
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) terus berkomitmen memperkuat posisinya di kancah global melalui akselerasi kerja sama akademis dan penelitian internasional. Pada Selasa, 3 November 2026, Faperta UGM menggelar diskusi strategis guna mengeksplorasi potensi perluasan kemitraan dengan Kyoto University, Jepang, bertempat di Ruang Venture Agrotropika Learning Center (AGLC) Lt. 6 Faperta UGM.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan civitas akademika, meliputi Dekan Faperta UGM, pengurus departemen, para Ketua Program Studi Magister (S2), serta tim Pengelola Kemitraan Faperta UGM. Turut hadir mendampingi secara langsung Kepala Subdirektorat Pengembangan Inovasi Akademik Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM, Dr. Ngadisih, S.T.P., M.Sc. Sementara itu, pihak Kyoto University diwakili oleh Prof. Benjamin C. McLellan dari Graduate School of Energy Science, yang hadir bersama kolega pakar dari Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik UGM.

Saat ini, Faperta UGM telah jalinan kerja sama yang kokoh bersama Kyoto University melalui skema Double Degree Program untuk jenjang Magister bersama Graduate School of Agriculture. Dalam sesi awal diskusi, para peserta mengevaluasi dan membahas secara komprehensif pelaksanaan teknis Double Degree Program yang telah berjalan di Faperta UGM agar terus memberikan dampak optimal bagi mahasiswa.
Lebih jauh, ruang diskusi berkembang pada eksplorasi berbagai potensi kerja sama baru yang strategis. Beberapa agenda potensial yang dijajaki antara lain skema pembimbingan bersama (joint supervision) bagi mahasiswa pascasarjana, kolaborasi riset interdisipliner (research collaboration), hingga perluasan sinergi lintas disiplin yang menghubungkan ilmu pertanian, teknologi, dan ilmu energi berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, Faperta UGM optimis dapat melahirkan inovasi akademis berkelas dunia yang berdampak nyata bagi masyarakat internasional. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan program gelar ganda, penjajakan pembimbingan bersama, dan pertukaran pengetahuan internasional; SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau melalui peluang kolaborasi penelitian yang mengintegrasikan ilmu pertanian dan energi berkelanjutan; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan potensi riset interdisipliner dan inovasi teknologi; SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui peluang pengembangan penelitian yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan transisi energi; SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola kerja sama akademik antarperguruan tinggi; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui perluasan jejaring kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan dan penelitian.
Penulis: Rani Nur Rochim
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM