• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
Arsip:

SDG 5: Kesetaraan Gender

Mahasiswa Proteksi Tanaman UGM Raih Medali Emas pada Airlangga University Karate Cup II 2026

Prestasi Tuesday, 20 October 2026

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Athifah Rahmadhani, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2023, berhasil meraih Juara 1 pada Airlangga University Karate Cup II 2026 yang diselenggarakan oleh UKM Karate Universitas Airlangga pada 19-20 September 2026 di GOR CLS Kertajaya, Surabaya. Kompetisi nasional tersebut diikuti sekitar 879 peserta dari 48 kontingen yang berasal dari berbagai universitas dan dojo di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih Athifah Rahmadhani setelah tampil gemilang pada kelas kumite senior -55 kg putri. Pada kategori yang diikuti oleh delapan atlet dari delapan kontingen berbeda tersebut, Athifah berhasil menunjukkan kemampuan teknis, strategi bertanding, dan konsistensi performa hingga melaju ke babak final. Pada pertandingan puncak, Athifah berhadapan dengan atlet dari Institut Teknologi Bandung dan berhasil mengamankan kemenangan dengan selisih lima poin, sehingga mengantarkannya meraih medali emas sekaligus posisi juara pertama.

Airlangga University Karate Cup II 2026 merupakan kejuaraan karate tingkat nasional yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah dan institusi pendidikan melalui berbagai kelas pertandingan, baik kategori open maupun mahasiswa. Ajang ini menjadi arena kompetitif untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengembangkan sportivitas, disiplin, dan mental juang dalam olahraga karate.

Keberhasilan Athifah turut menjadi bagian dari pencapaian kontingen Universitas Gadjah Mada yang mengirimkan 22 atlet pada kejuaraan tersebut. Dalam kompetisi ini, kontingen UGM berhasil meraih enam medali emas, tujuh medali perak, dan sebelas medali perunggu, menunjukkan daya saing mahasiswa UGM dalam kancah olahraga nasional.

Capaian ini mencerminkan komitmen mahasiswa Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan potensi secara holistik, tidak hanya melalui prestasi akademik tetapi juga melalui kegiatan pengembangan minat dan bakat. Perolehan prestasi ini turut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Prestasi yang diraih Athifah Rahmadhani diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, mengembangkan kapasitas diri, serta membawa nama baik institusi pada berbagai ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Athifah Rahmadhani

Mahasiswa Proteksi Tanaman UGM Raih Juara 1 Nasional pada Universitas Airlangga Karate Cup II 2026

Prestasi Tuesday, 20 October 2026

Prestasi gemilang kembali diraih mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM). Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2025, berhasil meraih Juara 1 pada Universitas Airlangga Karate Cup II 2026, kompetisi karate tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga pada 19-20 September 2026 di GOR CLS Kertajaya, Surabaya. Kompetisi tersebut diikuti oleh 879 peserta yang berasal dari 65 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi Fakultas Pertanian UGM sekaligus menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang non akademik tanpa mengesampingkan komitmen terhadap pendidikan. Melalui latihan yang konsisten, disiplin, serta semangat kompetitif yang tinggi, Zafira Nayla Mumtaz mampu tampil unggul di tengah persaingan nasional dan meraih posisi tertinggi pada ajang tersebut.

Universitas Airlangga Karate Cup II 2026 merupakan kejuaraan karate nasional yang diselenggarakan oleh UKM Karate Universitas Airlangga. Kompetisi ini mempertandingkan kategori kata (seni) dan kumite (tarung) yang terbagi ke dalam berbagai kelas berdasarkan kelompok usia dan tingkat peserta, mulai dari pra-usia dini hingga mahasiswa. Seluruh pertandingan dilaksanakan secara luring dengan sistem penilaian yang mengacu pada metode terbaru dari World Karate Federation (WKF).

Partisipasi dalam kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknik karate peserta, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, ketekunan, serta kemampuan menghadapi tekanan dalam kompetisi. Capaian yang diraih Zafira Nayla Mumtaz mencerminkan nilai-nilai unggul yang senantiasa dikembangkan oleh mahasiswa UGM, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan diri.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Fakultas Pertanian UGM untuk terus berani mengembangkan minat dan bakat, serta berkompetisi pada berbagai ajang nasional maupun internasional. Perolehan prestasi ini turut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa secara holistik merupakan salah satu komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi:  Zafira Nayla Mumtaz

Mahasiswa Agronomi UGM Raih Juara 2 Nasional pada Kejuaraan Karate Universitas Airlangga Karate Cup II 2026

Prestasi Wednesday, 7 October 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Dwi Wulandari, mahasiswa Program Studi Agronomi angkatan 2025, berhasil meraih Juara 2 KATA Perorangan Mahasiswa Putri pada Kejuaraan Karate Universitas Airlangga Karate Cup II 2026, sebuah kompetisi karate tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga. Kompetisi tersebut berlangsung pada 19-20 September 2026 dan diikuti oleh sekitar 400 peserta dari berbagai perguruan, klub, dan institusi pendidikan di Indonesia.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian UGM tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan keunggulan di bidang olahraga. Melalui dedikasi, disiplin, dan semangat berlatih yang tinggi, Dwi Wulandari berhasil meraih posisi kedua pada ajang yang mempertemukan atlet-atlet karate terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Kejuaraan Karate Universitas Airlangga Karate Cup II 2026 merupakan kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Karate Universitas Airlangga di GOR CLS Kertajaya, Surabaya. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori KATA dan KUMITE berdasarkan kelompok usia dan kelas pertandingan, sehingga menjadi wadah bagi atlet mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, sportivitas, dan daya saing di tingkat nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengembangan mahasiswa di Fakultas Pertanian UGM tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi akademik, tetapi juga mendorong pengembangan karakter, ketangguhan, dan prestasi pada berbagai bidang. Perolehan prestasi ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Prestasi yang diraih Dwi Wulandari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dwi Wulandari

Kolaborasi Internasional: Dosen Faperta UGM dan Wageningen University Dukung Kemandirian Kelompok Wanita Tani Lewat Ecoprint

berita Friday, 2 October 2026

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (Prodi PKP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi internasional. Mesalia Kriska, S.P., M.Sc., dosen Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian yang saat ini tengah menempuh studi doktoral di Wageningen University and Research (WUR), Belanda, menginisiasi kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan ecoprint dengan dukungan pendanaan dari WUR pada Minggu, 6 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) An Naba ini turut dibersamai oleh Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P., Sekretaris Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM. Pelatihan ecoprint menjadi wujud nyata sinergi akademik lintas negara untuk mendukung kemandirian perempuan tani melalui pemanfaatan potensi lokal.

Dalam pelaksanaannya, anggota KWT An Naba diajak untuk menguasai keterampilan kreatif dalam teknik cetak alami yang ramah lingkungan. Mereka juga diperkenalkan pada peluang usaha baru berbasis produk kreatif berkelanjutan yang dapat membuka jalan bagi pemberdayaan ekonomi perempuan. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan cara memanfaatkan daun dan bunga di sekitar lingkungan menjadi produk bernilai jual tinggi, sehingga potensi lokal dapat diolah menjadi sumber penghasilan baru.

Prodi PKP Faperta UGM menyampaikan terima kasih kepada Wageningen University and Research atas dukungan pendanaan, serta apresiasi kepada seluruh anggota KWT An Naba yang menunjukkan antusiasme tinggi. Ia berharap ilmu yang dibagikan dapat terus berkembang dan membawa dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui penguatan kapasitas dan peluang pengembangan ekonomi bagi perempuan tani; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan serta peluang usaha berbasis produk kreatif; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi produk dan keterampilan kreatif berbasis potensi lokal; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penguatan akses kelompok masyarakat terhadap pengetahuan, keterampilan, dan jejaring pengembangan kapasitas; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan alami dan potensi lokal dalam menghasilkan produk kreatif; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan sumber daya tumbuhan secara bijaksana dalam kegiatan kreatif berbasis lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM, Wageningen University and Research, dan kelompok masyarakat.

Dengan semangat berbagi ilmu dan kolaborasi lintas negara, pelatihan ecoprint ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Pertanian UGM mampu menghadirkan solusi inovatif bagi pemberdayaan masyarakat lokal, sekaligus memperkuat peran akademisi Indonesia dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Departemen Sosek

Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Lentera DESA Faperta UGM Perkuat Kelembagaan Petani Lewat Kelas Partisipatif di BPSDMP DIY

berita Wednesday, 23 September 2026

Perubahan iklim global yang kian dinamis menjadi tantangan nyata bagi stabilitas produktivitas sektor pertanian. Menjawab isu krusial tersebut, Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) DIY menyelenggarakan Pelatihan Mitigasi dan Perubahan Iklim pada Jumat, 11 September 2026 di BPSDMP DIY. Dalam agenda ini, platform Lentera DESA Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) dipercaya hadir sebagai narasumber utama untuk membawakan materi bertajuk “Dinamika Kelompok dan Penguatan Kelembagaan Pertanian”.

Pelatihan ini menempatkan kelembagaan tani sebagai garda terdepan dalam membangun resiliensi terhadap dampak anomali cuaca dan krisis iklim. Sesi kelas dikemas secara inovatif menggunakan pendekatan participatory learning, di mana peserta diposisikan sebagai pusat pembelajaran (center of education). Melalui konsep ini, setiap peserta tidak hanya menyerap teori, tetapi juga saling berbagi pengalaman praktis lapangan dan bertindak sebagai sumber pengetahuan bagi peserta lainnya.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif dengan pemanfaatan media digital pendukung pembelajaran. Peserta diajak memetakan tantangan bersama, merumuskan strategi adaptasi kelompok, serta mengoptimalkan peran kelembagaan tani dalam memitigasi risiko gagal panen. Pendekatan berbasis digital dan partisipasi aktif ini memicu motivasi peserta untuk mewujudkan kelembagaan tani yang adaptif, solid, dan berdaya tahan tinggi menghadapi krisis iklim.

Keikutsertaan Faperta UGM melalui Lentera DESA dalam pelatihan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penguatan kapasitas dan ketahanan ekonomi masyarakat pertanian, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan kapasitas kelembagaan tani dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran nonformal yang partisipatif, inklusif, dan berbasis media digital, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui penguatan kapasitas kelembagaan yang dapat mendorong partisipasi yang setara dalam pembangunan pertanian, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas, produktivitas, dan daya saing pelaku pertanian, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap pengetahuan dan penguatan kapasitas kelompok tani, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan pemahaman dan kapasitas adaptasi serta mitigasi terhadap risiko perubahan iklim, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan kelembagaan tani, pengambilan keputusan partisipatif, dan tata kelola kelompok, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan kelembagaan pertanian.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Duta Maritim Bali Ajak Generasi Muda Jaga Laut melalui Konservasi, Gizi, dan Aksi Nyata

berita Friday, 18 September 2026

Menjaga keberlanjutan laut membutuhkan lebih dari sekadar upaya konservasi. Pemanfaatan sumber daya secara bijaksana, peningkatan kesadaran masyarakat, serta keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam memastikan ekosistem maritim tetap memberikan manfaat bagi generasi saat ini dan mendatang. Pesan tersebut mengemuka dalam sesi orasi tiga perwakilan Forum Maritim Bali, yakni Ni Putu Esa Indah Suari selaku Duta Mangrove, Nilo Nyoman Bubung Gayatri Daivi Adkhikara selaku Duta Protein, dan Putu Diandra Kanaya Bimaputri selaku Runner Up Duta Maritim, dalam rangkaian Family Gathering Lustrum XVI Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Minggu, 13 September 2026.

Sesi orasi tersebut mengangkat sejumlah isu yang saling berkaitan dengan keberlanjutan maritim, mulai dari konservasi ekosistem mangrove dan pengurangan sampah plastik hingga pemanfaatan sumber daya ikan dan penguatan peran generasi muda dalam menjaga lingkungan laut.

Sebagai Duta Mangrove, Ni Putu Esa Indah Suari menyoroti pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan wilayah pesisir. Mangrove merupakan habitat bagi berbagai organisme, membantu melindungi wilayah pantai, serta memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat di sekitarnya. Namun, keberadaan sampah plastik menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu kualitas dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Menurutnya, konservasi mangrove tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan generasi muda. Kesadaran terhadap lingkungan dapat dibangun melalui kebiasaan dan tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten, mulai dari mengurangi penggunaan plastik hingga terlibat dalam kegiatan konservasi di lingkungan sekitar.

Perspektif berbeda disampaikan oleh Nilo Nyoman Bubung Gayatri Daivi Adkhikara selaku Duta Protein. Ia mengangkat potensi ikan sebagai sumber protein dan bagian penting dari pemanfaatan sumber daya laut. Sebagai negara kepulauan dengan sumber daya perikanan yang besar, Indonesia memiliki potensi untuk mengoptimalkan hasil perikanan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

Meski demikian, peningkatan kesadaran dan ketertarikan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap konsumsi ikan tetap menjadi perhatian. Pengenalan terhadap manfaat ikan sebagai sumber pangan bergizi diharapkan dapat mendorong pola konsumsi yang lebih beragam sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap sumber daya perikanan Indonesia.

Sementara itu, Putu Diandra Kanaya Bimaputri selaku Runner Up Duta Maritim menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan sumber daya dan ekosistem maritim. Generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat dari kekayaan laut, tetapi juga memiliki peran dalam menentukan bagaimana sumber daya tersebut dikelola dan dijaga untuk masa depan.

“The ocean is not just a place to enjoy, but to protect,” ujar Putu Diandra.

Pesan tersebut menegaskan bahwa laut merupakan ruang kehidupan yang memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan manusia. Karena itu, kepedulian terhadap laut perlu diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam orasinya, Putu Diandra menyampaikan sejumlah bentuk keterlibatan yang dapat dilakukan generasi muda, seperti kegiatan pembersihan pantai, penanaman mangrove, edukasi lingkungan ke sekolah, serta keterlibatan dalam berbagai forum yang mendorong kepedulian terhadap isu maritim. Upaya mengurangi penggunaan plastik juga menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan secara individual maupun kolektif.

Ketiga perspektif tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan maritim memiliki dimensi yang luas dan saling berkaitan. Konservasi mangrove, pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan bergizi, pengurangan sampah plastik, edukasi lingkungan, serta keterlibatan generasi muda merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga ekosistem laut. Melalui pendekatan tersebut, sumber daya maritim tidak hanya dipandang sebagai kekayaan alam yang dimanfaatkan, tetapi juga sebagai aset ekologis yang perlu dikelola secara bertanggung jawab.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan kesadaran terhadap ikan sebagai sumber pangan dan protein untuk mendukung pemenuhan giz, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai pangan bergizi dan pentingnya lingkungan pesisir yang sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi generasi muda mengenai konservasi, lingkungan, dan isu kemaritiman, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui ruang partisipasi dan kepemimpinan yang setara bagi generasi muda, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kesadaran terhadap potensi sumber daya maritim yang dapat dikelola secara berkelanjutan, SDG 10: Berkurangnya Kesenjanganmelalui perluasan akses terhadap pengetahuan dan kesempatan berpartisipasi dalam isu lingkungan, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengurangan penggunaan plastik dan penerapan perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir, SDG 14: Ekosistem Lautan melalui konservasi mangrove, pengurangan pencemaran plastik, peningkatan kesadaran terhadap sumber daya perikanan, dan aksi nyata menjaga lingkungan laut, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pelestarian ekosistem mangrove sebagai bagian dari ekosistem pesisir yang menghubungkan lingkungan darat dan laut, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi masyarakat dan kepemimpinan generasi muda dalam isu lingkungan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara generasi muda, komunitas maritim, perguruan tinggi, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut.

Melalui sesi orasi tersebut, Forum Maritim Bali menghadirkan perspektif yang saling melengkapi mengenai hubungan antara konservasi, pangan dan gizi, serta peran generasi muda dalam menjaga laut. Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa keberlanjutan maritim membutuhkan pengetahuan, kepedulian, dan aksi nyata yang dilakukan secara konsisten. Bagi generasi muda, menjaga laut dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan sekitar dan berkembang menjadi gerakan bersama untuk memastikan sumber daya maritim tetap lestari bagi generasi mendatang.

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Tim INTOCO UGM Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa 2026

berita Friday, 18 September 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Gadjah Mada melalui ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tingkat nasional. Tim INTOCO yang beranggotakan Muhammad Fajar, Aziz Dafa Fadillah, Samuel Panji Sri Wijaya (Teknologi Rekayasa Mesin/2024), Hanum Rahma Nurfadila (Ilmu Tanah/2024), serta Nagita Selviana (Ekonomi Pertanian dan Agribisnis/2024), dengan bimbingan Ir. Irfan Bahiuddin, S.T., M.Phil., Ph.D., IPM, ASEAN Eng., berhasil lolos pendanaan PKM periode Juni–September 2026.

Tim ini mengusung karya inovatif berupa alat tempering cokelat bernama INTOCO (Integrated Tempering Operation with Cooling Heating Control). Inovasi tersebut lahir dari kepedulian terhadap potensi kakao di Kabupaten Kulon Progo yang selama ini diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Pawon Gendis menjadi produk cokelat. Meski memiliki peluang besar dalam pengembangan agroindustri lokal, proses produksi masih menghadapi kendala pada tahap tempering cokelat yang dilakukan manual, memakan waktu hingga 60 menit, dan berisiko gagal hingga 40 persen.

Menjawab tantangan tersebut, INTOCO hadir sebagai teknologi tepat guna yang mengintegrasikan proses pemanasan dan pendinginan dalam satu sistem. Dilengkapi dengan pemantauan suhu real-time, alat ini mampu mempercepat proses produksi, menjaga konsistensi mutu cokelat, serta menekan tingkat kegagalan produksi. Kehadiran INTOCO diharapkan menjadi solusi nyata bagi mitra KWT Pawon Gendis sekaligus mendorong penguatan agroindustri lokal berbasis komoditas kakao.

Tim INTOCO berharap penerapan teknologi ini tidak hanya berdampak pada efisiensi produksi cokelat, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan hasil pertanian menjadi produk olahan bernilai tambah. Dengan demikian, potensi kakao Kulon Progo dapat berkembang menjadi produk agroindustri yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Capaian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan dan pengolahan hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam pengembangan teknologi inovatif, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui dukungan terhadap pengembangan usaha agroindustri yang melibatkan Kelompok Wanita Tani, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan peluang usaha, peningkatan produktivitas, dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis komoditas lokal, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mendukung hilirisasi kakao.

Kegiatan ini juga turut mendukung capaian SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap inovasi dan teknologi bagi pelaku agroindustri lokal, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui proses produksi yang lebih efisien dan konsisten, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan proses produksi yang lebih efisien dalam pemanfaatan sumber daya, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, universitas, dan kelompok masyarakat dalam pengembangan agroindustri kakao lokal.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim INTOCO PKM UGM

 

 

Tingkatkan Kesiapan Adopsi Hidroponik, Lentera DESA Latih Dinamika Kelompok bagi Kelompok Pertanian bersama BPSDMP DIY

berita Tuesday, 1 September 2026

Guna memperkuat soliditas organisasi dan kesiapan petani dalam menyerap inovasi pertanian modern, Lentera DESA Fakultas Pertanian UGM hadir memberikan pelatihan dinamika kelompok dan kelembagaan bagi para penggerak pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani (Poktan), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari berbagai kabupaten/kota di DIY.

Sesi pembelajaran dirancang secara interaktif, partisipatif, dan komunikatif dengan mengombinasikan paparan materi, diskusi terarah, serta simulasi permainan kelompok (group games). Metode ini diterapkan untuk membangun pemahaman mendalam bahwa keberhasilan adopsi teknologi—seperti sistem budidaya hidroponik yang presisi dan bernilai ekonomi tinggi—sangat bergantung pada kekompakan manajemen internal, komunikasi yang terbuka, serta pembagian peran yang adil di dalam kelembagaan tani.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan penuh motivasi. Para peserta dari unsur KWT dan Poktan tampak aktif terlibat dalam setiap simulasi pemecahan masalah kelompok. Melalui rangkaian latihan dinamika ini, peserta diajak merefleksikan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, kerja sama tim yang solid, serta keterbukaan terhadap pembaharuan teknologi pertanian ramah lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi Faperta UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan kapasitas dan produktivitas pertanian; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan nonformal yang inklusif; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan perempuan dalam kelompok tani; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan kapasitas dan inovasi pertanian bernilai tambah; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengembangan praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara akademisi dan kelembagaan petani.

Melalui kegiatan Lentera DESA, Faperta UGM terus berkomitmen memperkuat kapasitas masyarakat pertanian dan mendorong inovasi yang mendukung pertanian produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research Hadirkan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation

berita Friday, 28 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama Wageningen University & Research (WUR) Belanda menyelenggarakan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation pada Selasa, 18 Agustus 2026 bertempat di Venture Room, Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk membahas isu perubahan iklim, dampaknya terhadap sektor pertanian, serta strategi adaptasi petani dalam menghadapi tantangan global.

Acara dibuka dengan sambutan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, serta sambutan tamu dari dr.ir. JA (Alex) Bolding bersama Dr. Samuel Jonson Sutanto dari WUR. Seminar terbagi dalam dua sesi utama, yakni Perubahan Iklim dan Adaptasi Petani.

Sesi pertama dipandu oleh Dr. Ishadiyanto Salim dengan menghadirkan narasumber Andi Syahid Muttaqin, Ph.D., Dr. Samuel Jonson Sutanto, Prof. Dr. Siti Subandiyah, serta Dr. Muhammad Iqbal Maulana dari Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan. Diskusi menyoroti kondisi perubahan iklim, dampak kejadian ekstrem terhadap pertanian, invasi patogen tanaman, serta perluasan vertikal Meloidogyne incognita.

Kontribusi Prodi Hama dan Penyakit Tumbuhan memberikan perspektif akademis mengenai bagaimana perubahan iklim mempercepat dinamika organisme pengganggu tanaman. Prof. Subandiyah menekankan bahwa pemahaman terhadap interaksi iklim dan patogen merupakan faktor kunci dalam menjaga ketahanan produksi pertanian.

Sesi kedua dipandu oleh Dr. Najmu Tsaqib Akhda, menghadirkan Prof. Subejo, Dr. Dyah Woro Untari dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Mesalia Kriska, M.Sc., serta Dr. Alex Bolding. Topik yang dibahas mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi pertanian, peran perempuan dalam pertanian, serta adaptasi pengelolaan irigasi.

Dalam sesi ini, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian menekankan pentingnya kapasitas sosial dan kelembagaan petani. Dr. Dyah Woro Untari menyampaikan bahwa adaptasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, akses informasi, serta pemberdayaan masyarakat tani. Peran perempuan petani turut diangkat sebagai agen penting dalam membangun ketahanan sosial pertanian.

Seminar ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research (WUR) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan riset, pendidikan, dan pertukaran pengetahuan terkait perubahan iklim dan ketahanan pertanian. Kegiatan ini secara khusus berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan dan sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pengakuan terhadap peran strategis dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan pertanian; serta SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pembahasan mengenai adaptasi pengelolaan irigasi dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan.

Seminar ini juga mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan pemahaman mengenai dampak perubahan iklim dan pengembangan strategi adaptasi bagi petani. Perspektif mengenai dinamika organisme pengganggu tanaman, patogen, dan perubahan agroekosistem turut memperkuat kontribusi terhadap SDG 15: Ekosistem Daratan, khususnya dalam mendorong pengelolaan agroekosistem yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap pengetahuan dan informasi, serta modernisasi pertanian dapat mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam memperkuat keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pertanian.

Kolaborasi akademik antara Fakultas Pertanian UGM dan WUR, yang mempertemukan perspektif dari berbagai bidang keilmuan serta melibatkan mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, menjadi bentuk nyata kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kemitraan tersebut, seminar menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan membangun pendekatan lintas disiplin dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Departemen Sosial Ekonomi Pertanian

Sambut Mahasiswa Internasional dan Lepas Awardee, Faperta UGM Gelar Agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees”

berita Wednesday, 19 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees” pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diselenggarakan di Venture Lab, Gedung Agriculture Learning Center (AGLC) Lantai 6 Faperta UGM untuk menyambut kedatangan mahasiswa internasional sekaligus melepas delegasi mahasiswa Faperta UGM dalam program pertukaran Asian International Mobility for Students (AIMS).

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D.. Agenda dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan ucapan selamat datang secara hangat kepada para mahasiswa internasional serta memberikan motivasi kepada seluruh awardee agar memanfaatkan peluang studi lintas negara ini untuk memperluas jejaring keilmuan, mengasah kepemimpinan, dan membangun pemahaman lintas budaya.

Suasana pertemuan berlangsung interaktif saat masing-masing awardee memperkenalkan diri dan membagikan motivasi mereka dalam mengikuti program AIMS. Sesi berikutnya diisi dengan diskusi bersama Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang mengenalkan kekayaan budaya Yogyakarta, norma sosial lokal, serta ragam fasilitas pendukung akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UGM, khususnya di Faperta UGM. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sharing session inspiratif bersama Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D., yang berbagi pengalaman serta wawasan akademik global kepada para peserta. Sebagai penutup, acara ditutup dengan sesi diskusi oleh para serta.

Melalui program mobilitas internasional AIMS ini, Faperta UGM terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, memfasilitasi pertukaran pengetahuan global, serta mencetak generasi muda yang adaptif dan berdaya saing internasional. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kesempatan pembelajaran internasional yang inklusif dan berkualitas melalui skema mobilitas mahasiswa antarnegara; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui dorongan terhadap kesempatan partisipasi yang setara dalam akses dan pengembangan kapasitas akademik serta kepemimpinan mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas, kompetensi global, serta kesiapan profesional mahasiswa agar memiliki daya saing unggul di tingkat regional maupun internasional pascak elulusan; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui dorongan inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi mahasiswa dari latar belakang budaya, negara, serta institusi di kawasan Asia untuk mengakses pendidikan tinggi bereputasi global; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penumbuhan dialog antarbudaya, saling pengertian, dan perdamaian lintas bangsa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dan jejaring kemitraan strategis antarmahasiswa dan perguruan tinggi di Asia.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123…6

BERITA FAKULTAS

  • Tim Citra Fakultas Pertanian UGM Perkuat Branding dan Promosi Fakultas Melalui Kunjungan Sekolah
    22/10/2026
  • Kunjungan Sekolah ke Fakultas Pertanian UGM Hadirkan Dialog Seputar Kuliah, Karier, dan Pertanian Modern
    22/10/2026
  • Faperta UGM Terima Kunjungan Edukatif SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro
    22/10/2026
  • Menteri Pertanian RI Berikan Kuliah Tamu, Tekankan Akselerasi Swasembada Pangan Berkelanjutan
    21/10/2026
  • Kolaborasi Departemen Sosial Ekonomi UGM dalam Program KONEKSI Australia-Indonesia sebagai Langkah Memperkuat Sistem Pangan Sehat dan Resilien
    21/10/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju