
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) menyelenggarakan sesi Sosialisasi Kesiapan Diri dan Adaptasi Menjalani Studi Pascasarjana sebagai bagian dari rangkaian orientasi mahasiswa baru semester gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menghadirkan Ratih Ratnasari, M.Psi., Psikolog., yang membawakan tema “Menuju Mahasiswa Pascasarjana: Menyiapkan Mental, Ekspektasi, dan Ketahanan Diri untuk Babak Baru dalam Hidup Akademik.”

Dalam pemaparannya, Ratih menekankan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi dinamika studi pascasarjana, termasuk bagaimana mahasiswa dapat mengelola emosi ketika dihadapkan pada proses revisi yang berulang. Ia mengidentifikasi empat tantangan utama yang kerap dialami mahasiswa, yaitu impostor syndrome, isolasi sosial, tekanan perfeksionisme, serta burnout dan kelelahan.

Ibu Ratih menekankan perlunya membangun growth mindset, dengan menempatkan proses sebagai hal yang lebih penting daripada kesempurnaan. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa perlu memastikan kenyamanan hati, memberi ruang untuk mengekspresikan emosi, dan tidak menekan diri secara berlebihan. Selain itu, mahasiswa dianjurkan untuk membangun support system sejak awal, mengembangkan sikap self-compassion alih-alih self-critic, serta menetapkan tujuan yang bermakna bagi diri sendiri.

Sesi ini kemudian dilanjutkan oleh Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi., yang membahas pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia akademis. Ia memperkenalkan penggunaan Scopus AI dan Gemini Notebook LM sebagai alat bantu riset dan penulisan akademik. Selain itu, Dr. Desy juga memberikan arahan praktis terkait pelayanan kesehatan, khususnya menyarankan mahasiswa baru untuk melakukan pemindahan BPJS Faskes 1 ke Yogyakarta, seperti ke Klinik UGM atau GMC, agar lebih mudah mengakses layanan kesehatan selama masa studi.
Melalui sesi ini, mahasiswa baru tidak hanya dibekali strategi untuk menghadapi tantangan psikologis dalam studi pascasarjana, tetapi juga diperkenalkan dengan teknologi akademik mutakhir dan layanan pendukung yang relevan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan ketahanan diri, kesadaran akan kesehatan mental, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dan penelitian, serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Pengenalan dan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial untuk mendukung kegiatan akademik juga mencerminkan kontribusi terhadap SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, khususnya dalam mendorong pemanfaatan inovasi teknologi untuk memperkuat kapasitas penelitian dan pendidikan tinggi.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM