• Tentang UGM
  • Informasi Publik
  • IT Center
  • Perpustakaan UGM
  • Webmail UGM
  • Pertanian Digital
    • Desa Apps
    • Lentera DESA
  • English Version
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
  • Home
  • Tentang Kami
    • Tentang Fakultas
      • Visi & Misi
      • Sasaran & Tujuan
      • Struktur Organisasi
    • Program Studi
    • Sarjana
      • Leaflet dan Video Promosi Program Studi
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Sarjana
      • SOP Perkuliahan Sarjana
      • Panduan Akademik Sarjana
      • Kurikulum Sarjana
      • Jadwal Kuliah & Praktikum
      • PROGRAM KAMPUS BERDAMPAK
      • Program Fastrack Faperta
      • Insentif Prestasi Mahasiswa
      • Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
      • Virtual Office Academic FAPERTA UGM
      • Info Beasiswa
      • International Undergraduate Class (IUC)
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
    • Pascasarjana
      • INFORMASI PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • SOP PERKULIAHAN PASCASARJANA
      • Panduan Akademik Pascasarjana
      • Uang Kuliah Tunggal (UKT) Program Profesi dan Pascasarjana
      • Aturan Akademik Pascasarjana
      • Kurikulum Pascasarjana
      • RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)
      • Daftar Pembimbing S2 Pascasarjana
      • Daftar Promotor S3 Pascasarjana
      • Dokumen Seminar dan Ujian S3 Pascasarjana
      • Persyaratan Pendaftaran Doktor Ilmu Pertanian
    • Kemahasiswaan
    • Alumni
      • TRACER STUDY
      • Lowongan Kerja
    • Fasilitas Pendukung
      • AGROTROPICA LEARNING CENTER UGM
      • Perpustakaan
      • UGM Library Video Profile
      • Agriculture Ebooks
      • HPU
    • AIMS
    • Jaminan Mutu
      • EDOM Sarjana
      • EDOM Pascasarjana
      • Standard Operating Procedure – EDOM
      • Rencana Tindak Lanjut EDOM
      • Laporan RTM
      • Panduan OBA Simaster
      • Panduan Pengisian SIMONI
      • Kepuasan Stakeholder
    • Profil Dosen
    • Zone Integritas
    • Rencana Strategis
    • Target Capaian Kinerja
    • Inovasi dan Kajian Akademik
    • Laporan Tahunan
  • PMB
  • Departemen
    • Budidaya Pertanian
    • Hama dan Penyakit Tumbuhan
    • Mikrobiologi Pertanian
    • Perikanan
      • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi hasil Perikanan
    • Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Tanah
  • Penelitian & Publikasi
    • PENELITIAN
    • PENGABDIAN MASYARAKAT
    • PUBLIKASI
      • Buku
    • KERJASAMA
    • Buku Karya Dosen
  • Download
    • Peraturan
    • Download panduan kuliah online
    • Jadwal Kuliah & Praktikum
    • Bahan Kuliah dan Praktikum
    • Formulir
    • Agriculture Ebooks
    • PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) KEGIATAN FAKULTAS
    • Petunjuk Penulisan Laporan Akhir PKM 2020
    • Panduan Pelayanan Akademik Faperta UGM
    • E-Booklet PPKS UGM
    • Buku Kenangan Wisuda
  • Beranda
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
  • (Page 4)
Arsip:

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Pitching Session Terbaik SEED 2026: Green Guardians dengan SOLAROBUSTA

Prestasi Friday, 21 August 2026

Sebagai bagian dari rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026, sesi pitching menampilkan inovasi mahasiswa yang berorientasi pada solusi pertanian berkelanjutan. Tim terbaik, Green Guardians, mempersembahkan karya unggulan bertajuk SOLAROBUSTA.

SOLAROBUSTA merupakan sistem budidaya kopi robusta berbasis IoT, agrivoltaics, dan pemupukan berimbang. Inovasi ini memadukan teknologi panel surya di sela pohon kopi sebagai naungan sekaligus sumber energi, sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Hal ini menjadi solusi atas tantangan perubahan iklim, di mana kenaikan suhu 1°C dapat menurunkan hasil panen hingga 14%.

Green Guardians merupakan tim yang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin ilmu, antara lain Fikri Danang Himawan (Magister Kehutanan UGM), Ikhsan Adi Pratama (Doktor Ilmu Pertanian UGM), dan Fathur Khoirul Arifin (Magister Kehutanan UGM).

Latar belakang yang diusung berawal dari Indonesia yang dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia. Namun, para petani masih menghadapi berbagai tantangan, seperti produktivitas yang rendah, kesenjangan mutu, sistem pemupukan konvensional, serta minimnya akses data dan informasi. SOLAROBUSTA hadir sebagai jawaban atas permasalahan tersebut dengan pendekatan teknologi modern yang ramah lingkungan.

Dalam pemaparannya, Tim Green Guardians menyampaikan bahwa PT Petrokimia Gresik berperan sebagai penyedia tools, data, farmer informer, dan sistem digital agronomi. Sementara itu, UGM melalui mahasiswa berkontribusi dalam pembuatan instalasi panel surya, sistem monitoring, serta otomasi agrivoltaics yang mencakup pengendalian suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi.

Inovasi ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi dunia, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya peningkatan produktivitas dan ketahanan sistem budidaya kopi. Pemanfaatan panel surya dan teknologi agrivoltaics berkontribusi terhadap SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau melalui penerapan sumber energi terbarukan dalam sistem pertanian.

Integrasi IoT, sistem monitoring, otomasi, serta pengelolaan suhu, kesuburan tanah, dan irigasi presisi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi untuk pertanian modern. Sementara itu, penerapan pemupukan berimbang dan irigasi presisi turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penggunaan input dan sumber daya secara lebih efisien.

Respons SOLAROBUSTA terhadap peningkatan suhu dan tantangan perubahan iklim secara langsung berkaitan dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, khususnya melalui pengembangan sistem budidaya yang lebih adaptif dan tangguh terhadap perubahan lingkungan. Kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dan UGM dalam penyediaan data, sistem digital agronomi, instalasi panel surya, monitoring, dan otomasi juga memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mengembangkan solusi pertanian berkelanjutan.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Petrokimia Gresik Dorong Digitalisasi Pertanian untuk Masa Depan

berita Friday, 21 August 2026

Dalam rangkaian Guest Lecture Petrokimia × Faperta UGM 2026 bertema Light the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk menjawab tantangan pertanian masa depan.

Menjawab pertanyaan mengenai inovasi terbesar yang sedang disiapkan, beliau menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik terus mengoptimalkan penerapan teknologi pertanian modern berbasis digitalisasi. “Mulai dari penggunaan sistem informasi, Artificial Intelligence (AI), drone, hingga teknologi digital yang mendukung rekomendasi pemupukan berimbang dan pengelolaan pasca panen, semua kita lakukan digitalisasi,” jelasnya.

Menurut Dr. Daconi, digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara menyeluruh, mulai dari input, proses, hingga output. Dengan dukungan teknologi informasi dan AI, hasil pertanian diharapkan dapat semakin optimal dan berdaya saing. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Fakultas Pertanian UGM dalam mendorong kolaborasi riset dan pengembangan inovasi. “Terima kasih atas support dari Pertanian UGM ini. Semoga sukses selalu,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Inovasi digitalisasi pertanian yang dikembangkan Petrokimia Gresik memiliki kontribusi terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan dengan penerapan pemupukan berimbang, sistem informasi, dan teknologi monitoring digital. Penerapan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), drone, dan sistem digital juga memperkuat SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi dan infrastruktur teknologi untuk mendukung pertanian modern.

Pemanfaatan teknologi digital untuk menghasilkan rekomendasi pemupukan yang lebih tepat turut berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya melalui upaya meningkatkan efisiensi penggunaan input pertanian dan mendorong praktik produksi yang lebih bertanggung jawab. Peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian melalui transformasi digital juga berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendukung penguatan kapasitas dan efisiensi sektor agribisnis. Sementara itu, dukungan Fakultas Pertanian UGM terhadap pengembangan riset dan inovasi bersama Petrokimia Gresik memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghasilkan solusi teknologi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan.

 

Dengan langkah ini, Petrokimia Gresik bersama Fakultas Pertanian UGM meneguhkan komitmen untuk menyalakan masa depan pertanian Indonesia melalui pendidikan, riset, dan digitalisasi inovatif.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Kuliah Tamu Dirut Petrokimia Gresik di Faperta UGM: Menavigasi Masa Depan Pertanian Lewat Konsep Triple Bottom Line dan Inovasi GLADIAGRO

berita Friday, 21 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Lighting the Future of Farming: Leading the Change in a Disruptive World” pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM. Acara ini menghadirkan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, M.M., sebagai narasumber utama. Kegiatan dihadiri oleh Dekan Faperta UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., jajaran dekanat, ketua departemen, dosen, serta ratusan mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Dr. Daconi Khotob menyoroti pergeseran paradigma abad ke-21 yang menuntut transformasi cara pandang di tingkat negara (pembangunan berkelanjutan), perusahaan (strategi kontributif berbasis Triple Bottom Line), dan individu (karakter dan kompetensi yang utuh). Ia menekankan bahwa keberlanjutan industri saat ini sangat bergantung pada keseimbangan antara People, Planet, dan Profit (3P) guna mengelola input produksi secara bertanggung jawab sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, dipaparkan pula strategi inovasi bisnis Petrokimia Gresik yang mengusung konsep one-stop solution melalui teknologi precision drone, supervisi intensif, program loyalitas pelanggan, hingga community-based marketing. Sebagai wujud komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), PT Petrokimia Gresik memperkenalkan inovasi GLADIAGRO, yakni program konversi limbah pertanian menjadi Nutrient Organic Cair (NOC) menggunakan Petro Gladiator melalui enam tahapan terstruktur: soil health assessment, agricultural waste collection, NOC production, NOC distribution and farmer adoption, agrofertilizer recommendation support, serta monitoring and adoption validation.

Kegiatan kuliah tamu ini turut memperkuat komitmen Faperta UGM dalam mendukung pencapaian berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui penguatan wawasan dan inovasi yang diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian serta kedaulatan pangan nasional. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengayaan pengetahuan mahasiswa dengan menghadirkan mitra strategis dari sektor industri sebagai bagian dari pembelajaran dan pengembangan kompetensi.

Penerapan precision drone, teknologi pertanian, dan inovasi GLADIAGRO turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi dan inovasi untuk modernisasi sektor agribisnis. Sementara itu, GLADIAGRO yang mengonversi limbah pertanian menjadi Nutrient Organic Cair (NOC) berkontribusi terhadap SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan kembali sumber daya dan pengelolaan limbah pertanian secara lebih berkelanjutan. Pendekatan soil health assessment dan pengelolaan input pertanian secara bertanggung jawab juga mendukung upaya menjaga keberlanjutan sumber daya lahan.

Strategi pengembangan bisnis dan penguatan produktivitas agribisnis melalui pendekatan berbasis komunitas turut berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam mendukung daya saing dan keberlanjutan sektor agribisnis. Adapun kolaborasi antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik dalam pendidikan, riset, dan pengembangan inovasi memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung transformasi pertanian dan kedaulatan pangan nasional.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Membentuk Era Baru Pertanian: SVP Mitra Bisnis Petrokimia Gresik Dorong Mahasiswa Faperta UGM Ciptakan Dampak Profesional dan Inovasi Berkelanjutan

berita Friday, 21 August 2026

Rangkaian agenda kuliah tamu di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM turut menghadirkan Senior Vice President (SVP) Mitra Bisnis PT Petrokimia Gresik, Andri Puji Handoyo, S.P.. Mengangkat tajuk “Shaping the Next Era of Agriculture: From Academic Excellence to Professional Impact and Sustainable Innovation”, sesi ini membakar semangat para mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam peta transformasi pertanian modern.

Andri Puji Handoyo menguraikan perjalanan mahasiswa pertanian ke dalam tiga fase krusial: fase pra-kelulusan (membangun fondasi teori, riset, dan interaksi langsung dengan petani lewat magang dan KKN), fase transisi (penerapan riset ilmiah di dunia nyata), serta fase pasca-kelulusan (menciptakan dampak profesional di industri, mendirikan startup agribisnis, maupun merumuskan kebijakan publik). Ia menegaskan kebanggaan sarjana sains pertanian (The Pride of Modern Agriscience) yang bertumpu pada tiga misi: menopang kehidupan global (sustaining global life), menjadi garda depan inovasi (a frontier of innovation), dan menggerakkan roda perekonomian (driving economic engines).

Dalam kesempatan ini, dipaparkan pula pengembangan ekosistem digital pertanian melalui aplikasi AGROOFER yang dilengkapi fitur rekomendasi pemupukan berbasis AI, layanan pemesanan Petro Spring, serta integrasi marketplace. Selain itu, Petrokimia Gresik mengenalkan pendekatan Community-Based Marketing untuk komoditas hortikultura unggulan (bawang merah, melon, semangka, cabai rawit, dan kentang) melalui program Grow Plan Creator (edukasi media sosial), Grow Field Creation (demplot mini), dan Grow Plant Partner (kolaborasi bersama penggerak pertanian).

Kegiatan ini turut memperkuat komitmen Faperta UGM dalam berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 2: Tanpa Kelaparan didukung melalui penyiapan talenta muda pertanian yang adaptif serta pengembangan inovasi untuk menjaga produktivitas komoditas hortikultura dan memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengayaan wawasan praktis mengenai dunia industri, pengalaman lapangan, serta penguatan literasi digital dan smart farming untuk melengkapi kompetensi akademik mahasiswa.

Penguatan kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia profesional, mengembangkan startup agribisnis, dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya melalui pengembangan kompetensi, kewirausahaan, produktivitas, dan daya saing sektor agribisnis. Sementara itu, pengembangan ekosistem digital melalui aplikasi AGROOFER, rekomendasi pemupukan berbasis AI, integrasi marketplace, serta berbagai program inovasi smart farming berkontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk mentransformasi sektor pertanian.

Adapun kemitraan antara Faperta UGM dan PT Petrokimia Gresik dalam pengembangan pengetahuan, inovasi, dan ekosistem pertanian digital memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung transformasi pertanian yang berkelanjutan.

Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Wadahi Ekosistem Inovasi dan Kewirausahaan Mahasiswa, Rektor UGM Resmikan Student Creativity Hub di Fakultas Pertanian

berita Friday, 21 August 2026

Sebagai komitmen nyata dalam memfasilitasi kreativitas generasi muda agrokompleks, Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., meresmikan AFTR Student Creativity Hub di Fakultas Pertanian UGM pada Selasa, 18 Agustus 2026. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Dekan Faperta UGM Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., para Dekan di lingkungan UGM, serta Direktur Utama beserta jajaran direksi PT Petrokimia Gresik.

AFTR Student Creativity Hub hadir sebagai ruang terpadu dan kolaboratif bagi mahasiswa Faperta UGM untuk berkumpul, berdiskusi, menggagas ide, serta merealisasikan inovasi nyata. Pembangunan fasilitas ini dilandasi oleh kebutuhan sektor pertanian kontemporer akan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif, berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship), inovatif, dan mampu berkolaborasi lintas disiplin.

Mengusung semangat “Dari ruang kecil, tumbuh ide besar; Dari kreativitas mahasiswa, lahir inovasi untuk pertanian dan masa depan Indonesia”, fasilitas ini diproyeksikan menjadi inkubator hidup bagi bertumbuhnya karya ilmiah, prototipe teknologi tepat guna, hingga rintisan usaha (startup) pertanian yang berdampak luas bagi kemandirian bangsa.

Melalui ekosistem AFTR Student Creativity Hub, Faperta UGM berkontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan ruang pembelajaran kreatif dan kolaboratif untuk pengembangan kompetensi mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kewirausahaan dan inkubasi startup berbasis inovasi agro-teknologi; serta SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penyediaan fasilitas untuk pengembangan riset terapan, prototipe teknologi, dan hilirisasi inovasi mahasiswa. Kehadiran fasilitas ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara UGM, Faperta UGM, dan mitra industri dalam membangun ekosistem inovasi dan kewirausahaan yang berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

Sambut Mahasiswa Internasional dan Lepas Awardee, Faperta UGM Gelar Agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees”

berita Wednesday, 19 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menggelar agenda “Welcoming and Sending-Off of AIMS Awardees” pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini diselenggarakan di Venture Lab, Gedung Agriculture Learning Center (AGLC) Lantai 6 Faperta UGM untuk menyambut kedatangan mahasiswa internasional sekaligus melepas delegasi mahasiswa Faperta UGM dalam program pertukaran Asian International Mobility for Students (AIMS).

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Agung Dian Kharisma, S.Pd.Si., M.Biotech., Ph.D.. Agenda dilanjutkan dengan sambutan resmi oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan ucapan selamat datang secara hangat kepada para mahasiswa internasional serta memberikan motivasi kepada seluruh awardee agar memanfaatkan peluang studi lintas negara ini untuk memperluas jejaring keilmuan, mengasah kepemimpinan, dan membangun pemahaman lintas budaya.

Suasana pertemuan berlangsung interaktif saat masing-masing awardee memperkenalkan diri dan membagikan motivasi mereka dalam mengikuti program AIMS. Sesi berikutnya diisi dengan diskusi bersama Yumechris Amekan, S.Si., M.Biotech., Ph.D., yang mengenalkan kekayaan budaya Yogyakarta, norma sosial lokal, serta ragam fasilitas pendukung akademik dan kemahasiswaan di lingkungan UGM, khususnya di Faperta UGM. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sharing session inspiratif bersama Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D., yang berbagi pengalaman serta wawasan akademik global kepada para peserta. Sebagai penutup, acara ditutup dengan sesi diskusi oleh para serta.

Melalui program mobilitas internasional AIMS ini, Faperta UGM terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, memfasilitasi pertukaran pengetahuan global, serta mencetak generasi muda yang adaptif dan berdaya saing internasional. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui kesempatan pembelajaran internasional yang inklusif dan berkualitas melalui skema mobilitas mahasiswa antarnegara; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui dorongan terhadap kesempatan partisipasi yang setara dalam akses dan pengembangan kapasitas akademik serta kepemimpinan mahasiswa; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kapasitas, kompetensi global, serta kesiapan profesional mahasiswa agar memiliki daya saing unggul di tingkat regional maupun internasional pascak elulusan; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui dorongan inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi mahasiswa dari latar belakang budaya, negara, serta institusi di kawasan Asia untuk mengakses pendidikan tinggi bereputasi global; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penumbuhan dialog antarbudaya, saling pengertian, dan perdamaian lintas bangsa; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi dan jejaring kemitraan strategis antarmahasiswa dan perguruan tinggi di Asia.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Faperta UGM Gelar Pengisian KRS Bersama Mahasiswa Baru

berita Wednesday, 19 August 2026

Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan Pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) Bersama bagi mahasiswa baru angkatan 2026 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada 13 Agustus 2026. Acara ini diinisiasi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., bersama tim akademik Faperta, dengan tujuan mempermudah proses pengisian KRS sekaligus memastikan mahasiswa baru memahami alur akademik sejak awal perkuliahan.

Proses pengisian dilakukan secara bertahap, dimulai dari mata kuliah fakultas, dilanjutkan dengan mata kuliah PPSMB, kemudian mata kuliah program studi, dan diakhiri dengan pengisian mata kuliah praktikum. Mahasiswa baru dikumpulkan di auditorium untuk menerima arahan langsung dari tim akademik. Mereka juga mendapatkan pendampingan intensif apabila menemui kesulitan teknis dalam sistem pengisian KRS. Pendekatan kolektif ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus memperkuat integritas akademik mahasiswa baru Fakultas Pertanian.

Kegiatan ini tidak hanya memfasilitasi mahasiswa baru dalam menata rencana studi, tetapi juga mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, SDG 16: Perdamaian dan Kelembagaan Tangguh, dan SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan.

Kegiatan Pengisian KRS Bersama ini tidak hanya menjadi sarana untuk membantu mahasiswa baru dalam menyusun rencana studinya, tetapi juga mencerminkan komitmen Faperta UGM dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, terarah, dan mendukung keberhasilan akademik mahasiswa. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pendampingan dan akses informasi akademik yang mendukung proses pembelajaran yang berkualitas; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberian kesempatan yang setara kepada seluruh mahasiswa baru untuk memperoleh informasi, arahan, dan dukungan dalam mengakses layanan akademik; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola akademik, keteraturan administrasi, transparansi informasi, serta penanaman nilai integritas akademik sejak awal masa studi; dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara pimpinan fakultas, tim akademik, dan mahasiswa dalam memastikan proses transisi akademik mahasiswa baru berjalan secara efektif dan inklusif.

 

Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Menjembatani Sains dan Masyarakat, Departemen Sosek Pertanian UGM Kawal Transisi Agribisnis dan Kelembagaan Petani

berita Wednesday, 12 August 2026

Transformasi teknologis menuju pertanian regeneratif tidak akan berjalan optimal tanpa keberhasilan adopsi di tingkat petani dan efisiensi rantai pasok agribisnis. Hal tersebut digarisbawahi oleh Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc., saat memberikan paparan pada acara sosialisasi departemen di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro UGM, Selasa (11/8)

Departemen Sosial Ekonomi Pertanian berperan penting dalam memetakan perilaku adopsi petani, merancang tata kelola kebijakan, menganalisis kelayakan ekonomi, hingga memperkuat kelembagaan kelompok tani di era digital. Keilmuan sosial ekonomi menjadi jembatan yang menyelaraskan inovasi teknis dari laboratorium (seperti benih unggul, biopestisida, dan alat dekarbonasi) agar dapat diterima secara sosial dan memberikan keuntungan finansial yang adil bagi petani.

Melalui pendampingan masyarakat dan kajian rantai nilai (value chain), Departemen Sosek Pertanian berkomitmen untuk memastikan bahwa implementasi Smart Eco Bioproduction mampu meningkatkan pendapatan bersih petani, mengurangi kesenjangan ekonomi pedesaan, serta menciptakan ekosistem bisnis pertanian yang inklusif dan tangguh.

 

Pemaparan Departemen Sosek ini semakin memperkuat komitmen dan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui peningkatan efisiensi dan kesejahteraan ekonomi usaha tani sebagai upaya mendukung pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan sistem agribisnis, rantai nilai, dan kelembagaan petani untuk mendukung ketahanan dan keberlanjutan sistem pangan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pendampingan dan pemerataan akses masyarakat, khususnya petani, terhadap pengetahuan serta inovasi pertanian yang dikembangkan di lingkungan akademis Faperta UGM; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pembangunan rantai nilai agribisnis yang adil, menguntungkan, inklusif, dan berkelanjutan bagi pelaku usaha tani; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani dan pengembangan adopsi teknologi yang inklusif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat pedesaan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi, petani, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong transformasi agribisnis yang berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

Integrasi AI dan Biokontrol, Departemen HPT UGM Wujudkan Perlindungan Tanaman Presisi Berbasis PHT

berita Wednesday, 12 August 2026

Dalam gelaran sosialisasi pilar departemen di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Faperta UGM, Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P., memaparkan peran vital ilmu proteksi tanaman dalam transisi menuju pertanian regeneratif. Pengelolaan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) kini bertransformasi melampaui paradigma pemberantasan konvensional menuju pemulihan ekosistem yang sehat dan seimbang.

Departemen HPT mengimplementasikan Smart Eco Bioproduction melalui lima rantai aksi: Smart Monitoring, Diagnosis & Analisis Digital, Smart Decision berbasis AI, Eco-Bioproduction, dan Precision Application. Berbagai rekam jejak inovasi cerdas dipaparkan, antara lain aplikasi Mango Pests Identifier (MPI), Museum Serangga Online (MSO), platform MySalak, sistem Semprot Presisi Ulat Kelapa Sawit (SPUKS), aplikasi Nema-Apps, hingga teknologi perangkap perangkap otomatis iTrap dan Vibration Mating Disruption (VMD).

Di samping teknologi digital, Departemen HPT konsisten mengembangkan agen hayati ramah lingkungan seperti ProBAIT, formulasi Bacillus velezensis B-27, Beauveria bassiana, Trichoderma sp., serta wahana edukasi masyarakat Omah Serangga bersama PIAT UGM.

Pemaparan ini semakin menegaskan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penerapan perlindungan tanaman yang efektif dan presisi untuk menjaga produktivitas serta keberlanjutan produksi pangan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi teknologi digital berbasis AI dan IoT untuk mendukung perlindungan tanaman dalam budidaya pertanian presisi; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengurangan penggunaan insektisida sintetis berbahaya dengan penerapan biopestisida, agen hayati, serta teknologi pemantauan dan pengendalian hama yang selektif; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan sistem perlindungan tanaman yang adaptif, efisien dalam penggunaan input pertanian, dan mendukung penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan kesehatan ekosistem daratan melalui rekayasa habitat ekologis, pemanfaatan agen hayati, serta edukasi konservasi serangga; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pusat inovasi, dan masyarakat dalam pengembangan teknologi serta edukasi perlindungan tanaman berkelanjutan.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

 

 

Peran Departemen di Fakultas Pertanian UGM dalam Mewujudkan Pertanian dan Perikanan Regeneratif melalui Implementasi Smart Eco Bioproduction

berita Wednesday, 12 August 2026

Dalam rangkaian acara memperingati Dies Natalis ke-80, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Peran Departemen Fakultas Pertanian UGM dalam Mewujudkan Pertanian dan Perikanan Regeneratif melalui Implementasi Smart Eco Bioproduction”. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid berpusat di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM pada Selasa, 11 Agustus 2026 ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan Faperta UGM.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada secara khidmat. Prof. Ir. Jaka Widada, M.P.,Ph.D. selaku Dekan Faperta UGM dalam sambutannya menegaskan bahwa Smart Eco Bioproduction kini telah menjadi satu kesatuan living knowledge ecosystem dan holobiont knowledge transformation. Konsep ini diintegrasikan secara menyeluruh dalam kurikulum pendidikan, arah penelitian, hingga pilar pengabdian kepada masyarakat demi mendukung masa depan pertanian dan perikanan nasional yang berkelanjutan.

Dipimpin oleh Moderator Prof. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Senat Faperta UGM, sesi pemaparan dibagi menjadi dua panel utama. Sesi 1 menghadirkan Ketua Departemen Budidaya Pertanian (Dr. Eka Tarwaca Susila P., S.P., M.P.), Ketua Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P.), dan Ketua Departemen Mikrobiologi Pertanian (Muhammad Saifur Rohman, S.P., M.Si., M.Eng., Ph.D.). Selanjutnya, Sesi 2 diisi oleh Sekretaris Departemen Perikanan (Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel., M.Sc.), Ketua Departemen Sosial Ekonomi Pertanian (Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.), serta Ketua Departemen Tanah (Dr. Agr. Makruf Nurudin, S.P., M.P.).

Pada sesi diskusi, seluruh departemen berdialog interaktif membedah evaluasi implementasi Smart Eco Bioproduction selama 9 tahun terakhir serta merumuskan strategi kolaborasi lintas disiplin. Acara kemudian diakhiri dengan closing statement dari Dekan yang menegaskan pentingnya konsistensi seluruh sivitas akademika UGM untuk memulihkan bumi dan menyejahterakan bangsa melalui inovasi pertanian dan perikanan regeneratif.

Kegiatan ini semakin memperkuat kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui pengembangan inovasi pertanian dan perikanan regeneratif untuk mendukung ketahanan, produktivitas, dan keberlanjutan sistem pangan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui integrasi visi Smart Eco Bioproduction ke dalam ekosistem ilmu pengetahuan, penelitian, serta kurikulum pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi dan teknologi pertanian serta perikanan yang sejalan dengan konsep Smart Eco Bioproduction; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penerapan prinsip efisiensi sumber daya, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, serta pengembangan sistem produksi pertanian dan perikanan yang berkelanjutan; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pengembangan sistem pertanian dan perikanan regeneratif yang adaptif terhadap perubahan iklim serta mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan dan emisi; SDG 14: Ekosistem Lautan melalui penguatan inovasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, perlindungan ekosistem perairan, serta pengembangan sistem akuakultur yang ramah lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan sinergi dan kolaborasi strategis lintas departemen dan lintas disiplin di lingkungan Faperta UGM dalam mendukung pembangunan pertanian dan perikanan regeneratif.

 

Penulis: Rani Nur Rochim

Editor: Tantriani

Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM

123456…64

BERITA FAKULTAS

  • Fakultas Pertanian UGM Sambut Delegasi Namibia University of Science and Technology
    18/09/2026
  • Duta Maritim Bali Ajak Generasi Muda Jaga Laut melalui Konservasi, Gizi, dan Aksi Nyata
    18/09/2026
  • 37 Kilogram Tuna Warnai Family Gathering Faperta UGM, Kenalkan Potensi Pangan Laut
    18/09/2026
  • Family Gathering Meriahkan Rangkaian Dies Natalis ke-80 Fakultas Pertanian UGM
    18/09/2026
  • Kenal Kebun 2026: Mengajak Mahasiswa Baru Belajar Pertanian Langsung di Lapangan
    18/09/2026
Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Flora Bulaksumur Yogyakarta 55281
faperta@ugm.ac.id
Telp./Fax.: +62 (274) 563062

TENTANG FAKULTAS

Visi & Misi

Sasaran & Tujuan

Struktur Organisasi

 

INFORMASI PUBLIK

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

Daftar Informasi Tersedia Secara Berkala

JURNAL ONLINE

Jurnal Ilmu Pertanian

Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Jurnal Ilmu Perikanan

Vegetalika

Jurnal Agro Ekonomi

PENELITIAN & PUBLIKASI

Penelitian

Publikasi

Buku Karya Dosen

 

FASILITAS PENDUKUNG

Perpustakaan Fakultas  

Laboratorium

Ebooks

Health Promoting Unit (HPU) Faperta

KERJASAMA

Kerjasama Fakultas

Kunjungan Sekolah

 

PENDAFTARAN

Sarjana

Pascasarjana

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju