• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • (Page 5)
Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

SEMNASKAN-UGM XXIII: Transformasi Blue Food untuk Ketahanan Pangan Nasional Berkelanjutan

berita Thursday, 30 July 2026

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (SEMNASKAN-UGM) ke-23 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Sabtu, 25 Juli 2026. Forum ilmiah ini menegaskan peran strategis Blue Food (pangan berbasis sumber daya akuatik) sebagai pilar berkelanjutan dalam mendukung gizi nasional sekaligus mengurangi emisi karbon.
Kegiatan ini mempertemukan 109 pemakalah dari 15 institusi nasional, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, IPB University, Universitas Jember, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Terbuka, Universitas Malikussaleh, Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Yogyakarta, serta Universitas Gadjah Mada.
Dua pembicara utama turut memberikan perspektif penting. Erwin Dwiyana, S.Pi., M.Sc. (Kementerian Kelautan dan Perikanan) memaparkan strategi transformasi sistem Blue Food Indonesia untuk ketahanan pangan. Sementara itu, Dr. Nurfitri Ekantari, S.Pi., M.P. (UGM) menyoroti potensi inovasi mikroalga dan makroalga dalam matriks pangan sebagai solusi masa depan.


Melalui sesi paralel, para peneliti mendiseminasikan beragam solusi atas tantangan industri perikanan, mulai dari stabilitas rantai dingin, efisiensi pakan akuakultur, penerapan teknologi digital (Internet of Things), hingga penguatan peran UMKM dan aspek gender dalam tata kelola perikanan.


Ketua Panitia, Dr. Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa SEMNASKAN-UGM XXIII merupakan langkah nyata UGM dalam mendukung pencapaian 12 target Sustainable Development Goals (SDGs). Relevansi capaian tersebut mencakup SDG 1: Tanpa Kemiskinan dengan penguatan UMKM perikanan untuk peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diversifikasi gizi melalui transformasi Blue Food, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui inovasi mikroalga dan makroalga untuk pangan fungsional, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui diseminasi hasil penelitian, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kolaborasi akademik antarinstitusi, SDG 5: Kesetaraan Gender dengan penguatan peran perempuan dalam tata kelola perikanan, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui ekosistem pangan akuatik berbasis sains yang mendorong ekonomi inklusif, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan penerapan IoT dan penguatan rantai dingin, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui kolaborasi lintas institusi yang memperluas akses pengetahuan, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi pakan akuakultur untuk mendukung produksi berkelanjutan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui sistem pangan rendah jejak lingkungan untuk mitigasi emisi karbon, SDG 14: Ekosistem Laut dengan perlindungan ekosistem laut melalui tata kelola berkelanjutan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui partisipasi 15 institusi nasional sebagai wujud kolaborasi multipihak.

Departemen Perikanan UGM sebagai unit di bawah Fakultas Pertanian berkomitmen untuk terus mengembangkan riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi teknologi demi mendukung kedaulatan pangan akuatik Indonesia secara berkelanjutan.

Penulis: Departemen Perikanan UGM
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan UGM Raih Juara 3 PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Thursday, 30 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menorehkan prestasi melalui capaian mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Yosia Arvando Rega Winanza, yang berhasil meraih Juara 3 pada cabang lomba Menyanyi Seriosa Putra dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV) Daerah Istimewa Yogyakarta 2026.

Kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Juli 2026 di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dengan partisipasi 35 perguruan tinggi yang bersaing dalam 20 cabang lomba meliputi seni suara, musik, tari, teater, sastra, hingga seni rupa. Dalam cabang Menyanyi Seriosa Putra, Yosia menunjukkan kualitas vokal, penguasaan teknik, serta penghayatan lagu yang solid sehingga mampu menembus persaingan ketat dan meraih posisi ketiga.

Capaian ini menegaskan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi seni dan budaya. Ajang PEKSIMIPROV sendiri menjadi wadah pembinaan, apresiasi, dan pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus memberikan pengalaman berharga dalam memperluas jejaring antarmahasiswa dan meningkatkan rasa percaya diri.

Prestasi ini juga mencerminkan kontribusi Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri mahasiswa melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan memberikan kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan potensi dan berkompetisi di tingkat provinsi; SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui penguatan peran seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang inklusif dan pelestarian kekayaan budaya; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui perluasan jejaring antar mahasiswa dan antar perguruan tinggi dalam mendukung kolaborasi dan pengembangan talenta di bidang seni.

Dengan semangat berkarya dan berprestasi, mahasiswa Fakultas Pertanian diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan seni, budaya, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Yosia Arvando Rega Winanza

 

Belajar Pertanian Inklusif dari Jepang: Khaerul Fahmi Bagikan Pengalaman Praktis dari Yayasan Wakai Farm

berita Friday, 24 July 2026

Kehadiran Khaerul Fahmi, Direktur Yayasan Wakai Farm sekaligus CEO & Founder Wakai farm.my di Jepang, memberikan warna tersendiri dalam kegiatan Pengabdian Internasional yang digagas Prodi S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Faperta UGM dan Prodi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Pascasarjana UGM di Demplot PT. Petani Milenial Sleman, Rabu (22/7).

Dalam sesi paparannya, Khaerul Fahmi membagikan rekam jejak pengalamannya mengelola pertanian sayur Asia di Jepang hingga meraih sertifikasi kompetensi resmi dari Kementerian Pertanian Jepang dan menjadi Brand Ambassador Kota Fukuyama, Hiroshima. Ia menekankan pentingnya membangun sistem pertanian yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga menjunjung prinsip inklusivitas, keadilan, serta keberlanjutan lingkungan.

Dalam paparannya, disampaikan juga bahwa prinsip pertanian yang adil dan berkelanjutan sangat penting ditekankan. Prinsip adil ini diimplementasikan melalui kolaborasi dengan masyarakat disabilitas yang dipekerjakan dan mendapat wadah berkarya. Sementara itu, prinsip berkelanjutan diimplementasikan melalui penekanan SOP penggunaan pupuk dan pestisida yang ketat oleh pemerintah dan diimplementasikan oleh Wakai Farm.

Kegiatan ini menjadi pemantik diskusi hangat bagi para mahasiswa dan petani milenial Sleman. Pengalaman praktis Khaerul Fahmi menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk berkembang di sektor agribisnis global dengan tetap membawa misi sosial dan keberlanjutan.

Kegiatan ini secara spesifik menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui diseminasi inovasi budidaya pertanian Wakai Farm yang mendukung produktivitas dan ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kegiatan edukasi dan pengabdian kepada masyarakat, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas generasi muda di sektor agribisnis global serta penerapan praktik ketenagakerjaan yang inklusif, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberdayaan masyarakat disabilitas dalam kegiatan pertanian produktif, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan dengan penggunaan pupuk dan pestisida sesuai standar operasional yang ketat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim Lentera DESA

Mengulas Urgensi Regenerasi Petani di Sesi Penutup Hari Kedua SC-STAF 2026: Mengangkat Suara Generasi Penerus ke Ruang Publik

berita Tuesday, 14 July 2026

Rangkaian hari kedua gelaran Summer Course on Sustainable Tropical Agriculture and Fisheries (SC-STAF) 2026 yang diorganisasi oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Selasa, 7 Juli 2026 ditutup dengan diskusi interaktif yang mendalam. Sesi penutup tersebut menghadirkan akademisi internasional sekaligus Assistant Professor di bidang ekonomi pertanian dari Shimane University, Jepang, yaitu Rosalia Natalia Seleky, Ph.D.

Alumnus Faperta UGM ini mengulas perspektif sosio-ekonomi kritis dalam paparannya dengan topik “The Importance of Next Generation Farmers: A Conceptual Framework to Bring the Potential Successor into Focus”. Dalam kesempatan diskusi tersebut, Dr. Seleky membedah pentingnya keterlibatan langsung dan pemberian ruang suara mandiri bagi para generasi penerus usaha tani demi menghadapi lonjakan kebutuhan pangan global di masa depan.

Dalam pemaparan kerangka konseptualnya, Dr. Seleky mengkritisi kecenderungan umum dalam riset ekonomi pertanian konvensional yang kerap mengabaikan eksistensi otonom para calon penerus. Sebagian besar kajian suksesi selama ini dinilai terlalu bergantung pada representasi tunggal kepala keluarga atau petani utama sebagai juru bicara harian bagi seluruh individu di balik fasad keluarga tani.

Sesi diskusi interaktif tersebut memicu ketertarikan tinggi dari para mahasiswa dari 7 negara peserta. Mereka aktif mendiskusikan fenomena penuaan petani di wilayah Asia Tenggara serta bagaimana mengaplikasikan kerangka konseptual suksesi ini dalam konteks sosiologis agroekosistem di negara masing-masing.

Penyelenggaraan sesi bersama Dr. Rosalia Natalia Seleky menunjukkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam memperkuat diskusi akademik mengenai keberlanjutan sektor pertanian melalui perspektif sosial-ekonomi. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan regenerasi petani sebagai fondasi sistem pangan berkelanjutan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran internasional dan pertukaran pengetahuan, SDG 8: Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan yang Layak melalui penguatan keberlanjutan profesi petani dan suksesi usaha tani, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberian ruang partisipasi bagi generasi penerus dalam pengambilan keputusan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik internasional.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Tim SC-STAF 2026

Jejak Kreativitas Mahasiswa PKP UGM di PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (PEKSIMIPROV DIY) 2026 yang digelar pada 24 Juni 2026 kembali menjadi panggung penting bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Kompetisi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di DIY ini tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan karakter generasi muda melalui seni.

Dalam cabang Desain Poster, Cantik Djatoek Fadillah, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2025, Universitas Gadjah Mada, berhasil meraih Juara III. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat berkarya mampu menghasilkan capaian yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan yang ketat.

Cantik berbagi refleksi atas pengalaman berharga tersebut. “PEKSIMIPROV DIY menjadi pijakan berharga bagiku untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada. Meski target awal adalah melangkah ke panggung nasional, berdiri di ajang ini sebagai juara menyadarkanku betapa bernilainya setiap proses dan pencapaian yang telah diraih. Mengingat lamanya persiapan, bimbingan secara berkala, serta perjuangan membagi waktu antara kuliah dan latihan, aku sangat bersyukur. Terlebih, kompetisi ini mempertemukanku dengan orang-orang hebat yang luar biasa berbakat. PEKSIMIPROV DIY memang telah usai, namun ruang tumbuh untuk diriku masih menjadi bagian dari cerita terbaik dalam proses membawa nama baik Universitas Gadjah Mada,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, pencapaian ini mencerminkan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Partisipasi mahasiswa dalam ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Cantik juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pembelajaran yang holistik di luar ruang kelas. Keberhasilan Cantik sebagai mahasiswa perempuan dalam meraih prestasi di tingkat provinsi juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berkembang dan berprestasi. Kreativitas yang diwujudkan melalui desain poster sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan desain merupakan bagian dari industri kreatif yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kesempatan yang setara bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Di sisi lain, seni berperan dalam memperkuat identitas budaya, ekspresi masyarakat, dan kehidupan komunitas sehingga mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Tidak kalah penting, penyelenggaraan PEKSIMIPROV yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstitusi dalam mengembangkan potensi generasi muda.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Cantik Djatoek Fadillah

Harmoni Prestasi Mahasiswa PKP UGM di Panggung PEKSIMIPROV DIY 2026

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Semangat seni dan kreativitas mahasiswa kembali bergema di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui ajang Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV DIY) 2026 pada 24 Juni 2026. Kompetisi bergengsi yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi di wilayah ini menjadi wadah ekspresi, kolaborasi, sekaligus pembuktian bahwa seni memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

Dalam suasana penuh antusiasme, M. Al Hazmi Kynan, mahasiswa Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian angkatan 2024, Universitas Gadjah Mada, tampil bersama tim vokal grup dan berhasil meraih Juara III. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja sama, dan keberanian untuk tampil di panggung kompetisi mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan, sekalipun di tengah persaingan ketat antar mahasiswa dari berbagai kampus.

Kynan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan berharga tersebut. “Berpartisipasi dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus berharga bagi saya pada tahun kedua perkuliahan ini. Suatu kebanggaan bagi saya dan tim karena mendapat kesempatan untuk mewakili Universitas Gadjah Mada dalam ajang perlombaan ini. Saya juga bersyukur dapat menjadi bagian dari tim hebat yang berhasil meraih Juara 3. Meskipun hasil yang didapat masih belum sesuai dengan ekspektasi, pencapaian ini tetap menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar raihan juara, keikutsertaan mahasiswa UGM dalam PEKSIMIPROV DIY 2026 mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan budaya. Ajang ini memperkuat reputasi UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berkiprah dalam ranah kreatif, memperkaya pengalaman belajar, dan memperluas kontribusi sosial.

Prestasi Kynan dan tim vokal grup juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan seni mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengayaan pengalaman belajar, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter di luar ruang kelas. Kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan berprestasi di bidang seni juga mencerminkan semangat SDG 5: Kesetaraan Gender, yang mendorong inklusivitas dan kesempatan yang sama bagi setiap individu. Kreativitas yang diasah melalui seni pertunjukan sejalan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, mengingat seni dan industri kreatif merupakan sektor yang berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam kompetisi ini mencerminkan nilai SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan kesempatan yang setara untuk berkompetisi dan berkembang. Selain itu, seni memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan antarkomunitas, serta mendukung SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Penyelenggaraan PEKSIMIPROV DIY yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan juga menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dalam mengembangkan potensi generasi muda dan memajukan seni budaya.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: M. Al Hazmi Kynan

 

Semangat Juang Mahasiswa MSA UGM di Kejuaraan Internasional Taekwondo

Prestasi Tuesday, 14 July 2026

Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keikutsertaan tim Taekwondo dalam ajang Internasional Gelora Taekwondo Indonesia Championship 2 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet dari 21 provinsi di Indonesia serta empat negara, menjadikannya salah satu turnamen terbesar di tingkat internasional.

Salah satu capaian membanggakan datang dari Isa Rahmat Aulia, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Pertanian UGM, yang berhasil meraih Juara III pada kategori Poomsae Senior Green Taegeuk 2: Male. Isa juga turut menyumbangkan medali perak pada kategori Kyorugi Senior U 58 Male, sehingga kontribusinya semakin memperkuat posisi tim Taekwondo UGM di ajang internasional ini.

Dalam surat permohonannya, Isa menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari persiapan panjang, latihan intensif, serta dukungan dari dosen pembimbing dan tim official. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga ruang pembelajaran yang mempertemukan atlet-atlet berbakat dari berbagai daerah dan negara.

Kontingen Taekwondo UGM secara keseluruhan menurunkan 14 atlet dan berhasil meraih 7 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Hasil ini menunjukkan konsistensi UGM dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga, sekaligus memperkuat reputasi universitas di tingkat internasional.

Prestasi Isa dan tim Taekwondo UGM memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang olahraga internasional mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi gaya hidup sehat, kebugaran fisik, serta nilai-nilai sportivitas dan disiplin. Prestasi yang diraih juga mencerminkan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena universitas tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, kepemimpinan, dan potensi mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Keberhasilan Isa sebagai mahasiswa yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan olahraga menunjukkan pentingnya pendidikan yang holistik. Partisipasi atlet dari berbagai daerah dan negara mencerminkan semangat SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan dengan menyediakan kesempatan yang setara bagi mahasiswa untuk berkompetisi dan mengembangkan potensi mereka. Selain itu, penyelenggaraan kejuaraan yang melibatkan berbagai institusi pendidikan, organisasi olahraga, dan peserta internasional menjadi wujud implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi dalam memajukan olahraga, pengembangan talenta muda, dan kerja sama lintas negara.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Isa Rahmat Aulia

Hangat dan Meriah, Pembukaan Dies Natalis ke-80 Lustrum XVI Faperta UGM Rajut Kebersamaan Seluruh Keluarga Besar

berita Friday, 10 July 2026

Suasana penuh kegembiraan dan kehangatan menyelimuti halaman Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) pada Jumat, 10 Juli 2026. Dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan seluruh keluarga Faperta UGM berkumpul bersama dalam pembukaan rangkaian acara Dies Natalis ke-80 sekaligus Lustrum XVI Fakultas Pertanian UGM. Momentum bersejarah ini sukses bertransformasi menjadi panggung silaturahmi yang sarat akan nilai kekeluargaan.

Rangkaian acara pagi hari dimulai dengan kegiatan senam pagi bersama. Momen senam bersama ini tidak hanya menyegarkan fisik, tetapi juga langsung mencairkan sekat-sekat formalitas kerja sehari-hari. Usai berolahraga, suasana kebersamaan semakin kental saat seluruh peserta berkumpul untuk menikmati hidangan makan bersama. Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat memasuki sesi yang paling dinantikan, yaitu pembagian door prize.

Di balik kemeriahan dan momen-momen indah yang tertangkap sepanjang hari, agenda pembukaan Dies Natalis dan Lustrum ini mengemban misi yang mendalam. Rangkaian kegiatan ini dirancang secara khusus untuk mempererat tali kekeluargaan antar-elemen civitas akademika.

Melalui fondasi kekeluargaan yang solid dan harmonis, Faperta UGM berkomitmen untuk terus meningkatkan semangat kerja, kolaborasi, dan produktivitas di lingkungan internal. Keharmonisan serta lingkungan kerja yang positif diharapkan menjadi penggerak utama lahirnya berbagai kontribusi terbaik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan akademik demi kemajuan pertanian Indonesia yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi gaya hidup sehat, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan lingkungan akademik yang kondusif, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan budaya kerja yang sehat dan produktif, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui partisipasi inklusif seluruh unsur sivitas akademika dan keluarga besar fakultas, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan budaya organisasi yang harmonis, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi, kebersamaan, dan solidaritas seluruh keluarga besar Fakultas Pertanian UGM.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Komitmen Nyata Akselerasi Pendidikan: Faperta UGM terima 45 Mahasiswa Fast Track Semester Gasal 2026/2027

berita Thursday, 9 July 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat sekaligus meningkatkan mutu pendidikan akademik tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui registrasi mahasiswa baru untuk Program Akselerasi Sarjana-Magister (Fast Track) periode Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Faperta UGM tercatat sangat konsisten dalam mengawal dan mengembangkan program Fast Track ini sejak tahun 2022. Program ini dirancang khusus bagi para mahasiswa sarjana (S1) unggulan agar dapat menyelesaikan studi lanjut tingkat magister (S2) secara berkesinambungan dalam waktu yang lebih singkat. Pada Semester Gasal TA 2026/2027 ini, terdapat 45 mahasiswa tangguh yang berhasil lolos seleksi dan diusulkan untuk mengikuti program tersebut.

Distribusi program magister hulu ke hilir mencakup berbagai klaster keilmuan di lingkup pertanian dan perikanan, antara lain:

  • Magister Bioteknologi Sekolah Pascasarjana (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Mikrobiologi Pertanian dan Akuakultur).
  • Magister Agronomi & Magister Pemuliaan Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Agronomi).
  • Magister Fitopatologi & Magister Ilmu Hama Tanaman (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Proteksi Tanaman).
  • Magister Ilmu Perikanan (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Akuakultur, Manajemen Sumberdaya Akuatik, dan Teknologi Hasil Perikanan).
  • Magister Ilmu Tanah (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ilmu Tanah).
  • Magister Ekonomi Pertanian & Magister Manajemen Agribisnis (diikuti oleh mahasiswa dari prodi asal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis).

Sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian akademik para mahasiswa, seluruh peserta program Fast Track yang diusulkan pada semester ini mendapatkan dukungan finansial berupa skema beasiswa penuh untuk Semester 1 dan Semester 2. Melalui skema ini, biaya Nilai Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa pada satu tahun pertama dibebaskan sepenuhnya sebelum nantinya melakukan pembayaran mandiri di semester berikutnya.

Dengan kelanjutan program yang masif ini, Faperta UGM berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan akselerasi ini secara optimal untuk menghasilkan inovasi, riset unggul, dan sumber daya manusia berkualitas yang mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian dan perikanan berkelanjutan. Melalui program ini, Faperta UGM turut berkontribusi dalam pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Fakultas Pertanian UGM Perkuat Kontribusi SDGs, Dorong UGM ke Peringkat 41 Dunia

berita Wednesday, 8 July 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menembus peringkat ke-41 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rating 2026 dengan skor 93,2/100. Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi strategis Fakultas Pertanian (Faperta) UGM, yang tercatat sebagai salah satu fakultas dengan aktivitas SDGs tertinggi di lingkungan UGM.

Berdasarkan data Dashboard SDGs UGM, Faperta mencatat lebih dari 2.500 aktivitas (per 3 Ju yang mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Angka ini menempatkan Faperta sebagai fakultas dengan kontribusi terbesar ketiga setelah universitas secara keseluruhan.

Kontribusi Faperta tidak hanya memperkuat reputasi UGM secara global, tetapi juga memastikan riset dan pengabdian masyarakat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan, ketahanan pangan, serta keberlanjutan lingkungan. Dengan capaian ini, Faperta menegaskan perannya sebagai pionir riset pertanian berkelanjutan sekaligus penggerak utama kontribusi UGM dalam mendukung SDGs.

Capaian UGM diumumkan secara resmi pada Rabu, 24 Juni 2026. UGM berhasil naik 41 peringkat dari posisi ke-82 dunia tahun sebelumnya menjadi posisi ke-41 dari total 1.603 universitas yang dievaluasi. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyebutkan bahwa kenaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja hampir di seluruh SDGs. “Capaian tersebut menunjukkan penguatan reputasi akademik sekaligus komitmen UGM terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan kontribusi universitas dalam mencapai indikator SDGs, dengan data yang dikumpulkan dari pelaporan universitas dan bibliometrik Elsevier. Universitas peserta diwajibkan mengikuti minimal empat kategori SDG, termasuk SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai komponen wajib.

Sebagai salah satu fakultas dengan kontribusi terbesar, Faperta UGM berperan penting dalam mendukung capaian-capaian tersebut. Melalui riset pertanian berkelanjutan, inovasi agroekosistem, penguatan kurikulum berbasis OBE, serta jejaring internasional, Faperta memastikan bahwa kontribusi UGM terhadap SDGs tidak hanya tercatat dalam pemeringkatan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Dashboard SDGs UGM

1…34567…23

BERITA FAKULTAS

  • Mahasiswa Magister Agronomi UGM Raih Penghargaan 17th SATU Indonesia Awards 2026 Bidang Lingkungan
    06/11/2026
  • Fakultas Pertanian UGM Perkuat Semangat Kewirausahaan melalui Sharing Session Bersama Pakar Inovasi NSF I-Corps Amerika Serikat
    06/11/2026
  • Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi dan Riset Agroekosistem, Faperta UGM Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Bersama BRMP Kalimantan Selatan
    04/11/2026
  • Perluas Jejaring Kolaborasi Internasional, Faperta UGM Gelar Diskusi Potensi Kemitraan Strategis Bersama Kyoto University
    04/11/2026
  • Sambut Kunjungan SMAN 2 Boyolali dan MAN Insan Cendekia Paser, Faperta UGM Paparkan Keunggulan Akademik setiap Departemen
    04/11/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju