
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menerima kunjungan edukatif dari dua sekolah menengah atas, yaitu SMA Negeri 2 Boyolali (Jawa Tengah) dan MAN Insan Cendekia Paser (Kalimantan Timur). Kegiatan kunjungan ini berlangsung hangat dan interaktif pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan sambutan hangat sekaligus pemaparan materi ke-UGM-an oleh Dyana Rakhmasari Kusumaningsih, S.E., M.Ec.Dev. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan guru dan siswa dari Boyolali serta Paser di lingkungan kampus hijau UGM. Beliau juga memaparkan gambaran umum mengenai ragam fasilitas unggulan kampus, capaian pemeringkatan dunia (world ranking), ketersediaan skema beasiswa, skema jalur seleksi masuk, hingga pemetaan seluruh fakultas di UGM.

Sesi berikutnya diisi dengan pemaparan materi spesifik Fakultas Pertanian yang disampaikan oleh Ir. Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.. Beliau menjelaskan secara terstruktur profil Faperta UGM, fokus program studi jenjang sarjana di tiap departemen, sarana prasarana pendukung riset, hingga integrasi pembelajaran berbasis Smart Eco Bioproduction.
Kegiatan berlanjut ke sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut dengan antusiasme sangat tinggi dari para siswa. Banyak peserta secara aktif mengajukan pertanyaan seputar kiat sukses menembus seleksi masuk Faperta UGM, pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk riset siswa, hingga peluang kerja luas bagi para lulusan sektor agrokompleks. Rangkaian kunjungan edukatif ini diakhiri dengan prosesi penyerahan kenang-kenangan antar-instansi serta sesi foto bersama.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses informasi pendidikan tinggi; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengenalan pendidikan pertanian yang mendukung ketahanan pangan; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomimelalui pengenalan prospek karier di sektor pertanian; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengenalan fasilitas riset dan inovasi pertanian; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemerataan akses informasi pendidikan bagi siswa dari berbagai daerah; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM