
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Rapat Kerja Fakultas (RKF) Diperluas di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan arah kebijakan akademik, evaluasi pembelajaran, serta rencana penguatan penelitian dan kerja sama sepanjang tahun 2026.

Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menekankan pentingnya tata kelola staf akademik yang lebih sistematis dan adaptif. Beliau juga mengimbau seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan semangat belajar dan beradaptasi, khususnya dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin relevan dalam dunia pendidikan.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., menyampaikan evaluasi pembelajaran dengan menekankan penggunaan QR code dalam sistem presensi perkuliahan, terutama bagi dosen muda. Kebijakan ini berkaitan dengan ketentuan kehadiran minimal 75% sebagai syarat mengikuti ujian, yang dihitung secara kumulatif dalam satu semester. Beliau juga menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana hingga 35-45% dari total mahasiswa sarjana, sejalan dengan visi penguatan kapasitas akademik fakultas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sistem akademik baru, kalender perkuliahan, serta tata kelola mahasiswa telah disiapkan. Perkuliahan semester genap dijadwalkan mulai 9 Februari 2026, dengan fleksibilitas perkuliahan asinkron mengingat banyaknya jumlah hari libur. Mahasiswa juga diimbau memanfaatkan layanan konsultasi dengan dosen pembimbing akademik. Pada kesempatan ini, fakultas turut memperkenalkan Beasiswa Harjono Danoesastro sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa berprestasi.
Pada sesi berikutnya, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., menegaskan pentingnya penerapan kode etik dosen serta pemenuhan persyaratan kenaikan jabatan akademik. Beliau juga memperkenalkan tenaga pengajar baru, menyampaikan hasil evaluasi Health Promoting University (HPU), serta menjelaskan alur persuratan eksternal. Selain itu, Fakultas Pertanian UGM saat ini berlangganan sejumlah aplikasi untuk menunjang pembelajaran yang terintegrasi dengan sistem layanan UGM.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama, Prof. Subejo S.P., M.Sc., Ph.D., menyoroti persiapan peluncuran hibah penelitian, program kolaborasi, serta jalur fast track bagi mahasiswa berprestasi. Dukungan penelitian bagi dosen muda serta hibah pengabdian masyarakat juga menjadi prioritas fakultas.
Beliau juga menekankan mandat program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY), termasuk hibah perilisan jurnal internasional. Fakultas menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, antara lain Kementerian Koordinator Pangan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Dinas Pertanian Kulon Progo dan Kediri, PT Astra Internasional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), DPD, PT Sang Hyang Sri, Danantata, Syngenta, ACIAR, Wageningen University (WUR), Tokyo University of Agriculture (TUR), Fuji Oil, Ibaraki University, serta mitra dari Korea Selatan terkait pengembangan benih dan alat pertanian.
RKF Fakultas Pertanian UGM berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 2: Tanpa Kelaparan, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan tata kelola akademik, peningkatan akses pendidikan, inovasi digital, ketahanan pangan, dan jejaring kerja sama internasional.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani