spesialis instrumen laboratorium.

“Harapannya dalam setiap proses penelitian nantinya mahasiswa dan pengguna laboratorium lainnya mampu berkolaborasi bersama mengoptimalkan segala fasilitas yang tersedia di AGLC Faperta UGM, juga nantinya ketika dalam proses pelaksanaan penelitian dapat berjalan dengan aman dan data-data penelitiannya tercatat dengan rapi.” tutur Prima.
Mengingat adanya potensi bahaya di dalam laboratorium, mulai dari risiko fisik, kimia, biologi, hingga ergonomi yang dapat dipicu oleh human error maupun faktor lingkungan teknis, maka pelatihan menjadi penting dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran peneliti kembali. Kesadaran akan keselamatan tidak hanya melindungi diri sendiri, lingkungan, dan instrumen laboratorium, tetapi juga membentuk sikap ilmiah. Melalui pemahaman regulasi dan K3 yang matang, diharapkan dapat menjalankan riset secara aman sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang akurat dan valid.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan serta paparan bahaya di laboratorium; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan pengetahuan, kompetensi, dan keterampilan teknis calon peneliti; SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan bahan dan limbah laboratorium agar tidak mencemari lingkungan dan sumber daya air; SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui penggunaan bahan, instrumen, dan sumber daya laboratorium secara tepat, aman, dan bertanggung jawab; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM dan mitra spesialis instrumen laboratorium dalam penguatan kompetensi teknis.

Melalui pelatihan yang dilakukan secara berkala dan terstandar, Faperta UGM terus memperkuat budaya keselamatan, profesionalisme, dan integritas penelitian. Pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi bagi para calon peneliti untuk menjalankan penelitian secara aman, bertanggung jawab, dan berstandar sehingga mampu menghasilkan data ilmiah yang berkualitas dan dapat dipercaya.

Penulis: Salsabil Karima Swasono
Editor: Tantriani
Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Wisuda Sarjana Periode IV T.A. 2025/2026

berita Monday, 24 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Jumat, 21 Agustus 2026. Pada kesempatan ini, sebanyak 225 wisudawan berhasil menuntaskan studi, terdiri atas 58 wisudawan dan 167 wisudawati dari berbagai program sarjana.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., yang diawali dengan pembacaan statistik wisudawan. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kehidupan akan menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi manusia. “Jangan hanya mengejar pekerjaan, tetapi ciptakanlah peluang kerja. Teruslah belajar, jaga integritas, jangan takut gagal, dan bangun kolaborasi. Di era teknologi ini, jangan sekadar menjadi pengguna, tetapi jadilah penemu solusi,” ungkapnya.

Prof. Jaka juga menyampaikan ucapan selamat berkarya bagi Indonesia dan kemanusiaan, serta menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua dan wali dengan harapan kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa.

Sambutan dari perwakilan orang tua/wali, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UGM, turut memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya. “Ilmu akan benar-benar terasa manfaatnya saat memasuki dunia kerja. Baik di sektor formal maupun non-formal, kerja harus ditekuni dengan daya juang yang tinggi,” ujarnya.

Wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan atas capaian akademik para lulusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan peran Faperta UGM dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Komitmen tersebut sejalan dengan kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja serta menciptakan peluang kerja; SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur melalui dorongan terhadap inovasi, teknologi, dan kemampuan lulusan dalam menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Fakultas Pertanian UGM berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mikrobiologi Pertanian UGM Gelar MICROLINK 2026, Hadirkan Peluang Pendidikan dan Karier Global bagi 525 Mahasiswa

berita Monday, 24 August 2026

Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), sukses menyelenggarakan MICROLINK 2026 di Agrotropica Learning Center (AGLC), Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Connecting Students to Global Opportunities”, kegiatan ini diikuti oleh 525 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan sekitarnya, termasuk UGM, UNY, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Amikom, UII, STIE YKPN, UMY, Universitas Terbuka, hingga SMA 3 Yogyakarta.MICROLINK 2026 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai pendidikan internasional, peluang beasiswa, serta pengembangan karir global. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00–15.30 WIB, menghadirkan perwakilan universitas internasional dari Selandia Baru, Kanada, Australia, dan Singapura. Di antaranya University of Otago, Thompson Rivers University, University of British Columbia, Griffith University, The University of Queensland, dan National University of Singapore (NUS). Kegiatan ini mendapat sponsor dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT BISI, Pertamina Retail, Bank BSI, dan didukung penuh oleh Interest Education Yogyakarta.

Kehadiran mereka membuka akses informasi langsung mengenai pilihan studi, lingkungan akademik, serta peluang pendidikan internasional yang dapat dipertimbangkan mahasiswa untuk jenjang berikutnya.

Sesi kedua, Scholarship Tips and Tricks, menghadirkan enam dosen muda Departemen Mikrobiologi Pertanian yang telah menempuh pendidikan di berbagai negara. Mereka berbagi pengalaman mengenai strategi memperoleh beasiswa, persiapan studi, hingga tantangan adaptasi di luar negeri.

Universitas asal narasumber meliputi Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Shizuoka University (Jepang), The University of Queensland (Australia), Kyungpook National University (Korea Selatan), dan University of York (Inggris).

Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa kesempatan studi internasional dapat diraih melalui persiapan matang, mulai dari pemilihan universitas tujuan, peningkatan kemampuan bahasa, hingga strategi aplikasi beasiswa.

Sesi terakhir menghadirkan Surya Dwi Kusuma Darpita, S.P., M.S.M., PHRI, alumni Mikrobiologi Pertanian UGM (2007) dengan pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang kepemimpinan Human Resources.

Surya berbagi perspektif praktis mengenai pengembangan karir global, termasuk pentingnya kompetensi komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, jejaring, dan pembelajaran berkelanjutan. Dengan pengalaman memimpin strategi rewards and performance untuk lebih dari 17.000 karyawan di kawasan Asia-Pasifik, ia menekankan bahwa kesiapan karir global tidak hanya bergantung pada prestasi akademik, tetapi juga keterampilan personal dan profesional.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap peluang internasional. MICROLINK 2026 menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, universitas, alumni, akademisi, dan praktisi global.

Menurut Desi Utami, S.P., M.Env.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi Mikrobiologi Pertanian sekaligus Ketua Panitia MICROLINK 2026, kegiatan ini merupakan upaya membuka akses lebih luas bagi mahasiswa terhadap jejaring dan peluang global. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Interest Education dalam penyelenggaraan acara ini.

Sementara itu, Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng., Ph.D., Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian, menegaskan bahwa MICROLINK 2026 sejalan dengan komitmen departemen dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa.

Penyelenggaraan MICROLINK 2026 juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses terhadap informasi mengenai pendidikan internasional, beasiswa, dan peluang studi di berbagai universitas global; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan wawasan karier global serta pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses mahasiswa terhadap informasi dan jejaring pendidikan serta peluang pengembangan diri di tingkat global; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, praktisi, lembaga pendidikan internasional, dan berbagai pemangku kepentingan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Mikrobiologi Pertanian UGM

Sinergi Kagama Pertanian dan Faperta UGM: Pembekalan Calon Wisudawan Periode IV TA 2025/2026

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kagama Pertanian melalui program Smart Eco Bioproduction menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Wisudawan/Wati Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Acara ini mengangkat tema “Kiat Sukses Menjadi Entrepreneur Muda” dan berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan yang akan diwisuda. Beliau menekankan bahwa banyaknya lulusan dengan predikat cumlaude merupakan kabar baik sekaligus tantangan di dunia kerja. “Atas nama fakultas, kami juga memohon maaf apabila selama masa studi terdapat kekurangan baik dari sisi akademis maupun non-akademis,” ujarnya.

Sesi pembekalan menghadirkan dua narasumber inspiratif. Sekar Ayuningtyas, S.P., Founder Tuai Bunga, membagikan kiat praktis dalam membangun usaha. Ia menekankan pentingnya eksekusi ide tanpa menunda, mengenali potensi diri, serta mengidentifikasi unique selling product dengan dukungan storytelling yang kuat. Sekar juga mengingatkan agar tidak gengsi dalam memulai usaha, menjaga arus kas tetap sehat, berani mengambil risiko untuk menjalin relasi, dan menjadi pribadi yang tangguh (resilient).

Sementara itu, Dr. Agus Susanto, S.P., M.P., peneliti di Pusat Penelitian Kelapa Sawit sekaligus pekebun kelapa, menyoroti strategi pemasaran di era digital. Ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan platform seperti TikTok dan Shopee sebagai media penjualan. “Dalam berusaha, yang paling menantang adalah strategi penjualan. Karena itu, pilihlah mitra yang al amiin atau dapat dipercaya,” pesannya.

Suasana semakin hangat ketika seluruh peserta diajak menikmati minuman kelapa kopyor bersama. Momen kebersamaan ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan calon wisudawan yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembekalan calon wisudawan dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan praktis untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan potensi kewirausahaan. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui penguatan kompetensi kewirausahaan, strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, serta kesiapan generasi muda untuk menciptakan peluang usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan pola pikir inovatif dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform media sosial dan e-commerce, untuk mengembangkan serta memasarkan produk usaha. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara Faperta UGM, Kagama Pertanian, alumni, dan sivitas akademika dalam membekali generasi muda pertanian agar mampu berkontribusi secara profesional dan inovatif bagi pembangunan berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi antara sivitas akademika dan alumni, pembekalan ini diharapkan mampu memotivasi para calon wisudawan untuk berani mengambil langkah sebagai entrepreneur muda yang inovatif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

1…56789…76

BERITA FAKULTAS

  • 11890
    02/11/2026
  • Kehangatan dan Keceriaan di Balik Momen Wisuda Bersama Keluarga Tercinta
    31/10/2026
  • Kontribusi Doktor Muda PMDSU: Anisya Turrodiyah Bagikan Insight Pengelolaan Pertanian Regeneratif
    31/10/2026
  • Faperta UGM Luluskan 20 Mahasiswa Unggulan dari Program Fast Track pada Wisuda Pascasarjana Periode I TA 2026-2027
    31/10/2026
  • Deretan Prestasi Wisudawan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian UGM Periode I T.A. 2026/2027
    31/10/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju