
Lentera DESA UGM menjalin kolaborasi strategis dengan Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) untuk mendukung gerakan MAPAN (Masa Depan Pangan), inisiatif nasional yang bertujuan menempatkan petani sebagai aktor utama dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. Rapat kerja sama ini digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 di Joglo Faperta UGM, menegaskan komitmen bersama dalam mendorong transformasi pertanian berbasis bukti dan inovasi digital.
Gerakan MAPAN merupakan inisiatif CIPS yang lahir dari keyakinan bahwa masa depan pangan Indonesia ada di tangan petani. Dari kisah nyata petani sukses, MAPAN mengumpulkan bukti-bukti empiris untuk mendorong aksi kolektif yang konkret, seperti kebijakan pro-petani, akses pasar digital, dan peningkatan kapasitas usaha tani. Inisiatif ini menjawab tantangan pangan nasional dengan paradigma baru: petani bukan hanya produsen, tetapi juga penggerak ekonomi hijau dan inovator agraria.
Kegiatan dihadiri oleh Ancella Christy sebagai Manajer Komunikasi & Penjangkauan CIPS, serta pakar Faperta UGM seperti Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. dan Ishadiyanto Salim, S.Pd., M.Pd. Dari Lentera DESA hadir Rani Nur Rochim, S.P., M.Sc., Siti Fatonah, S.P., M.Sc., Nadila Puspa Arum W, S.P., M.Sc., dan Yeni Yuliati, S.P., M.Sc.. Diskusi membahas sinergi platform digital Lentera DESA dengan data-driven policy CIPS, termasuk pelatihan blended learning untuk petani milenial dan penguatan literasi pasar. Lentera DESA menyatakan dukungan penuh, memperluas jangkauan agrokompleks mereka ke ranah kebijakan nasional.
Kolaborasi ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan rantai pasok pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan pemberdayaan UMKM petani, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur via digitalisasi pertanian, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Faperta UGM melalui Lentera DESA membuktikan peran akademik dalam menghubungkan riset lapangan dengan advokasi kebijakan berkelanjutan.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Lentera DESA UGM