
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penebaran benih ikan di Sungai Boyong, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Perikanan, khususnya Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik (MSA), dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan sungai sebagai penopang kehidupan.

Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian, antara lain Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti, S.T.P., M.P., Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia; Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama; serta Dyana Rakhmasari Kusumaningsih, S.E., M.Ec.Dev., Kepala Kantor Administrasi. Turut hadir pula segenap dosen Departemen Perikanan, perwakilan RT 05, Kelompok Penggiat Lingkungan Sungai (KPLS), serta mahasiswa MSA.

Dalam sambutannya, Pak Syamsyul selaku perwakilan RT 05 menekankan bahwa air bukan hanya sumber daya, tetapi penopang kehidupan. Ia berharap benih ikan yang ditebar dapat tumbuh dengan baik dan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga sungai. Sementara itu, Pak Sumadi dari KPLS Sungai Boyong menjelaskan bahwa KPLS merupakan forum peduli sungai yang terdiri dari 43 komunitas di Sleman. Ia menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Pertanian atas dukungan pengabdian ini, dengan harapan sungai dapat kembali bermanfaat bagi warga Sleman.

Sambutan dari Fakultas Pertanian disampaikan oleh Dr. R.A. Siti Ari Budhiyanti yang mewakili dekan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan berlanjut dengan rencana penebaran 4.000 benih ikan tawes, serta berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi ekosistem perairan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pak Syamsyul.
Kegiatan penebaran benih ikan di Sungai Boyong turut mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kesadaran dan pembelajaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan; SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui penguatan kepedulian masyarakat terhadap kualitas lingkungan dan keberlanjutan ruang hidup; SDG 14: Ekosistem Lautan melalui upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perairan; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui kepedulian terhadap kelestarian ekosistem sungai dan lingkungan di sekitarnya; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, komunitas lingkungan, dan mahasiswa. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 2: Tanpa Kelaparan, khususnya dalam konteks pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan sebagai salah satu sumber daya pangan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM