
Hosana Adel Ivory, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis angkatan 2022, berhasil terpilih mengikuti program ASEAN International Mobility for Students (AIMS) di Ibaraki University, Jepang. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari September 2025 hingga Januari 2026, dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan akademik sekaligus lintas budaya.

Di Ibaraki University, Hosana mengambil mata kuliah Overview of Regional Sustainability Science, Environmental and Symbiotic Sciences, Environmental Conservation Agriculture, serta Adaptation to Environmental Change and Disaster Risk. Selain itu, ia juga aktif dalam kegiatan field works, lab works, seminar, dan kuliah tamu.
Sistem pembelajaran di Jepang menghadirkan nuansa yang berbeda, durasi perkuliahan mencapai 105 menit dan penempatan mahasiswa ke laboratorium disesuaikan dengan peminatan yang diambil. Setiap mahasiswa dibimbing langsung oleh profesor serta didampingi buddy dari laboratorium yang sama. Pola ini tidak hanya mengasah keterampilan riset, tetapi juga membuka peluang untuk membangun jejaring akademik di tingkat internasional.
Salah satu pengalaman budaya paling unik adalah saat bunkasai (文化祭) atau festival universitas di kampus Ami dan Mito. Hosana merasakan hangatnya pertukaran budaya melalui stand makanan yang menghadirkan cita rasa khas Jepang sekaligus Indonesia, seperti yakitori dan sate dengan bumbu kacang. Interaksi dengan mahasiswa Jepang, China, dan Vietnam memperkaya pemahaman lintas budaya serta memperkuat semangat kebersamaan.

Hosana mengakui bahwa tantangan terbesar selama mengikuti program ini adalah adaptasi bahasa dan administrasi, mengingat banyak dokumen di Jepang masih berbasis cetak. Namun demikian, dukungan dari Fakultas Pertanian UGM sangat dirasakan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan. Penanggung jawab program AIMS juga secara rutin memantau perkembangan mahasiswa untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang optimal.
Hosana turut mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan mengikuti program AIMS. “Semangat ya! Siapkan kemampuan bahasa Jepang dan mental kemandirian. Jangan khawatir, karena buddy dan kakak-kakak Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ibaraki akan membantu. Tetap terbuka mempelajari budaya baru dengan menghormati norma masyarakat. Jangan takut untuk mengambil kesempatan yang ada!” ujarnya.
Partisipasi Hosana dalam AIMS mendukung beberapa capaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Hosana Adel Ivory