
Ratusan alumni lintas angkatan berkumpul kembali di almamater dalam acara Temu Alumni KAGAMA Fakultas Pertanian UGM dalam Rangka Lustrum XVI, Minggu, 20 September 2026. Mengusung tema “Mewujudkan Sinergi Kolaborasi Alumni dan Almamater Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini berlangsung guyub, hangat, dan penuh semangat kekeluargaan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum KAGAMA Pertanian Mahmudi, S.P., M.Si., serta sambutan Dekan yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.. Rangkaian acara dimeriahkan dengan penampilan Tari Guyub Nusantara yang dibawakan secara kolaboratif oleh lintas generasi alumni (angkatan 1986, 1989, 1990, hingga 2019) bersama PP KAGAMA dan UGM.

Selain menjadi ajang reuni dan silaturahmi, pertemuan ini diisi dengan peluncuran buku inspirasi alumni, penyaluran donasi dana abadi beasiswa melalui Yayasan Prof. Harjono Danoesastro, serta seremoni penyerahan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa aktif. Kehangatan temu alumni ditutup dengan ramah tamah, makan siang bersama, hiburan musik, dan foto bersama di selasar kampus.

Momentum temu alumni ini mempertegas kembali komitmen jejaring KAGAMA Pertanian untuk terus berjalan beriringan bersama fakultas dalam menjawab tantangan kedaulatan pangan nasional. Selain itu, melalui kegiatan ini Faperta UGM terus berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui beasiswa yang membantu meringankan beban finansial mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang ekonomi agar dapat menuntaskan pendidikan tinggi; SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui penguatan jejaring alumni dan almamater dalam mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan; SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui fasilitasi ruang sinergi antara dunia akademik dan profesional alumni untuk memperkaya proses pembelajaran; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui dukungan terhadap kesempatan belajar yang lebih inklusif bagi mahasiswa dari seluruh program studi sarjana di Faperta UGM; SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan melalui partisipasi lintas generasi dalam apresiasi dan pelestarian budaya melalui Tari Guyub Nusantara; SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan ruang partisipasi dan hubungan kelembagaan alumni yang harmonis dan inklusif; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi multipihak antara almamater, KAGAMA Pertanian, alumni, dan komunitas agribisnis nasional nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM