
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus mempertegas langkahnya di kancah internasional. Pada Selasa, 27 Januari 2026, Faperta UGM menerima kunjungan strategis dari Prof. Hasegawa Takeshi dari Ibaraki University, Jepang. Pertemuan ini menjadi menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi di bidang riset dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.
Dalam diskusi yang berlangsung di Faperta UGM, Prof. Hasegawa menyampaikan antusiasmenya terhadap potensi kolaborasi riset lintas negara. Fokus utama yang dibahas meliputi pengembangan teknologi pertanian tepat guna dan adaptasi perubahan iklim, yang menjadi isu krusial bagi kedua negara.
Selain riset, poin utama dalam kunjungan ini adalah penguatan program pertukaran mahasiswa (student exchange). Prof. Hasegawa menyoroti bahwa interaksi langsung mahasiswa antar-institusi akan memperkaya perspektif global serta mengasah keterampilan praktis dalam skala internasional. Harapannya, melalui kolaborasi ini juga akan terjalin pertukaran budaya inovasi yang akan membentuk karakter lulusan yang adaptif terhadap tantangan global.

Dekan Faperta UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa perluasan jaringan internasional merupakan pilar utama dalam visi fakultas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, turut menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan global SDGs utamanya pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur, SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani