• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • (Page 6)
Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

Faperta UGM–WorldVeg Akhiri Pelatihan Plant Health dengan Cocktail Dinner Bernuansa Tradisional

berita Wednesday, 1 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama World Vegetable Center (WorldVeg) menutup rangkaian Advanced Training in Plant Health: From Field Surveillance to Molecular Technologies melalui acara cocktail dinner pada Jumat, 26 Juni 2026 di Auditorium Harjono Danoesastro, UGM. Penutupan ini menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan, dengan nuansa budaya yang kental melalui penggunaan pakaian tradisional dari daerah asal masing-masing peserta.

Acara dibuka dengan penampilan Tari Pendet oleh Prof. Ani Widiastuti bersama Ni Made Saveita Rajman, S.P., M.Sc., yang menandai semangat kebersamaan lintas budaya. Sajian kuliner tradisional turut memperkaya pengalaman, termasuk kudapan khas Keraton Yogyakarta, Sangga Buana (Songgo Buwono), yang sarat makna filosofis.

Dalam sambutannya, Dr. Lourena Maxwell (WorldVeg) menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama pelatihan. Ia secara jujur mengakui gaya kepemimpinannya yang tegas, namun menekankan rasa terima kasih kepada tim yang telah mendukung sejak hari pertama, serta kepada Prof. Ani Widiastuti dan tim UGM atas sambutan hangat dan fasilitas yang diberikan.

Sementara itu, Prof. Ani Widiastuti (UGM) menegaskan harapan agar kolaborasi dengan WorldVeg terus berlanjut, serta menyampaikan apresiasi kepada tim mahasiswa, tim AGLC, dan tim media yang berperan dalam kesuksesan kegiatan. Beliau menambahkan bahwa penutupan resmi akan dilanjutkan dengan kegiatan lapangan, sembari berharap seluruh peserta membawa kenangan indah dari pelatihan ini.

Suasana semakin meriah dengan penampilan spontan dari perwakilan negara peserta yang menampilkan lagu dan budaya tradisional masing-masing. Puncak acara ditutup dengan tarian flash mob yang penuh energi, mencerminkan semangat kebersamaan dan persahabatan internasional yang terjalin selama pelatihan.

Kegiatan cocktail dinner ini tidak hanya menjadi penutup yang berkesan, tetapi juga memperkuat komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan jejaring akademik dan pertukaran pengetahuan internasional, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penguatan kolaborasi dan interaksi inklusif antar peserta dari berbagai negara dan latar belakang budaya, SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan melalui pelestarian serta promosi budaya Indonesia sebagai bagian dari pemahaman lintas budaya, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center (WorldVeg) dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang kesehatan tanaman dan pengembangan kapasitas.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Lentera DESA Faperta UGM Fasilitasi Agri Training Camp BAPELTAN Jateng untuk Pelajar Purworejo

berita Tuesday, 30 June 2026

Lentera DESA Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) berpartisipasi sebagai fasilitator pada kegiatan Agri Training Camp (ATC) yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Jawa Tengah. Kegiatan ATC batch ini diikuti oleh siswa dan siswi SMA/MA/SMK yang berkolaborasi dengan pondok pesantren di Kabupaten Purworejo.

Dalam kesempatan kegiatan 23 Juni 2026 tersebut, Lentera DESA mengirimkan dua fasilitator untuk mendampingi dan memandu peserta sepanjang sesi. Kehadiran tim Faperta UGM difokuskan untuk mendorong pemahaman tentang kemandirian pangan berkelanjutan dan pentingnya keberlanjutan pembangunan sektor pertanian melalui pendekatan teknologi dan pendidikan.

Pada sesi yang dibawakan Lentera DESA, peserta diajak mengikuti praktik pembelajaran interaktif yang membahas konsep Agritech Platform. Fasilitator memperkenalkan bagaimana teknologi digital dapat mendukung manajemen usaha tani, akses pengetahuan, dan jejaring agribisnis. Peserta juga diajak menjadi member aktif Lentera DESA sehingga dapat mengakses sumber belajar dan program pembinaan yang disediakan.

Salah satu fokus praktik adalah pengenalan dan penggunaan Buku Tani melalui platform Lentera DESA. Melalui modul ini, peserta belajar cara mencatat usaha tani secara digital—mulai dari pencatatan kegiatan budidaya, penggunaan input, hingga pemantauan hasil panen—sebagai langkah awal membangun praktik pertanian yang lebih terstruktur dan transparan.

Partisipasi Lentera DESA dalam ATC ini merupakan bagian dari komitmen tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Penyediaan platform pembelajaran digital secara gratis ditujukan untuk memperluas akses pengetahuan pertanian, terutama bagi generasi muda di tingkat menengah yang menjadi calon pelaku pertanian masa depan.

Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Faperta UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Lentera DESA

Komitmen Dukung Pendidikan, CV Karya Rasa Indonesia Salurkan Beasiswa Melalui Fakultas Pertanian UGM

berita Friday, 26 June 2026

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., dan CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) resmi menandatangani dokumen kerja sama pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian pada Kamis, 25 Juni 2026. Agenda ini bertujuan untuk memberikan bantuan keringanan UKT bagi mahasiswa dari golongan kurang mampu, khususnya mereka yang akan menjadi sarjana pertama di keluarganya sehingga diharapkan dapat mengurangi keresahan biaya pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi di industri pangan nasional.

Prosesi penandatanganan kerja sama di Ruang Dekanat Fakultas Pertanian ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan Fakultas Pertanian UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. sebagai ketua Departemen Perikanan. Sementara dari pihak mitra, dokumen ditandatangani oleh perwakilan manajemen CV Karya Rasa Indonesia.

CV Karya Rasa Indonesia mengungkapkan bahwa pandangan Fakultas Pertanian UGM sebagai mitra strategis menjadi bentuk langkah nyata industri untuk melanjutkan kontribusi di sektor pendidikan. Selain itu, Fakultas Pertanian UGM dinilai memiliki potensi besar dalam memajukan usaha olahan pertanian dan perikanan lokal guna melestarikan kuliner tradisional sekaligus menjamin pemenuhan pangan anak bangsa yang berkualitas. Melalui kolaborasi ini, kelompok mahasiswa rentan diharapkan dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih inklusif dan merata sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian UGM menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak industri terhadap dunia pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CV Karya Rasa Indonesia (Bakpia Kukus Tugu Jogja) yang telah berkomitmen membantu penyaluran bantuan finansial bagi mahasiswa kami. Dukungan ini akan sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi mahasiswa bagi yang membutuhkan, sehingga mereka dapat lebih fokus menyelesaikan studi tanpa terhambat kendala biaya,” ujar Jaka

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui pemberian dukungan finansial bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu; SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan memperluas akses terhadap pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan meningkatkan kesempatan pendidikan bagi kelompok yang kurang beruntung; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

 

Penulis: Salsabil Karima Swasono

Editor: Tantriani

Foto: Unit Media Faperta UGM

 

Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Hadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas

berita Friday, 26 June 2026

Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menghadiri Workshop Inklusivitas dan Aksesibilitas dalam Layanan Informasi Publik yang berlangsung di Ruang Multimedia 1, Gedung Pusat UGM pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D. selaku Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UGM, yang menekankan pentingnya komunikasi inklusif sebagai bagian dari implementasi kebijakan UGM berdasarkan Peraturan Rektor No. 19/2024 tentang Unit Layanan Disabilitas.

Dalam pemaparannya, Dr. Wuri menjelaskan bahwa inklusivitas tidak dapat dipisahkan dari aksesibilitas. Inklusivitas berarti memberikan kesempatan yang setara bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas, sementara aksesibilitas adalah langkah nyata untuk mewujudkannya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan bahasa sederhana, penyediaan versi audio, penambahan subtitle, serta pengembangan website dengan screen reader.

Lebih lanjut, komunikasi inklusif juga menuntut pemilihan diksi yang tepat dan cara penyampaian yang tidak membebani audiens dengan jargon teknis. Menurut Dr. Wuri, penggunaan bahasa yang terlalu kompleks justru memperbesar hambatan bagi kelompok disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya memahami terminologi EDI (Equality, Diversity, Inclusion) serta kesadaran terhadap disability dan neurodiversity. Kata-kata yang merendahkan atau menimbulkan rasa kasihan, seperti “dia menderita disabilitas,” sebaiknya diganti dengan ungkapan yang lebih setara, misalnya “dia seorang disabilitas.”

Workshop ini turut menyoroti perkembangan istilah yang digunakan dalam komunikasi publik. Dari istilah lama seperti penyandang cacat hingga berkebutuhan khusus, kini istilah yang lebih tepat dan inklusif adalah disabilitas, yang juga digunakan dalam dokumen formal.

Melalui kegiatan ini, Tim Humas dan Media Fakultas Pertanian UGM semakin memperkuat kapasitasnya dalam menyajikan layanan informasi publik yang inklusif, mudah diakses, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan informasi yang inklusif dan mudah diakses, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan mendorong kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan layanan informasi publik yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan bagi seluruh masyarakat.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Revisi UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Soroti Jaminan Sosial hingga Regenerasi Petani

berita Friday, 26 June 2026

Substansi perubahan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani menjadi fokus pembahasan dalam Seminar Uji Sahih yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa (23/6) di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3 Fakultas Pertanian UGM. Seminar ini menjadi forum strategis untuk menghimpun masukan dari akademisi, praktisi, petani, dan mahasiswa dalam rangka menyempurnakan regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani Indonesia.

Paparan mengenai substansi perubahan RUU disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Subejo, S.P., M.Sc., dosen Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (PKP) Fakultas Pertanian UGM. Dalam pemaparannya, Prof. Subejo menjelaskan bahwa revisi undang-undang diarahkan untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan petani melalui berbagai aspek, mulai dari jaminan sosial, perlindungan harga hasil pertanian, akses terhadap pembiayaan, penguatan kelembagaan petani, digitalisasi sektor pertanian, hingga regenerasi petani muda. Selain itu, penguatan kelompok tani, kelompok wanita tani, serta perlindungan lahan pertanian berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam substansi perubahan tersebut.

“Perubahan undang-undang ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi petani serta memperkuat posisi petani dalam sistem pembangunan pertanian nasional,” jelas Prof. Subejo.

Pada sesi pembahasan, Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku dosen Departemen Sosial dan Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menekankan bahwa pembangunan pertanian harus bertumpu pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan sektor pertanian. Menurutnya, perlindungan terhadap petani tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga harus mampu menjamin kesejahteraan dan keberlangsungan usaha tani.

Dr. Ir. Budi Widayanto dari Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan petani, peningkatan akses terhadap sumber daya pertanian, serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian. Sementara itu, Prof. Dr. Jangkung Handoyo Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada sekaligus Ketua Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, memberikan masukan terkait perlunya peninjauan kembali kriteria petani penerima perlindungan serta pentingnya subsidi premi asuransi pertanian.

Masukan lainnya disampaikan oleh Prof. Dr. Erizal, M,Si  peneliti dari Pusat Riset Koperasi, Korporasi, dan Ekonomi Kerakyatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menekankan pentingnya penguatan organisasi petani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, serta desentralisasi pembangunan pertanian agar kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan daerah. Pada sesi tanggapan, Prof. Dr. Ir. Masyhuri selaku Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, turut menyoroti tantangan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global serta pentingnya memperhatikan aspek keberlanjutan dalam perdagangan internasional.

Selain itu, perwakilan petani milenial menyampaikan perlunya menciptakan ekosistem pertanian yang mampu menarik minat generasi muda melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi. Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian UGM juga menyampaikan aspirasi terkait jaminan harga komoditas, pemerataan akses air, serta pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan pertanian. Berbagai masukan yang disampaikan dalam seminar uji sahih ini diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih komprehensif dan meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Seminar ini turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial, akses pembiayaan, dan peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan perlindungan dan pemberdayaan petani guna mendukung ketahanan pangan nasional; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses petani terhadap sumber daya, teknologi, pembiayaan, dan perlindungan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan sistem pertanian yang berkelanjutan dan pemanfaatan inovasi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan kebijakan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui upaya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan dan ekosistem pertanian; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, petani, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan regulasi yang berpihak kepada petani.

 

Penulis: Nailah Zahrah Anggun Shalihah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Komite II DPD RI Gelar Uji Sahih RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Faperta UGM

berita Friday, 26 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menjadi tuan rumah Seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, yang diselenggarakan oleh Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) pada Selasa, 23 Juni 2026 di Ruang Seminar Gedung A1 Lantai 3. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komite II DPD RI A. Abd. Waris Halid, S.S., M.M., anggota Komite II, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta perwakilan petani.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., Dekan Fakultas Pertanian UGM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses uji sahih sebagai wujud komitmen DPD RI dalam menyusun rancangan undang-undang yang responsif terhadap tantangan sektor pertanian nasional. Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, S.E., S.H., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi legislasi DPD RI sekaligus upaya memastikan rancangan undang-undang disusun berdasarkan data empiris, kajian akademik, dan kebutuhan nyata petani di daerah.

Tim ahli penyusun RUU, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Dr. Tavi Supriana, M.Si., memaparkan pokok-pokok naskah akademik yang diarahkan untuk memperkuat keseimbangan antara jaminan lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Urgensi perubahan mencakup isu regenerasi dan kualitas sumber daya manusia, ketimpangan penguasaan serta alih fungsi lahan, serta keterbatasan akses petani terhadap sarana produksi dan pembiayaan. RUU juga menekankan perlunya jaminan sosial, harga dasar minimum, penyuluhan, digitalisasi pertanian, akses pasar, kelembagaan petani, serta dukungan bagi petani muda.

Dalam sesi seminar, sejumlah akademisi menyampaikan pandangan kritis. Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. menekankan perlunya perlindungan yang berfokus pada akses lahan, harga, modal, sarana produksi, asuransi, serta keberpihakan kepada petani kecil. Prof. Dr. Erizal Jamal, M.Si. menyoroti kesenjangan implementasi undang-undang dan pentingnya menempatkan petani sebagai subjek pembangunan melalui penguatan organisasi ekonomi. Sementara itu, Dr. Ir. Budi Widayanto, M.Si. menekankan perlindungan hak, penguatan kelembagaan, serta pemberdayaan yang memperhatikan kerentanan ekonomi, sosial, politik, dan kearifan lokal.

Pandangan lain disampaikan oleh Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P., yang mendorong perubahan paradigma dari kebijakan berbasis bantuan menuju kebijakan berbasis insentif. Menurutnya, petani harus dipandang sebagai penyedia pangan sekaligus penjaga keberlanjutan lingkungan perdesaan. Perwakilan petani millennial, Patrik, turut mengusulkan penguatan hak atas air dan lahan subur, perluasan asuransi, kepastian harga pascapanen, pengendalian impor, serta perlindungan kualitas tanah.

Pada sesi penutup, Ketua Komite II DPD RI, Dr. Badikenita BR Sitepu, menegaskan bahwa masukan dari akademisi, praktisi, mahasiswa, dan petani akan menjadi bahan penyempurnaan RUU agar lebih implementatif, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui upaya peningkatan kesejahteraan petani; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem pertanian dan ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui perlindungan terhadap mata pencaharian petani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui peningkatan akses petani terhadap lahan, pembiayaan, dan perlindungan sosial; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan praktik pertanian yang berkelanjutan; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penyusunan regulasi yang partisipatif, berbasis bukti, dan berkeadilan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan petani dalam penyusunan kebijakan publik.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Fakultas Pertanian UGM Mendukung Pelaksanaan UM UGM CBT 2026

berita Wednesday, 17 June 2026

Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan komitmennya terhadap inovasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026. Ujian berbasis komputer ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi berskala besar, dengan diikuti oleh 44.972 peserta yang tersebar di dua lokasi utama, Yogyakarta dan Jakarta pada 2–8 Juni 2026.

Sebagai bagian dari dukungan institusional, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada ditunjuk sebagai salah satu lokasi pelaksanaan UM UGM CBT 2026. Fasilitas yang digunakan mencakup Gedung AGLC Lantai 6, Ruang KPTU Gedung A1 Lantai 3, serta Laboratorium Komputasi Gedung A2 Lantai 3, yang disiapkan secara optimal untuk mendukung kelancaran proses ujian berbasis komputer.

Penyelenggaraan ujian di lingkungan Fakultas Pertanian berlangsung dengan tertata baik dan profesional, didukung oleh koordinasi yang efektif dari tim penanggung jawab lokasi, yaitu Tantriani, S.P., M.Sc., Ph.D. dan Enik Nurlaili Afifah, S.P., M.Sc., Ph.D., serta peran Agus Sudarwinto, S.E., M.M. sebagai wakil penanggung jawab lokasi.

Kehadiran peserta ujian di Fakultas Pertanian tidak hanya mencerminkan kepercayaan terhadap kapasitas akademik UGM, tetapi juga memperkuat peran fakultas dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas, transparan, dan berbasis teknologi.

Pelaksanaan UM UGM CBT 2026 di Fakultas Pertanian UGM berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tantriani

 

 

Fakultas Pertanian UGM Gelar Program “PONDASI UAS” untuk Dukung Mahasiswa

berita Wednesday, 17 June 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa melalui program PONDASI UAS (Program Sarapan Gratis Ujian Akhir Semester). Inisiatif ini menyediakan 200 porsi sarapan gratis setiap hari bagi mahasiswa Fakultas Pertanian yang sedang menempuh Ujian Akhir Semester (UAS) Tahun Akademik 2025/2026.

Program berlangsung pada 9–19 Juni 2026 mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantin Sehat Fakultas Pertanian UGM. Mahasiswa yang ingin berpartisipasi cukup menunjukkan kartu ujian sebagai syarat untuk memperoleh sarapan.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Inessya Resort dan KORPAGAMA Faperta UGM, yang bersama-sama berkomitmen meningkatkan semangat belajar sekaligus memperhatikan aspek kesehatan mahasiswa. Kehadiran program PONDASI UAS diharapkan dapat membantu mahasiswa menjaga energi dan konsentrasi selama ujian berlangsung, sekaligus memperkuat budaya kepedulian dan kebersamaan di lingkungan akademik.

Program PONDASI UAS mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Integrasi Sarjana-Magister: Fakultas Pertanian UGM Wisudakan Mahasiswa Fast Track

beritaPrestasi Friday, 22 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan capaian akademik melalui pelaksanaan Wisuda Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam kesempatan ini, sejumlah mahasiswa dari Program fast track turut diwisuda, menandai keberhasilan mereka dalam menyelesaikan studi sarjana dengan prestasi yang membanggakan.

Program fast track merupakan salah satu program unggulan Fakultas Pertanian UGM yang dirancang untuk mengintegrasikan studi sarjana dan magister dalam kurun waktu lima tahun. Melalui skema ini, mahasiswa berkesempatan menempuh jalur percepatan akademik dengan tetap menjaga kualitas capaian pembelajaran. Kehadiran para wisudawan fast track menjadi bukti komitmen fakultas dalam mencetak generasi akademisi yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

Sebanyak sebelas mahasiswa dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan studi sarjana dengan prestasi yang patut diapresiasi. Daftar wisudawan program fast track antara lain:

  1. Rossa Wulandari (Program Studi Proteksi Tanaman)
  2. Anisa Putri Utami (Program Studi Proteksi Tanaman)
  3. Nisrina Khansa Nur Asia (Program Studi Proteksi Tanaman)
  4. Rivaldo Ferdiansyah (Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik)
  5. Galang Mahmud Zaelani (Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik)
  6. Nazzwa Aliefa Herdianti (Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik)
  7. Alexandros Candra Febrian (Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian)
  8. Narisha Hanandysa Zahra (Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian)
  9. Hepy Handayani (Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian)
  10. Indah Ayu Setyarini (Program Studi Ilmu Tanah)
  11. Friani Wahyuningsih (Program Studi Ilmu Tanah)

Program ini menjadi wujud nyata inovasi pendidikan di Fakultas Pertanian UGM, sekaligus memperkuat peran universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan sistem pendidikan tinggi yang inovatif dan terintegrasi, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan produktif, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan budaya riset dan inovasi akademik. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik lintas jenjang pendidikan di lingkungan universitas.

Momentum wisuda ini tidak hanya menjadi perayaan capaian akademik, tetapi juga penegasan komitmen Fakultas Pertanian UGM untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Para lulusan fast track diharapkan mampu melanjutkan kiprah mereka di jenjang magister dengan semangat kolaborasi, riset, dan pengabdian yang lebih luas.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Fakultas Pertanian UGM Umumkan Wisudawan Terbaik Periode III T.A. 2025/2026

Prestasi Friday, 22 May 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam kesempatan ini, fakultas memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah wisudawan terbaik yang berhasil menorehkan prestasi akademik luar biasa, menjadi teladan bagi sivitas akademika.

Predikat Lulusan Terbaik Fakultas Pertanian diraih oleh Alexandros Candra Febrian dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dengan masa studi 3 tahun 8 bulan 2 hari dan IPK 3,98. Capaian ini menegaskan komitmen mahasiswa fast track dalam menjaga kualitas akademik sekaligus mempercepat waktu tempuh studi.

Fakultas juga mencatat prestasi istimewa dari Muhammad Faris Al Ghoni (Program Studi Akuakultur) sebagai Lulusan Termuda, dengan usia kelulusan 21 tahun 0 bulan 13 hari dan IPK 3,4. Sementara itu, predikat Lulusan Tercepat diraih oleh Jordan Ananda Pradipta (Program Studi Proteksi Tanaman) dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 16 hari dan IPK 3,58.

Selain penghargaan fakultas, sejumlah mahasiswa juga dinyatakan sebagai lulusan terbaik di tingkat departemen:

  • Khoirotunnisa Azumah (Departemen Budidaya Pertanian, Masa Studi 4 Tahun, 5 Bulan 3 Hari, IPK 3.75)
  • Salsabila Yunanda Itsnasyita (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Masa Studi 3 Tahun 5 Bulan 15 Hari, IPK 3.78)
  • Amalia Putri Sholikhati (Departemen Mikrobiologi Pertanian, Masa Studi 4 Tahun 8 Bulan 4 Hari, IPK 3.52)
  • Tazkia Salamah (Departemen Perikanan, Masa Studi 4 Tahun 5 Bulan 13 Hari, IPK 3.83)
  • Karina Nisa Intan Kusuma (Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Masa Studi 3 Tahun 6 Bulan 12 Hari, IPK 3.95)
  • Indah Ayu Setyarini (Departemen Tanah, Masa Studi 4 Tahun 5 Bulan 14 Hari, IPK 3.82)

“Saya persembahkan gelar sarjana kepada orang tua saya, saya merupakan sarjana pertama dalam keluarga kecil saya. Sebagai seorang yang besar dari keluarga petani, ini menjadi momen yang sangat membahagiakan” ujar Alexandros selaku wisudawan terbaik fakultas.

Penghargaan kepada wisudawan terbaik ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang resilien, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan. Capaian mereka sekaligus memperkuat peran fakultas dalam mendukung pencapaian SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan dan mobilitas sosial, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sumber daya manusia di sektor pertanian dan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penciptaan lulusan unggul dan berdaya saing, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan generasi profesional yang produktif, serta SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui perluasan kesempatan pendidikan tinggi bagi berbagai lapisan masyarakat. Semangat kolaborasi dan dukungan sivitas akademika dalam proses pendidikan juga mencerminkan nilai SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

1…45678…23

BERITA FAKULTAS

  • Mahasiswa Magister Agronomi UGM Raih Penghargaan 17th SATU Indonesia Awards 2026 Bidang Lingkungan
    06/11/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Semangat Kewirausahaan melalui Sharing Session Bersama Pakar Inovasi NSF I-Corps Amerika Serikat
    06/11/2026
  • Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi dan Riset Agroekosistem, Faperta UGM Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Bersama BRMP Kalimantan Selatan
    04/11/2026
  • Perluas Jejaring Kolaborasi Internasional, Faperta UGM Gelar Diskusi Potensi Kemitraan Strategis Bersama Kyoto University
    04/11/2026
  • Sambut Kunjungan SMAN 2 Boyolali dan MAN Insan Cendekia Paser, Faperta UGM Paparkan Keunggulan Akademik setiap Departemen
    04/11/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju