• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik
      • Bahan Kuliah dan Praktikum
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
    • Profil Dosen
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Laporan Tahunan
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • berita
  • page. 3
Arsip:

berita

Penelitian Faperta UGM Ungkap Potensi Strategi Baru Pengendalian Penyakit Jeruk Berbasis Endosimbion

berita Monday, 29 December 2025

Tim peneliti dari Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), melakukan terobosan penting dalam upaya pengendalian penyakit jeruk melalui penelitian berjudul “Pengaruh Antibiotik Doxycycline terhadap Titer Bakteri Endosimbion Wolbachia pada Diaphorina citri”. Penelitian ini dipimpin oleh Alan Soffan, S.P., M.Sc., Ph.D., dengan melibatkan tiga mahasiswa program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2), serta berlangsung selama sepuluh bulan sejak 28 Februari hingga 10 Desember 2025.

Penelitian ini berfokus pada Diaphorina citri, serangga kecil yang berperan besar sebagai vektor utama penyebaran Candidatus Liberibacter asiaticus (CLas), penyebab penyakit Huanglongbing (HLB) yang hingga kini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan produksi jeruk nasional. Seluruh rangkaian penelitian dilaksanakan di berbagai laboratorium unggulan Faperta UGM, mulai dari Laboratorium Avertebrata Hama, Entomologi Molekuler, hingga Klinik Tumbuhan.

Salah satu capaian penting dari penelitian ini adalah pendekatan inovatif dalam pengendalian vektor penyakit, yakni dengan memanfaatkan peran endosimbion Wolbachia yang hidup di dalam tubuh D. citri. Endosimbion ini diketahui berpengaruh terhadap kemampuan serangga dalam membawa dan menularkan patogen. Melalui pemberian antibiotik doxycycline dengan tiga konsentrasi berbeda (2,5 mg/ml; 5 mg/ml; dan 10 mg/ml), tim peneliti berhasil mengkaji perubahan titer Wolbachia serta dampaknya terhadap keberadaan CLas secara molekuler.

Metode penelitian dilakukan secara ketat dan terukur. Antibiotik diberikan langsung pada nimfa D. citri instar 4–5, kemudian dianalisis setelah berkembang menjadi imago. Proses analisis menggunakan teknologi quantitative Polymerase Chain Reaction (qPCR) dengan primer spesifik, sehingga menghasilkan data yang presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Analisis statistik lanjutan juga diterapkan untuk memastikan validitas hasil penelitian.

Melalui pendekatan ini, penelitian Faperta UGM tidak hanya menghasilkan pemahaman baru terkait interaksi kompleks antara endosimbion, patogen, dan vektor, tetapi juga membuka peluang pengembangan strategi pengendalian penyakit jeruk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, tanpa ketergantungan penuh pada insektisida konvensional. Pendekatan berbasis manipulasi endosimbion ini dinilai memiliki potensi besar sebagai solusi inovatif dalam sistem perlindungan tanaman modern.

Penelitian ini menjadi salah satu wujud kontribusi nyata Faperta UGM dalam menjawab tantangan pertanian nasional, sekaligus memperkuat peran riset akademik dalam mendukung ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Penelitian Faperta UGM Ungkap Peran Biochar dan Kompos dalam Meningkatkan Ketersediaan Fosfor pada Jagung Manis di Tanah Andisol

berita Monday, 29 December 2025

Tim peneliti Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian berjudul “Pengaruh Biochar–Kompos terhadap Jerapan Isoterm serta Pelepasan Fosfat pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays) di Andisol, Ngablak, Jawa Tengah”. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc. selaku Ketua Tim Peneliti, dengan melibatkan 10 anggota peneliti, yang terdiri atas empat mahasiswa Magister (S2) dan enam mahasiswa Sarjana (S1). Penelitian berlangsung selama delapan bulan, terhitung sejak 25 Maret hingga 25 November 2025, dan berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.

Penelitian ini dilaksanakan pada jenis tanah Andisol, yang dikenal memiliki permasalahan utama berupa rendahnya ketersediaan unsur fosfor (P). Kondisi tersebut disebabkan oleh kuatnya ikatan fosfat dengan mineral nonkristalin, seperti allophane, imogolite, ferrihydrate, serta aluminium dan besi amorf, sehingga fosfor sulit tersedia bagi tanaman. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan sifat tanah melalui penambahan amelioran, seperti biochar, kompos, dan silika, untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara P.

Lahan penelitian merupakan bekas lahan pertanian intensif yang sebelumnya telah diaplikasikan biochar. Pembuatan biochar dilakukan di Kebun Tridharma Banguntapan, Fakultas Pertanian UGM, sedangkan analisis laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Departemen Tanah, Fakultas Pertanian UGM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola jerapan dan pelepasan fosfat, serta perubahan sifat tanah yang memengaruhi dinamika unsur P dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung manis di tanah Andisol.

Penanaman jagung manis dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) tiga faktor, yang menghasilkan 12 kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Faktor pertama berupa aplikasi biochar (0 ton/ha dan 10 ton/ha), faktor kedua kompos (0 ton/ha dan 5 ton/ha), serta faktor ketiga silika (0 kg/ha, 1 kg/ha, dan 2 kg/ha).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Biochar 10 ton/ha, Kompos 5 ton/ha, dan Silika 2 kg/ha memberikan pengaruh signifikan terhadap berbagai sifat tanah dan tanaman, antara lain pH H₂O, kandungan C-organik, P-tersedia, retensi fosfat, asam fulvat, dan kandungan silika tanah. Selain itu, perlakuan tersebut juga berdampak nyata terhadap diameter batang, biomassa tanaman, kadar fosfor, serta serapan fosfor tanaman jagung manis.

Lebih lanjut, penelitian ini mengungkap bahwa aplikasi biochar, kompos, dan silika secara sinergis mampu menurunkan jerapan fosfat dan meningkatkan pelepasan P, sehingga unsur hara tersebut menjadi lebih tersedia bagi tanaman. Temuan ini menunjukkan potensi besar penggunaan amelioran organik dan mineral sebagai strategi pengelolaan tanah Andisol yang berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Melalui penelitian ini, Faperta UGM diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dan rekomendasi praktis dalam pengelolaan tanah marginal, khususnya Andisol, guna mendukung peningkatan produksi jagung manis secara berkelanjutan serta ramah lingkungan.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Faperta UGM Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bibit Kakao Berkelanjutan melalui Kunjungan Bersama Tim Fuji Oil Jepang dan Yayasan Bhumitara di Sulawesi

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama Yayasan Bhumitara dan Tim Fuji Oil Co., Ltd. Jepang melakukan kunjungan kerja ke UPT Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Desa Taripa dan Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Ph.D., dosen Program Studi Mikrobiologi Pertanian Faperta UGM, serta perwakilan Yayasan Bhumitara, yakni Rahmat Adeputra, S.T., Mohammad Ramadhan, dan Fachri Anas Abduh, S.Pt. Turut hadir pula mitra internasional dari perusahaan kakao global asal Jepang, Fuji Oil Co., Ltd., yang dikenal sebagai salah satu perusahaan bahan baku cokelat terbesar ketiga di dunia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pengembangan perkebunan kakao yang berkelanjutan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

Agenda kunjungan bertujuan untuk menindaklanjuti kerjasama antara Yayasan Bhumitara, Fuji Oil, dan Universitas Gadjah Mada dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam pengembangan teknik produksi bibit kakao yang berkualitas dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup survei lokasi rencana pembangunan demo plot uji coba biofungisida dan bioinsektisida sebagai bagian dari penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, rombongan disambut langsung oleh Kepala UPT BPTP, Haikal Toramai, S.P., M.T., didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, Dahria, S.H., M.Si., beserta jajaran staf. Pertemuan yang berlangsung di Kantor UPT BPTP membahas berbagai strategi penguatan sistem perbenihan tanaman perkebunan dengan fokus pada penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman. Diskusi menyoroti pemanfaatan biofungisida dan bioinsektisida sebagai alternatif pengendalian yang berkelanjutan, sekaligus upaya meningkatkan mutu bibit tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Dalam hal ini, Faperta UGM berperan aktif melalui pendekatan berbasis riset dan keilmuan untuk mendukung pengembangan inovasi tersebut.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan kunjungan ke Kebun Sumber Benih (KSB) UPT Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala. Pada kesempatan tersebut, para pihak melakukan survei lokasi rencana pembangunan demo plot uji coba biofungisida dan bioinsektisida pada tanaman kakao sebagai tahap awal penerapan teknologi pengendalian hama dan penyakit yang berorientasi pada keberlanjutan serta peningkatan kualitas bibit perkebunan.

Selain aspek teknis, kunjungan ini menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, mitra internasional, lembaga swadaya masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan sektor perkebunan serta peningkatan kapasitas petani. Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses alih pengetahuan dan teknologi dapat berjalan lebih efektif sehingga petani mampu mengadopsi praktik budidaya kakao yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Faperta UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pertanian dan perkebunan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kerja sama dengan Yayasan Bhumitara dan Fuji Oil Jepang menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional sekaligus mendukung penguatan sistem perbenihan kakao di Indonesia.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Faperta UGM Kaji Strategi Pengembangan Agroforestri Kopi untuk Perkuat Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di Temanggung

berita Monday, 29 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) melaksanakan penelitian hibah bertajuk “Strategi Pengembangan Implementasi Agroforestri Petani Masyarakat Hutan di Perhutani KPH Kedu Utara” sebagai upaya mendukung pengelolaan lahan hutan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc., dengan melibatkan lima orang mahasiswa Program Sarjana (S1), dan dilaksanakan selama delapan bulan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Penelitian ini berfokus pada analisis dinamika ekspansi lahan agroforestri kopi di wilayah Perhutani KPH Kedu Utara, khususnya Kecamatan Jumo. Agroforestri kopi dipandang sebagai sistem pengelolaan lahan yang mengintegrasikan tanaman kehutanan dan pertanian, sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Meski demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga komoditas, keterbatasan pengetahuan petani, serta lemahnya kelembagaan pendukung.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer dari 120 petani responden melalui wawancara berbasis kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik, dilengkapi dengan model probit untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam melakukan ekspansi lahan, serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan agroforestri yang berkelanjutan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan luasan lahan kopi agroforestri yang signifikan, yaitu sebesar 39 persen, dari 601,22 hektar pada tahun 2015 menjadi 838,12 hektar pada tahun 2023. Keputusan petani untuk melakukan ekspansi lahan dipengaruhi secara signifikan oleh tingkat pendidikan, jumlah anggota keluarga, pendapatan usahatani, serta frekuensi penyuluhan yang diterima. Temuan ini menegaskan pentingnya peran edukasi dan pendampingan dalam mendorong praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan agroforestri kopi di KPH Kedu Utara berada pada kuadran Strengths–Opportunities. Strategi yang direkomendasikan meliputi diversifikasi tanaman, pelatihan inovasi budidaya, integrasi sistem lokal seperti sasi, pemberian bantuan input pertanian, serta pengembangan diversifikasi dan akses pemasaran. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi petani sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.

Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi Perhutani, petani masyarakat hutan, serta pemerintah daerah dalam mengoptimalkan agroforestri sebagai model pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis riset, agroforestri kopi berpotensi menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan konservasi hutan secara simultan.

Kegiatan penelitian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15: Ekosistem Daratan.

Penulis: Ghorizatu Shofra
Editor: Desi Utami

 

 

Kolaborasi Akademik-Industri: Faperta UGM dan CV Sentral Yanmar Prambanan Percepat Adopsi Teknologi Mekanis melalui Pelatihan Online Lentera DESA

berita Tuesday, 23 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjalin kolaborasi strategis dengan CV Sentral Yanmar Prambanan dalam program pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama ini ditandai dengan hibah mesin cultivator dan earth auger yang langsung dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas petani dalam praktik pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Faperta UGM mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke lapangan, sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Alat-alat tersebut diintegrasikan ke dalam kelas pelatihan online gratis melalui website Lentera DESA, yang dapat diakses petani di mana saja dan kapan saja via website lenteradesa.id. Dua kelas utama dirancang secara komprehensif untuk memaksimalkan pemanfaatan hibah ini. Kelas pertama, “Pemanfautan Mini Cultivator STIHL BC230 untuk Kesehatan Tanah dan Pertanian Berkelanjutan”, membahas teknik pengolahan tanah yang optimal, meningkatkan aerasi, struktur tanah, dan kesuburan mikroba tanpa merusak ekosistem. Kelas kedua, “Teknologi Mekanis dalam Pengelolaan Biopori dan Kesehatan Tanah: Aplikasi Earth Auger STIHL BT230”, fokus pada pembuatan lubang biopori efisien untuk infiltrasi air, pengurangan genangan, dan pengelolaan limbah organik—semua mendukung pertanian ramah lingkungan.

Kolaborasi ini tidak hanya menyediakan alat fisik, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran digital yang inklusif. Petani dari berbagai daerah dapat mengikuti modul video interaktif, simulasi penggunaan alat, serta materi pendukung seperti panduan perawatan dan analisis dampak lingkungan. Akses gratis ini memecah hambatan geografis dan ekonomi, memungkinkan petani kecil hingga menengah mengadopsi mekanisasi modern dengan cepat dan efektif.

Program ini menegaskan komitmen Faperta UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

Kontribusi Faperta UGM melalui Lentera DESA: Mendorong Mekanisasi dan Digitalisasi Komoditas Tembakau

berita Tuesday, 23 December 2025

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah sukses menyelenggarakan “Pelatihan Mekanisasi Modernisasi dan Digitalisasi untuk Komoditas Tembakau” dengan menggandeng Lentera DESA Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) sebagai narasumber. Kegiatan ini digelar dalam rangka Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia Pertanian dan Perkebunan melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jawa Tengah, dengan total lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan.

Pelatihan dilaksanakan dalam tiga Angkatan pelatihan, mulai dari 20 Oktober hingga 6 November 2025. Peserta yang hadir mencakup siswa SMK pertanian, petani milenial, pelaku usaha, hingga petani senior. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dari beragam latar belakang.

“Walaupun pesertanya dari kalangan yang berbeda-beda, namun ternyata antusiasme mereka sama-sama tinggi. Bahkan petani senior juga tidak kalah motivasinya untuk mempelajari digitalisasi untuk mendukung aktivitas pertanian mereka”, ujar salah satu trainer Lentera DESA.

Lentera DESA, platform pelatihan pertanian digital dari Desa Apps Faperta UGM, berkesempatan memaparkan informasi menarik seputar digitalisasi pertanian yang relevan bagi petani tembakau, mencakup pencarian informasi terkini melalui platform Lentera DESA; pemanfaatan smart IoT sederhana menggunakan smart plug dan google assistant; kelas pelatihan online gratis di platform Lentera DESA yang bisa diakses kapan saja; serta fitur pencatatan usaha tani digital melalui Buku Tani Lentera DESA yang memudahkan pencatatan biaya benih, pupuk, hasil panen beserta analisis keuangan otomatis untuk mempermudah pelaporan dan evaluasi hasil pertanian.

Kegiatan dikemas secara menarik dengan games dan ice breaking, sehingga materi teknis terasa ringan dan mudah dipahami. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi petani tembakau untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan melalui mekanisasi dan digitalisasi.

Kolaborasi antara Faperta UGM dan pemerintah diharapkan mampu memperat implementasi Faperta UGM dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya pada SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Desi Utami

Dokumentasi: Lentera DESA

Dua Tim Patriot Fakultas Pertanian UGM Raih Juara Video Pendek Terbaik di Penutupan Ekspedisi Patriot 2025

beritaPrestasi Tuesday, 23 December 2025

Rangkaian kegiatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025 resmi ditutup dengan penyelenggaraan Lomba Video Pendek. Seluruh tim telah menyelesaikan tugasnya di lapangan, dan sebagai penutup, kreativitas mahasiswa ditampilkan melalui karya video yang merefleksikan pengalaman mereka mendampingi masyarakat transmigrasi.

Tim Ekspedisi Patriot merupakan program kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan perguruan tinggi, termasuk UGM, yang melibatkan mahasiswa dan dosen untuk terjun langsung ke kawasan transmigrasi. Tim ini bertugas melakukan pendampingan masyarakat, pemetaan potensi lokal, serta merancang strategi pemberdayaan ekonomi. Melalui TEP, kampus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjawab persoalan di lapangan sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di daerah transmigrasi.

Dalam acara puncak, dua tim dari Fakultas Pertanian UGM berhasil meraih penghargaan utama:

  • Juara 1 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Yayan Restyandi.
  • Juara 2 Video Pendek Terbaik, diterima oleh perwakilan tim, yaitu Nafeny Nirmalasiwi.

Kedua tim tersebut berada di bawah bimbingan dari Dr. Najmu Tsaqib Akhda, S.P., M.A. (Dosen Departemen Sosial Ekonomi Pertanian) dan Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D. (Dosen Departemen Mikrobiologi Pertanian).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., M.A., bersama Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., pada Jumat, 19 Desember 2025.

Lomba video pendek ini menjadi simbol penutup perjalanan TEP UGM 2025 sekaligus momentum apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen dalam mendukung agenda nasional transmigrasi. Prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Pertanian menegaskan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Capaian Tim Ekspedisi Patriot UGM 2025 juga selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Fakultas Pertanian UGM dan Woogene B&G Korea Jalin Kolaborasi Riset Vaksin Ikan

berita Tuesday, 23 December 2025

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menerima kunjungan delegasi dari Woogene B&G Korea dan Gangneung Wonju National University pada Senin, 8 Desember 2025. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Dekanat Gedung A1 tersebut membahas peluang kolaborasi riset strategis di bidang bioteknologi perikanan. Jajaran dekanat Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., dan Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menyambut langsung Direktur Woogene B&G, Dr. Chonghan Kim, Professor Kim Youngchul, serta tim manajemen perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan dan aplikasi vaksin iridovirus yang akan diuji pada komoditas ikan laut. Kolaborasi riset ini secara khusus akan melibatkan Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. dari Departemen Perikanan UGM, yang selama ini meneliti penyakit pada ikan kerapu dan kakap. Dr. Chonghan Kim menjelaskan bahwa iridovirus merupakan patogen berbahaya yang kerap menyerang benih ikan laut di Korea dengan tingkat kematian yang tinggi. Vaksinasi dinilai sebagai langkah pencegahan paling efektif untuk menjaga keberlangsungan budidaya ikan laut.

Vaksin yang dikembangkan Woogene B&G merupakan jenis formalin killed vaccine yang telah melalui tahap uji laboratorium. Melalui kolaborasi keahlian antara UGM dan Woogene B&G, produk ini diharapkan mampu meningkatkan imunitas ikan terhadap serangan virus, khususnya di lingkungan perairan tropis.

Implementasi kerja sama akan diwujudkan melalui uji coba lapangan (field trial) yang direncanakan pada tahun 2026. Perairan Situbondo dipilih sebagai lokasi pengujian untuk melihat efektivitas vaksin dalam kondisi lingkungan yang sesungguhnya. Saat ini, tim gabungan dari Woogene B&G dan Faperta UGM tengah mempersiapkan dokumen teknis yang diperlukan, termasuk proses perizinan impor vaksin dan prosedur registrasi resmi agar penelitian dapat berjalan sesuai regulasi di Indonesia.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Fakultas Pertanian UGM dalam menghadirkan inovasi teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi sektor perikanan nasional. Selain memperkuat hubungan akademik dan industri antara Indonesia dan Korea, kerja sama ini juga mendukung pencapaian SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan ketahanan pangan berbasis perikanan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi bioteknologi untuk keberlanjutan industri budidaya ikan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Desi Utami

Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025: Merayakan Kasih, Kebersamaan, dan Sukacita

berita Tuesday, 23 December 2025

Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Hieronimus bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar Perayaan Natal Bersama 2025 di Auditorium Hardjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM pada 19 Desember 2025. Acara ini menjadi momentum penuh sukacita, di mana mahasiswa, dosen, staf, dan keluarga besar fakultas berkumpul untuk merayakan Natal sekaligus mempererat tali kebersamaan.

Panitia, pelayan, serta seluruh peserta berkontribusi menghadirkan suasana penuh semangat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, dosen, staf, dan mahasiswa yang hadir serta mendukung kelancaran acara.

Perayaan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 menjadi momentum indah untuk memperkuat persaudaraan, kasih, dan semangat pelayanan di tengah keluarga besar kampus. Acara ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan semangat inklusif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Meski berbentuk perayaan, kegiatan Natal Bersama Fakultas Pertanian UGM 2025 juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas,SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

Tim Peneliti UGM Temukan PGPB Unggul dari Tanah Sawah Bantul untuk Meningkatkan Pertumbuhan Duckweed

berita Tuesday, 23 December 2025

Penelitian yang dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dari Agustus 2024 hingga Desember 2025 berhasil mengidentifikasi empat isolat Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) dari tanah sawah di Kabupaten Bantul yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan biomassa duckweed secara signifikan.

Riset ini diketuai oleh Desi Utami, S.P., M.Sc. Env., Ph.D, bersama mahasiswa Chandra Rizqullah Triananda dan Muhammad Prakosa Damarsejati melalui studi berjudul “Isolasi dan Karakterisasi Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) Pendukung Pertumbuhan Duckweed dari Berbagai Jenis Tanah Sawah di Daerah Bantul, Yogyakarta.”

Duckweed merupakan tanaman air berukuran kecil dengan laju pertumbuhan biomassa yang tinggi dan berpotensi dimanfaatkan untuk pakan, bioenergi, hingga pengolahan limbah. Produktivitas tanaman ini dapat ditingkatkan melalui inokulasi PGPB, sehingga penelitian ini berfokus pada eksplorasi bakteri tanah sawah sebagai sumber agen pemacu pertumbuhan.

Sampel tanah dikoleksi dari wilayah Imogiri dan Jetis, kemudian diisolasi bakteri yang terdapat di dalamnya. Isolat diuji patogenisitasnya menggunakan daun tembakau, diidentifikasi spesiesnya, serta dikarakterisasi kemampuannya dalam mendukung pertumbuhan tanaman.

Hasil penelitian menunjukkan empat isolat terbukti meningkatkan jumlah frond, panjang akar, berat basah, dan berat kering duckweed secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa tanah sawah merupakan sumber potensial PGPB yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas duckweed. Selain memperkaya pengetahuan mengenai biodiversitas mikroba tanah, penelitian ini juga mendukung pengembangan teknologi budidaya tanaman air yang berkelanjutan.

Riset ini berkontribusi pada pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui peningkatan produktivitas biomassa, serta SDG 15: Kehidupan Daratan, melalui pemanfaatan sumber daya mikroba secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait pemanfaatan PGPB dalam sistem produksi tanaman air dan pengelolaan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Desi Utami

12345…100

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Laksanakan Pengisian Bersama Beban Kerja Dosen: Upaya Mendukung Tri Dharma
    15/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Guru Besar Baru dalam Bidang Mikrobiologi Terapan
    13/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dua Guru Besar Baru dalam Bidang Virologi Tumbuhan dan Biologi Perikanan
    12/01/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Dosen Baru: Semangat Baru Perkuat Pendidikan, Riset, dan Keberlanjutan
    12/01/2026
  • Lowongan – PT Gunung Madu Plantation
    08/01/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju