
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi dalam Wisuda Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, Vera Kurniawati dari Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis ditetapkan sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari berbagai prestasi akademik yang diraih para wisudawan Faperta UGM pada periode ini. Selain Vera Kurniawati sebagai Lulusan Terbaik Fakultas, Naomi Cahaya Dewi dari Program Studi Proteksi Tanaman ditetapkan sebagai Lulusan Termuda dengan IPK 3,59 dan usia saat lulus 21 tahun 3 bulan 24 hari. Sementara itu, predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Rahimsyah Tri Mahendra dari Program Studi Akuakultur dengan IPK 3,78 dan masa studi 3 tahun 8 bulan 24 hari.
Selain penghargaan di tingkat fakultas, Faperta UGM juga mencatat enam lulusan terbaik berdasarkan departemen. Vivian Lucia Utama menjadi lulusan terbaik Departemen Budidaya Pertanian dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 30 hari. Dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, predikat tersebut diraih oleh Amalia Sawita Linuwh dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 11 bulan.
Sementara itu, Susan Syadzafie Shafar menjadi lulusan terbaik Departemen Mikrobiologi Pertanian dengan IPK 3,81 dan masa studi 4 tahun 9 bulan 13 hari. Pada Departemen Perikanan, predikat lulusan terbaik diraih oleh Intan Adelia Sari Kusuma Wardani dengan IPK 3,94 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 26 hari. Selanjutnya, Disha Mutiara Ramadhanti menjadi lulusan terbaik Departemen Sosial Ekonomi Pertanian dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 11 bulan. Predikat lulusan terbaik Departemen Tanah diraih oleh Deviana Susilowati dengan IPK 3,92 dan masa studi 3 tahun 10 bulan 29 hari.

Sebagai Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian, Vera Kurniawati menyampaikan pidato yang mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati Faperta UGM. Dalam pidatonya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, teman-teman wisudawan, serta keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik para lulusan.
Vera menegaskan bahwa pencapaian akademik yang diraih para wisudawan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Gelar yang kita terima bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.”

Dalam pidatonya, Vera juga menyampaikan harapan agar para lulusan dapat terus menjaga semangat belajar, saling mendukung, serta membawa nama baik almamater di mana pun mereka berkarya dan mengabdi. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Faperta UGM akan menjadi bekal bagi para lulusan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Mohon doa dan restu agar kami mampu menjadi alumni yang terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Vera dalam pidatonya.
Prestasi para wisudawan terbaik tersebut menjadi salah satu cerminan komitmen Faperta UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian serta masyarakat. Capaian tersebut juga mendukung kontribusi Faperta UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mendorong pencapaian akademik dan pengembangan potensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penyiapan lulusan yang kompeten, produktif, dan siap berkontribusi di dunia kerja; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, sivitas akademika, alumni, dan mitra pendidikan dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.
Pencapaian para lulusan diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi akademik, tetapi menjadi fondasi untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat pengabdian, para lulusan Faperta UGM diharapkan mampu membawa nilai-nilai almamater dalam berbagai bidang serta berkontribusi pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM