
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Program Doktor (S3) Ilmu Pertanian dengan tema “A Globally Connected, Research-driven Doctoral Program” pada Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM), sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Dyah Weny menekankan pentingnya pengembangan kurikulum doktoral yang adaptif terhadap dinamika global, berbasis riset, dan berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE). Beliau menegaskan bahwa lulusan program doktor harus memiliki kapasitas riset unggul, mampu menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, serta berkontribusi nyata dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim.
Lokakarya ini juga menjadi wadah untuk memperkuat strategi internasionalisasi melalui international co-supervision, international dissertation examination, serta jejaring akademik lintas negara. Dr. Dyah Weny menekankan bahwa transformasi pendidikan doktoral tidak hanya berhenti pada penyelesaian disertasi, tetapi harus menghasilkan inovasi nyata dan kepakaran strategis yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Sidang Promosi Doktor Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dan melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh pengelola fakultas, tim pengampu mata kuliah S3, dosen homebase, tim promotor, serta para guru besar. Diskusi interaktif bersama Dr. Dyah Weny membuka ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi strategi pembaharuan kurikulum, integrasi riset multidisiplin, serta penguatan kolaborasi akademik internasional.
Dengan kehadiran Wakil Dekan Faperta UGM sebagai narasumber, lokakarya ini diharapkan menghasilkan dokumen evaluasi kurikulum yang lebih adaptif, matriks kurikulum berbasis riset dan OBE, serta strategi internasionalisasi yang memperkuat posisi Program Doktor Ilmu Pertanian sebagai program yang berdaya saing global.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan enam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan kurikulum berbasis riset dan Outcome-Based Education (OBE); SDG 2: Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) melalui pengembangan riset yang mendukung ketahanan pangan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui hilirisasi riset dan inovasi teknologi pertanian; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action) melalui integrasi riset untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim; SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan jejaring akademik internasional dan kolaborasi antarperguruan tinggi; serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kualitas lulusan doktor yang inovatif, berdaya saing global, dan mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Fakultas Pertanian UGM