
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) bersama World Vegetable Center (WorldVeg) resmi menutup rangkaian Advanced Training in Plant Health: From Field Surveillance to Molecular Technologies pada Jumat, 26 Juni 2026. Hari terakhir pelatihan menyoroti topik krusial mengenai kesehatan benih (seed health) serta strategi pengelolaan hama terpadu (Integrated Pest Management/IPM), sebelum ditutup dengan sesi evaluasi dan penyerahan sertifikat.

Sesi pertama membahas Seed Health & Diagnostics for Seed Systems, yang dipaparkan oleh Dr. Ram Khadka, Dr. Lourena Maxwell (WorldVeg) dan Prof. Ani Widiastuti (UGM). Materi ini menekankan pentingnya deteksi patogen terbawa benih serta penerapan uji kesehatan benih sebagai fondasi penjaminan mutu dalam produksi benih hortikultura. Peserta kemudian mengikuti praktik langsung mengenai teknik uji kesehatan benih dan desinfeksi, difasilitasi oleh Dr. Ram Khadka (WorldVeg) dan Prof. Ani Widiastuti (UGM).

Berlanjut pada sesi IPM Strategies Across Vegetable Crops, peserta memperoleh pemahaman tentang penerapan pengelolaan hama terpadu pada komoditas tomat, cabai, kubis, dan bawang daun. Materi menekankan keterkaitan antara diagnostik, pemuliaan ketahanan, serta penggunaan agens hayati seperti Trichoderma, Bacillus, Beauveria, dan Metarhizium. Diskusi interaktif memperkaya pemahaman peserta dalam merancang paket IPM sesuai kondisi lapangan, dengan fasilitasi tim UGM dan WorldVeg.

Menutup kegiatan, peserta mengikuti Post-Training Quiz sebagai refleksi pembelajaran selama enam hari, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan sambutan penutup dari tim WorldVeg dan UGM. Acara ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kapasitas akademisi dan praktisi pertanian melalui transfer pengetahuan internasional.
Pelatihan ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan produktivitas dan ketahanan sistem pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas lewat penguatan kapasitas akademisi dan praktisi di bidang kesehatan tanaman, SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penerapan pengelolaan hama terpadu, kesehatan benih, dan pemanfaatan agens hayati untuk menjaga keberlanjutan agroekosistem, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara Fakultas Pertanian UGM dan World Vegetable Center (WorldVeg). Dengan demikian, Fakultas Pertanian UGM terus berperan aktif dalam membangun sistem pertanian berkelanjutan yang berdaya saing global.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM