
Suasana semarak terasa di Lapangan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Selasa (18/8), dalam pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026. Mengusung tema “Semai Harmoni, Merangkai Cerita Menuai Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, komunitas, tenant, hingga pihak industri.
Sejak dibuka pada pukul 13.00 WIB, kawasan Expo mulai dipenuhi mahasiswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi tempat pengenalan organisasi, area Expo juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memberikan pengalaman lebih lanjut bagi mahasiswa dalam mengenal kehidupan kemahasiswaan di Faperta UGM.

Salah satu rangkaian yang menjadi bagian dari pembukaan adalah kirab HMD dan BSI. Berbagai organisasi mahasiswa diperkenalkan secara bergantian sebagai gambaran keberagaman ruang kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan sebagai penanda dimulainya Expo Faculty of Agriculture 2026.
Semarak kegiatan semakin terasa melalui berbagai penampilan mahasiswa. Expo menghadirkan penampilan Solo Vocal Portani, Sansekerta, hingga Dance Modern yang mengisi rangkaian acara. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Selain penampilan, Expo Faculty of Agriculture 2026 menghadirkan Pojok Interaktif Expo yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang disediakan. Terdapat pula tenant F&B yang turut meramaikan kawasan Expo dan menjadi salah satu titik yang menarik perhatian mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Hal yang turut menjadi pembeda dalam Expo Faculty of Agriculture tahun ini adalah hadirnya Petrokimia Gresik sebagai salah satu tenant. Kehadiran pihak industri tersebut memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan dunia profesional, khususnya industri yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.
Selain Petrokimia Gresik, Expo juga menghadirkan pameran drone yang memperkenalkan teknologi sebagai bagian dari perkembangan kegiatan pertanian. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Expo tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan organisasi, kreativitas, teknologi, dan dunia industri dalam satu rangkaian kegiatan.
Di sisi lain, kehadiran berbagai organisasi mahasiswa, HMD, BSI, serta tenant menunjukkan adanya kolaborasi dari berbagai unsur dalam membangun suasana kemahasiswaan di Faperta UGM. Interaksi yang tercipta selama kegiatan juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih banyak pilihan kegiatan yang dapat diikuti selama menjalani kehidupan perkuliahan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Expo Faculty of Agriculture 2026 menjadi salah satu ruang pembelajaran informal bagi mahasiswa. Berbagai aktivitas yang dihadirkan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengenal lingkungan fakultas, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan jejaring.
Pelaksanaan Expo Faculty of Agriculture 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan ruang pembelajaran informal yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui pengenalan kewirausahaan, pengalaman berorganisasi, serta kesempatan membangun jejaring dengan dunia profesional dan industri.
Kehadiran pameran drone dan keterlibatan sektor industri turut mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengenalan teknologi dan inovasi yang relevan dengan perkembangan sektor pertanian. Sementara itu, keberagaman organisasi mahasiswa dan ruang interaksi yang terbuka bagi mahasiswa mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan partisipasi mahasiswa, kehidupan organisasi, serta lingkungan kemahasiswaan yang inklusif dan kolaboratif.
Selanjutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Expo, mulai dari fakultas, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, tenant, hingga mitra industri, memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung ekosistem kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Penulis: Levina Rasendriya
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM