
Panitia PIONIR Organik 2026 sukses menyelenggarakan pembekalan upgrading bersama unit Health Promoting University (HPU) yang diselenggarakan dengan menghadirkan narasumber psikolog klinis, Ratih Ratnasari, M.Psi., Psikolog, juga kepala HPU Fakultas Pertanian, Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan keadaan fisik dan mental sebagai panitia untuk menjadi role model yang berkarakter dan memiliki edukasi baik sehingga nantinya menjadi contoh positif bagi mahasiswa baru.

Kegiatan upgrading HPU dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026 bertempat di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro dengan kehadiran dua narasumber utama sekaligus koordinator gugus fakultas pertanian, Tantriani, S.P., M.Agr., Ph.D., serta wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan, Dr. Dyah Weny Respatie, S.P., M.Si., yang turut berkesempatan hadir ketika kegiatan sedang berlangsung. Dalam kesempatan ini panitia juga diarahkan untuk membangun lingkungan kampus sehat dengan membentuk relasi sehat guna mencegah kekerasan seksual, menumbuhkan kepedulian terhadap mahasiswa disabilitas tampak maupun tidak tampak, serta menegakkan pola hidup sehat melalui kebijakan bebas asap rokok di lingkungan kampus.

“Panitia memegang posisi peran strategis sebagai provider yang akan melayani langsung 625 mahasiswa baru. Dinamika di lapangan nanti akan luar biasa karena harus mengoordinasikan mahasiswa baru yang berada dalam fase transisi dari sekolah ke lingkungan kuliah. Oleh karena itu, situasi ini riskan bagi kesehatan mental. Panitia harus bisa memastikan diri sendiri sehat secara jiwa dan raga terlebih dahulu sebelum mulai melayani orang lain.” ujar Weny dalam sambutannya.
Urgensi adanya pembekalan ini yakni peran strategis panitia sebagai wajah awal bagi mahasiswa baru. pengenalan lingkungan kampus yang sehat sengaja dibangun sejak masa orientasi agar mahasiswa baru sejak awal menyadari bahwa pentingnya peduli terhadap diri sendiri dan orang lain. Mahasiswa juga diberikan kesadaran bahwa mereka tidak berdiri sendiri ketika menghadapi masalah, tetapi mampu didukung oleh fasilitas kesehatan fisik dan mental yang siap membantu kapan saja. Melalui materi yang disampaikan oleh para pakar, panitia dibekali kemampuan regulasi emosi melalui teknik STOP, grounding 54321, dan cognitive reframing, serta strategi coping untuk mendeteksi tanda-tanda stres psikis yang kerap kali mewujud dalam gejala fisik, emosi, dan perilaku.
“Sehat itu tidak hanya tentang mengelola emosi, tetapi juga bagaimana bersikap di setiap aktivitas. Kita harus peka karena seringkali masalah psikis tidak disadari, padahal tanda-tandanya sudah muncul melalui keluhan fisik seperti demam atau asam lambung. Kenali ciri psikis yang tidak sehat sejak dini, seperti kecemasan tiba-tiba, penurunan rasa percaya diri, serta emosi marah dan sedih yang tidak terkendali.” jelas Ratih.
Kegiatan pembekalan materi Health Promoting University ini menjadi wujud kesadaran dan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mencapai tujuan global SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 15: Ekosistem Daratan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Salsabil Karima Swasono
Editor: Tantriani
Dokumentasi: DDD PIONIR Organik 2026