• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
Arsip:

SDG 5: Kesetaraan Gender

Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research Hadirkan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation

berita Friday, 28 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama Wageningen University & Research (WUR) Belanda menyelenggarakan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation pada Selasa, 18 Agustus 2026 bertempat di Venture Room, Gedung AGLC, Fakultas Pertanian UGM. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk membahas isu perubahan iklim, dampaknya terhadap sektor pertanian, serta strategi adaptasi petani dalam menghadapi tantangan global.

Acara dibuka dengan sambutan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UGM, serta sambutan tamu dari dr.ir. JA (Alex) Bolding bersama Dr. Samuel Jonson Sutanto dari WUR. Seminar terbagi dalam dua sesi utama, yakni Perubahan Iklim dan Adaptasi Petani.

Sesi pertama dipandu oleh Dr. Ishadiyanto Salim dengan menghadirkan narasumber Andi Syahid Muttaqin, Ph.D., Dr. Samuel Jonson Sutanto, Prof. Dr. Siti Subandiyah, serta Dr. Muhammad Iqbal Maulana dari Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan. Diskusi menyoroti kondisi perubahan iklim, dampak kejadian ekstrem terhadap pertanian, invasi patogen tanaman, serta perluasan vertikal Meloidogyne incognita.

Kontribusi Prodi Hama dan Penyakit Tumbuhan memberikan perspektif akademis mengenai bagaimana perubahan iklim mempercepat dinamika organisme pengganggu tanaman. Prof. Subandiyah menekankan bahwa pemahaman terhadap interaksi iklim dan patogen merupakan faktor kunci dalam menjaga ketahanan produksi pertanian.

Sesi kedua dipandu oleh Dr. Najmu Tsaqib Akhda, menghadirkan Prof. Subejo, Dr. Dyah Woro Untari dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Mesalia Kriska, M.Sc., serta Dr. Alex Bolding. Topik yang dibahas mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi pertanian, peran perempuan dalam pertanian, serta adaptasi pengelolaan irigasi.

Dalam sesi ini, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian menekankan pentingnya kapasitas sosial dan kelembagaan petani. Dr. Dyah Woro Untari menyampaikan bahwa adaptasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, akses informasi, serta pemberdayaan masyarakat tani. Peran perempuan petani turut diangkat sebagai agen penting dalam membangun ketahanan sosial pertanian.

Seminar ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research (WUR) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan riset, pendidikan, dan pertukaran pengetahuan terkait perubahan iklim dan ketahanan pertanian. Kegiatan ini secara khusus berkontribusi pada SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan dan sistem pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pengakuan terhadap peran strategis dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan pertanian; serta SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak melalui pembahasan mengenai adaptasi pengelolaan irigasi dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan.

Seminar ini juga mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peningkatan pemahaman mengenai dampak perubahan iklim dan pengembangan strategi adaptasi bagi petani. Perspektif mengenai dinamika organisme pengganggu tanaman, patogen, dan perubahan agroekosistem turut memperkuat kontribusi terhadap SDG 15: Ekosistem Daratan, khususnya dalam mendorong pengelolaan agroekosistem yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap pengetahuan dan informasi, serta modernisasi pertanian dapat mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam memperkuat keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pertanian.

Kolaborasi akademik antara Fakultas Pertanian UGM dan WUR, yang mempertemukan perspektif dari berbagai bidang keilmuan serta melibatkan mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, menjadi bentuk nyata kontribusi terhadap SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kemitraan tersebut, seminar menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan membangun pendekatan lintas disiplin dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Media Departemen Sosial Ekonomi Pertanian

Sambut Mahasiswa Internasional dan Lepas Awardee, Faperta UGM Gelar Agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees”

berita Wednesday, 19 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees” pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diselenggarakan di Venture Lab, Gedung Agriculture Learning Center (AGLC) Lantai 6 Faperta UGM untuk menyambut kedatangan mahasiswa internasional sekaligus melepas delegasi mahasiswa Faperta UGM dalam program pertukaran Asian International Mobility for Students (AIMS).

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D.. Agenda dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan ucapan selamat datang secara hangat kepada para mahasiswa internasional serta memberikan motivasi kepada seluruh awardee agar memanfaatkan peluang studi lintas negara ini untuk memperluas jejaring keilmuan, mengasah kepemimpinan, dan membangun pemahaman lintas budaya.

Suasana pertemuan berlangsung interaktif saat masing-masing awardee memperkenalkan diri dan membagikan motivasi mereka dalam mengikuti program AIMS. Sesi berikutnya diisi dengan diskusi bersama Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang mengenalkan kekayaan budaya Yogyakarta, norma sosial lokal, serta ragam fasilitas pendukung akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UGM, khususnya di Faperta UGM. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sharing session inspiratif bersama Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D., yang berbagi pengalaman serta wawasan akademik global kepada para peserta. Sebagai penutup, acara ditutup dengan sesi diskusi oleh para serta.

Melalui program mobilitas internasional AIMS ini, Faperta UGM terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, memfasilitasi pertukaran pengetahuan global, serta mencetak generasi muda yang adaptif dan berdaya saing internasional. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kesempatan pembelajaran internasional yang inklusif dan berkualitas melalui skema mobilitas mahasiswa antarnegara; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui dorongan terhadap kesempatan partisipasi yang setara dalam akses dan pengembangan kapasitas akademik serta kepemimpinan mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas, kompetensi global, serta kesiapan profesional mahasiswa agar memiliki daya saing unggul di tingkat regional maupun internasional pascak elulusan; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui dorongan inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi mahasiswa dari latar belakang budaya, negara, serta institusi di kawasan Asia untuk mengakses pendidikan tinggi bereputasi global; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penumbuhan dialog antarbudaya, saling pengertian, dan perdamaian lintas bangsa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dan jejaring kemitraan strategis antarmahasiswa dan perguruan tinggi di Asia.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Perkuat Sinergi Dukung Perkuliahan, Faperta UGM Gelar Koordinasi Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru 2026

berita Tuesday, 4 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Tahun 2026 pada Rabu, 29 Juli 2026 secara hybrid. Pertemuan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat antara pihak pengelola fakultas dengan para orang tua/wali mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Faperta UGM, Dr. Dyah Weni Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai berbagai aspek akademik maupun non-akademik fakultas. Materi yang disampaikan mencakup visi dan misi fakultas, ragam program studi beserta capaian akreditasi unggul, distribusi Uang Kuliah Tunggal (UKT), profil dan capaian pembelajaran lulusan, hingga Kurikulum Faperta UGM 2026 yang dirancang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Selain itu, Dr. Dyah Weni juga memaparkan alur penyelesaian program sarjana, skema Fast Track, Kalender Akademik, Program Kampus Berdampak, fasilitas pendukung perkuliahan, hingga layanan Health Promoting University (HPU) Faperta UGM. Informasi mengenai peluang beasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan saluran bantuan administrasi turut dibagikan agar orang tua mendapatkan gambaran utuh terkait ekosistem pendukung pembelajaran putra-putrinya.

Penyampaian informasi menyeluruh ini bertujuan agar para orang tua/wali dapat bersinergi secara aktif dengan pihak kampus dalam mendampingi dan memantau perjalanan akademik mahasiswa, mulai dari awal perkuliahan hingga sukses menempuh prosesi wisuda kelak.

Terselenggaranya kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui implementasi dan sosialisasi program Health Promoting University (HPU) untuk mendukung kesehatan fisik dan mental mahasiswa selama menempuh pendidikan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi akademik yang komprehensif, kurikulum yang adaptif, serta berbagai fasilitas pembelajaran guna mendukung keberhasilan studi mahasiswa; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui penyediaan akses yang setara terhadap layanan akademik, kemahasiswaan, beasiswa, dan pengembangan diri bagi seluruh mahasiswa tanpa memandang gender; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyampaian informasi mengenai skema beasiswa yang inklusif dan sistem distribusi Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berkeadilan sehingga memberikan kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola fakultas yang transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan membangun komunikasi yang terbuka antara fakultas dan orang tua/wali mahasiswa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi yang erat antara perguruan tinggi dan orang tua/wali dalam mendukung keberhasilan pendidikan mahasiswa.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

SEMNASKAN-UGM XXIII: Transformasi Blue Food untuk Ketahanan Pangan Nasional Berkelanjutan

berita Thursday, 30 July 2026

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (SEMNASKAN-UGM) ke-23 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Sabtu, 25 Juli 2026. Forum ilmiah ini menegaskan peran strategis Blue Food (pangan berbasis sumber daya akuatik) sebagai pilar berkelanjutan dalam mendukung gizi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon.
Kegiatan ini mempertemukan 109 pemakalah dari 15 institusi nasional, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, IPB University, Universitas Jember, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Terbuka, Universitas Malikussaleh, Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Yogyakarta, serta Universitas Gadjah Mada.
Dua pembicara utama turut memberikan perspektif penting. Erwin Dwiyana, S.Pi., M.Sc. (Kementerian Kelautan dan Perikanan) memaparkan strategi transformasi sistem Blue Food Indonesia untuk ketahanan pangan. Sementara itu, Dr. Nurfitri Ekantari, S.Pi., M.P. (UGM) menyoroti potensi inovasi mikroalga dan makroalga dalam matriks pangan sebagai solusi masa depan.


Melalui sesi paralel, para peneliti mendiseminasikan beragam solusi atas tantangan industri perikanan, mulai dari stabilitas rantai dingin, efisiensi pakan akuakultur, penerapan teknologi digital (Internet of Things), hingga penguatan peran UMKM dan aspek gender dalam tata kelola perikanan.


Ketua Panitia, Dr. Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa SEMNASKAN-UGM XXIII merupakan langkah nyata UGM dalam mendukung pencapaian 12 target Sustainable Development Goals (SDGs). Relevansi capaian tersebut mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan dengan penguatan UMKM perikanan untuk peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diversifikasi gizi melalui transformasi Blue Food, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui inovasi mikroalga dan makroalga untuk pangan fungsional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui diseminasi hasil penelitian, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kolaborasi akademik antarinstitusi, SDG 5: Kesetaraan Gender dengan penguatan peran perempuan dalam tata kelola perikanan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui ekosistem pangan akuatik berbasis sains yang mendorong ekonomi inklusif, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan penerapan IoT dan penguatan rantai dingin, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui kolaborasi lintas institusi yang memperluas akses pengetahuan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi pakan akuakultur untuk mendukung produksi berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui sistem pangan rendah jejak lingkungan untuk mitigasi emisi karbon, SDG 14: Ekosistem Laut dengan perlindungan ekosistem laut melalui tata kelola berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi 15 institusi nasional sebagai wujud kolaborasi multipihak.

Departemen Perikanan UGM sebagai unit di bawah Fakultas Pertanian berkomitmen untuk terus mengembangkan riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi teknologi demi mendukung kedaulatan pangan akuatik Indonesia secara berkelanjutan.

Penulis: Departemen Perikanan UGM
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Pembekalan Konsep HPU bagi Panitia PIONIR Organik 2026 menjadi Bekal Wujudkan Lingkungan Akademik Sehat

berita Thursday, 16 July 2026

Panitia PIONIR Organik 2026 sukses menyelenggarakan pembekalan upgrading bersama unit Health Promoting University (HPU) yang diselenggarakan dengan menghadirkan narasumber psikolog klinis, Ratih Ratnasari, M.Psi., Psikolog, juga kepala HPU Fakultas Pertanian, Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan keadaan fisik dan mental sebagai panitia untuk menjadi role model yang berkarakter dan memiliki edukasi baik sehingga nantinya menjadi contoh positif bagi mahasiswa baru.

Kegiatan upgrading HPU dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026 bertempat di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dengan kehadiran dua narasumber utama sekaligus koordinator gugus fakultas pertanian, Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D., serta wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., yang turut berkesempatan hadir ketika kegiatan sedang berlangsung. Dalam kesempatan ini panitia juga diarahkan untuk membangun lingkungan kampus sehat dengan membentuk relasi sehat guna mencegah kekerasan seksual, menumbuhkan kepedulian terhadap mahasiswa disabilitas tampak maupun tidak tampak, serta menegakkan pola hidup sehat melalui kebijakan bebas asap rokok di lingkungan kampus.

“Panitia memegang posisi peran strategis sebagai provider yang akan melayani langsung 625 mahasiswa baru. Dinamika di lapangan nanti akan luar biasa karena harus mengoordinasikan mahasiswa baru yang berada dalam fase transisi dari sekolah ke lingkungan kuliah. Oleh karena itu, situasi ini riskan bagi kesehatan mental. Panitia harus bisa memastikan diri sendiri sehat secara jiwa dan raga terlebih dahulu sebelum mulai melayani orang lain.” ujar Weny dalam sambutannya.

Urgensi adanya pembekalan ini yakni peran strategis panitia sebagai wajah awal bagi mahasiswa baru. pengenalan lingkungan kampus yang sehat sengaja dibangun sejak masa orientasi agar mahasiswa baru sejak awal menyadari bahwa pentingnya peduli terhadap diri sendiri dan orang lain. Mahasiswa juga diberikan kesadaran bahwa mereka tidak berdiri sendiri ketika menghadapi masalah, tetapi mampu didukung oleh fasilitas kesehatan fisik dan mental yang siap membantu kapan saja. Melalui materi yang disampaikan oleh para pakar, panitia dibekali kemampuan regulasi emosi melalui teknik STOP, grounding 54321, dan cognitive reframing, serta strategi coping untuk mendeteksi tanda-tanda stres psikis yang kerap kali mewujud dalam gejala fisik, emosi, dan perilaku.

“Sehat itu tidak hanya tentang mengelola emosi, tetapi juga bagaimana bersikap di setiap aktivitas. Kita harus peka karena seringkali masalah psikis tidak disadari, padahal tanda-tandanya sudah muncul melalui keluhan fisik seperti demam atau asam lambung. Kenali ciri psikis yang tidak sehat sejak dini, seperti kecemasan tiba-tiba, penurunan rasa percaya diri, serta emosi marah dan sedih yang tidak terkendali.” jelas Ratih.

Kegiatan pembekalan materi Health Promoting University ini menjadi wujud kesadaran dan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan global SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Dokumentasi: DDD PIONIR Organik 2026

Jejak Kreativitas Mahasiswa PKP UGM di PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (PEKSIMIPROV DIY) 2026 yang digelar pada 24 Juni 2026 kembali menjadi panggung penting bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Kompetisi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di DIY ini tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan karakter generasi muda melalui seni.

Dalam cabang Desain Poster, Cantik Djatoek Fadillah, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2025, Universitas Gadjah Mada, berhasil meraih Juara III. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat berkarya mampu menghasilkan capaian yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan yang ketat.

Cantik berbagi refleksi atas pengalaman berharga tersebut. “PEKSIMIPROV DIY menjadi pijakan berharga bagiku untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada. Meski target awal adalah melangkah ke panggung nasional, berdiri di ajang ini sebagai juara menyadarkanku betapa bernilainya setiap proses dan pencapaian yang telah diraih. Mengingat lamanya persiapan, bimbingan secara berkala, serta perjuangan membagi waktu antara kuliah dan latihan, aku sangat bersyukur. Terlebih, kompetisi ini mempertemukanku dengan orang-orang hebat yang luar biasa berbakat. PEKSIMIPROV DIY memang telah usai, namun ruang tumbuh untuk diriku masih menjadi bagian dari cerita terbaik dalam proses membawa nama baik Universitas Gadjah Mada,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, pencapaian ini mencerminkan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Partisipasi mahasiswa dalam ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Cantik juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pembelajaran yang holistik di luar ruang kelas. Keberhasilan Cantik sebagai mahasiswa perempuan dalam meraih prestasi di tingkat provinsi juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berkembang dan berprestasi. Kreativitas yang diwujudkan melalui desain poster sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan desain merupakan bagian dari industri kreatif yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Di sisi lain, seni berperan dalam memperkuat identitas budaya, ekspresi masyarakat, dan kehidupan komunitas sehingga mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Tidak kalah penting, penyelenggaraan PEKSIMIPROV yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstitusi dalam mengembangkan potensi generasi muda.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Cantik Djatoek Fadillah

Harmoni Prestasi Mahasiswa PKP UGM di Panggung PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Semangat seni dan kreativitas mahasiswa kembali bergema di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV DIY) 2026 pada 24 Juni 2026. Kompetisi bergengsi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di wilayah ini menjadi wadah ekspresi, kolaborasi, sekaligus pembuktian bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

Dalam suasana penuh antusiasme, M. Al Hazmi Kynan, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2024, Universitas Gadjah Mada, tampil bersama tim vokal grup dan berhasil meraih Juara III. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja sama, dan keberanian untuk tampil di panggung kompetisi mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan ketat antar mahasiswa dari berbagai kampus.

Kynan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan berharga tersebut. “Berpartisipasi dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus berharga bagi saya pada tahun kedua perkuliahan ini. Suatu kebanggaan bagi saya dan tim karena mendapat kesempatan untuk mewakili Universitas Gadjah Mada dalam ajang perlombaan ini. Saya juga bersyukur dapat menjadi bagian dari tim hebat yang berhasil meraih Juara 3. Meskipun hasil yang didapat masih belum sesuai dengan ekspektasi, pencapaian ini tetap menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, keikutsertaan mahasiswa UGM dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Kynan dan tim vokal grup juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengayaan pengalaman belajar, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter di luar ruang kelas. Kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan berprestasi di bidang seni juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong inklusivitas dan kesempatan yang sama bagi setiap individu. Kreativitas yang diasah melalui seni pertunjukan sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan industri kreatif merupakan sektor yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam kompetisi ini mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan kesempatan yang setara untuk berkompetisi dan berkembang. Selain itu, seni memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan antarkomunitas, serta mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Penyelenggaraan PEKSIMIPROV DIY yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan juga menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dalam mengembangkan potensi generasi muda dan memajukan seni budaya.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: M. Al Hazmi Kynan

 

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

Tim PKM-PM UGM Tumandur Dorong Pemberdayaan Ibu PKK Jurugsari melalui Inovasi Pengolahan Limbah Organik

berita Friday, 3 July 2026

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tumandur melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 di Kampung Jurugsari RW 57, Joho, Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UGM dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya tingginya volume sampah rumah tangga yang didominasi oleh sampah organik. Penumpukan sampah yang tidak terkelola berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas kesehatan masyarakat, serta mengurangi kenyamanan hidup.

Melalui inovasi Smart Compost Vessel, Tim PKM-PM Tumandur memperkenalkan teknologi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (liquid biofertilizer). Produk ini tidak hanya membantu masyarakat mengelola sampah secara mandiri, tetapi juga memberikan nilai tambah dengan mendukung pertanian pekarangan sebagai bagian dari ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 16 peserta dari Ibu-Ibu PKK Kampung Jurugsari, serta dihadiri oleh Bapak Purwoko selaku Ketua RW 57, Ibu Rini selaku Ketua PKK Kampung Jurugsari, Retnaningsih selaku Dukuh Joho, Apri Nugroho selaku perwakilan Kalurahan Condongcatur, serta Tim PKM-PM UGM.

Tim PKM-PM Tumandur terdiri atas Siti Nur Khasanah (Ilmu Tanah 2024), Rayhan Arva Pradipa (Pariwisata 2024), Nafi’atush Sholikhah (Ilmu dan Industri Peternakan 2023), Vina Ayu Lestari (Elektronika dan Instrumentasi 2023), serta Naafianda Ra’uuf Prastya (Bahasa Inggris 2024), dengan bimbingan Dr. Ir. Miftahush Shirothul Haq, S.Pt., IPP. dari Fakultas Peternakan UGM.

Ketua Tim, Siti Nur Khasanah, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai sarana belajar bersama masyarakat. “Kami berharap program ini dapat menjadi wadah pembelajaran dalam mengelola sampah organik agar lebih bermanfaat bagi lingkungan dan pekarangan rumah,” ujarnya.

Ibu Rini menyampaikan apresiasi atas persiapan matang yang dilakukan Tim PKM-PM UGM dan berharap program ini bisa terus berlanjut. Dukungan serupa juga datang dari Bapak Purwoko, Ibu Retnaningsih, serta Apri Nugroho, yang menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah setempat agar program dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata.

Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi interaktif mengenai mekanisme pengolahan sampah organik, penggunaan Smart Compost Vessel, hingga pemanfaatan pupuk cair untuk budidaya tanaman pangan di pekarangan rumah.

Program Tumandur mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis pertanian pekarangan dan pemanfaatan pupuk organik cair, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengelolaan lingkungan yang lebih sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah organik, SDG 5: Kesetaraan Gender melalui pemberdayaan Ibu-Ibu PKK sebagai agen perubahan di tingkat keluarga dan komunitas, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan melalui pengurangan timbulan sampah rumah tangga, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah, serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan pupuk organik yang mendukung kesehatan tanah dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi akademisi dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan, ketahanan pangan keluarga, serta kesejahteraan sosial di Kampung Jurugsari.

 

Penulis: Nafi’atush Sholikhah, Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Rayhan Arva Pradipa

UGM Peringkat 1 Pendanaan PKM 2026, Faperta UGM Tampilkan Inovasi Lewat PKM-PM “Tumandur”

berita Monday, 25 May 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) didanai terbanyak tahun 2026. Pengumuman resmi tersebut dirilis oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 22 Mei 2026. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa ekosistem akademik UGM terus mendorong lahirnya gagasan kreatif, solutif, dan berdampak bagi masyarakat.

Di tengah prestasi tersebut, Fakultas Pertanian UGM (Faperta UGM) turut memberi kontribusi penting melalui karya mahasiswa dalam skema PKM-PM. Salah satu judul yang berhasil menyumbang capaian UGM adalah “Tumandur: Pemberdayaan PKK Kapung Jurugsari melalui Transformasi Limbah Organik menjadi Liquid Biofertilizer Berbasis Smart Compost Vessel menuju Agroregenerative Family Farm”. Program ini diketuai oleh Siti Nur Khasanah. Dr. Ady Bayu Prakoso, S.P. sebagai Koordinator Kemahasiswaan dan PKM Centre Faperta UGM turut mendampingi mahasiswa sebagai wujud nyata peran Faperta UGM dalam menghadirkan inovasi pertanian yang aplikatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi Faperta UGM dalam PKM 2026 menunjukkan konsistensi fakultas dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu menjadi solusi nyata di lapangan. Melalui PKM-PM “Tumandur”, mahasiswa Faperta UGM mengangkat persoalan pengelolaan limbah organik sekaligus menawarkan pendekatan berbasis teknologi sederhana dan berkelanjutan.

Judul ini menekankan transformasi limbah organik menjadi liquid biofertilizer dengan memanfaatkan Smart Compost Vessel, sebuah gagasan yang mempertemukan teknologi, pemberdayaan keluarga, dan pertanian regeneratif. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Faperta UGM mendorong pengembangan inovasi pertanian yang tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga menyasar praktik pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Kontribusi Faperta UGM melalui PKM-PM “Tumandur” sangat relevan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan produktivitas pertanian berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pembelajaran berbasis pemberdayaan, SDG 5: Kesetaraan Gender karena melibatkan kelompok PKK sebagai aktor utama dalam pengelolaan dan transformasi limbah organik, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan potensi ekonomi keluarga berbasis pertanian berkelanjutan,  SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan limbah organik menjadi produk bernilai guna, dan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pendekatan pertanian regeneratif yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, program ini juga selaras dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan karena menumbuhkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam satu gerakan pemberdayaan. Dengan kontribusi tersebut, Faperta UGM kembali menegaskan perannya sebagai fakultas yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan inklusif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

123…5

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM dan Wageningen University & Research Hadirkan Mini Seminar: Climate Change and Farmers’ Adaptation
    28/08/2026
  • Explore Double Degree Opportunities UGM x The University of Melbourne
    24/08/2026
  • Vera Kurniawati Terpilih sebagai Lulusan Terbaik, Faperta UGM Apresiasi Capaian Wisudawan Periode IV
    24/08/2026
  • Faperta UGM Wisudakan 24 Mahasiswa Fast Track, Perkuat Integrasi Pendidikan Sarjana dan Magister
    24/08/2026
  • Wujudkan Riset Aman dan Terstandar, Fakultas Pertanian UGM Membekali Calon Peneliti Melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    24/08/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju