
Dalam upaya memperkuat jejaring pemberdayaan masyarakat dan mendorong transformasi agribisnis berkelanjutan, Program Studi S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UGM bersama Program Studi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Sekolah Pascasarjana UGM menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Internasional pada Hari Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB di Lahan Demplot PT. Petani Milenial Sleman ini terlaksana atas kolaborasi erat dengan platform Lentera DESA dan PT. Petani Milenial Farm. Acara dibuka secara resmi oleh Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D. selaku Ketua Program Studi S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Sekolah Pascasarjana UGM, serta dihadiri oleh jajaran akademisi Faperta UGM, di antaranya Dr. Agr. Sri Peni Wastutiningsih dan Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D.

Diikuti oleh mahasiswa Faperta UGM, mahasiswa Sekolah Pascasarjana UGM, serta anggota para Petani Milenial Sleman, diskusi interaktif menghadirkan dua narasumber utama. Narasumber pertama, Khaerul Fahmi (Direktur Yayasan Wakai Farm Jepang), membagikan pengalaman mengenai praktik pertanian inklusif, adil, dan berkelanjutan di Jepang. Sementara itu, narasumber kedua, Isnaini Baroroh, S.Kom. (C.E.O PT. Petani Milenial Sleman), memaparkan model bisnis sociopreneurship agribisnis berbasis pemberdayaan masyarakat.
Melalui sinergi akademisi, praktisi internasional, dan wadah petani muda ini, kegiatan pengabdian diharapkan mampu memperluas wawasan peserta dalam membangun ekosistem pertanian modern yang tangguh dan berdaya saing global. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi Faperta UGM dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan kapasitas petani dan diseminasi inovasi pertanian yang mendukung produktivitas serta ketahanan pangan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui fasilitasi pembelajaran kolaboratif berbasis pendekatan triple helix antara universitas, komunitas, dan sektor swasta, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan jejaring kolaborasi, pemberdayaan petani muda, dan penguatan peluang usaha di sektor agribisnis, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui diseminasi inovasi dan model bisnis sociopreneurship dalam pengembangan agribisnis modern, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui promosi praktik pertanian yang adil, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan mitra internasional dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Tim Lentera DESA