
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Xiamen University kembali meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pengetahuan, riset, serta kerja sama global. Kedua universitas telah membangun fondasi kolaborasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada tahun 2019, yang kemudian diperbarui pada tahun 2025. Komitmen tersebut kini ditindaklanjuti melalui pembentukan kerangka kerja sama yang lebih spesifik dan aplikatif di tingkat fakultas dan institusi.

Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Pertanian (Faperta) UGM dan Research School for Southeast Asian Studies (RSEAS) Xiamen University. Tujuan utama dari MoA ini adalah mendorong kolaborasi internasional dalam bidang hubungan Indonesia-China, pertanian berkelanjutan, serta pembangunan sosial-ekonomi pedesaan di Indonesia, dan bahkan lebih luas lagi.
Melalui MoA tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kerja sama, antara lain: pertukaran dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk kunjungan jangka pendek; berbagi pengetahuan, informasi, praktik terbaik terkait pertanian berkelanjutan, dan pembangunan sosial-ekonomi wilayah pedesaan; serta pengembangan program kolaboratif lain yang relevan dengan kepentingan bersama.
Pada kesempatan ini, Xiamen University diwakili oleh Prof. Zhang Miao, Ph.D., selaku Deputy Dean School of International Relations/Research School for Southeast Asian Studies (RSEAS) yang juga bertindak sebagai Person in Charge (PIC) kerja sama, serta Prof. Boyi Chen, Ph.D. Kehadiran kedua akademisi tersebut menegaskan komitmen Xiamen University dalam memperkuat hubungan akademik dan riset dengan UGM.
Dengan semangat kebersamaan, UGM dan Xiamen University berharap kerja sama ini dapat menjadi katalis bagi lahirnya inovasi, memperkuat hubungan antarbangsa, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kerja sama ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani