
Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (Prodi PKP) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Faperta UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi internasional. Mesalia Kriska, S.P., M.Sc., dosen Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian yang saat ini tengah menempuh studi doktoral di Wageningen University and Research (WUR), Belanda, menginisiasi kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan ecoprint dengan dukungan pendanaan dari WUR pada Minggu, 6 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) An Naba ini turut dibersamai oleh Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P., Sekretaris Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM. Pelatihan ecoprint menjadi wujud nyata sinergi akademik lintas negara untuk mendukung kemandirian perempuan tani melalui pemanfaatan potensi lokal.
Dalam pelaksanaannya, anggota KWT An Naba diajak untuk menguasai keterampilan kreatif dalam teknik cetak alami yang ramah lingkungan. Mereka juga diperkenalkan pada peluang usaha baru berbasis produk kreatif berkelanjutan yang dapat membuka jalan bagi pemberdayaan ekonomi perempuan. Selain itu, kegiatan ini mengajarkan cara memanfaatkan daun dan bunga di sekitar lingkungan menjadi produk bernilai jual tinggi, sehingga potensi lokal dapat diolah menjadi sumber penghasilan baru.

Prodi PKP Faperta UGM menyampaikan terima kasih kepada Wageningen University and Research atas dukungan pendanaan, serta apresiasi kepada seluruh anggota KWT An Naba yang menunjukkan antusiasme tinggi. Ia berharap ilmu yang dibagikan dapat terus berkembang dan membawa dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui transfer pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat; SDG 5: Kesetaraan Gender melalui penguatan kapasitas dan peluang pengembangan ekonomi bagi perempuan tani; SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan keterampilan serta peluang usaha berbasis produk kreatif; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi produk dan keterampilan kreatif berbasis potensi lokal; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penguatan akses kelompok masyarakat terhadap pengetahuan, keterampilan, dan jejaring pengembangan kapasitas; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan bahan alami dan potensi lokal dalam menghasilkan produk kreatif; SDG 15: Ekosistem Daratan melalui pemanfaatan sumber daya tumbuhan secara bijaksana dalam kegiatan kreatif berbasis lingkungan; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Faperta UGM, Wageningen University and Research, dan kelompok masyarakat.
Dengan semangat berbagi ilmu dan kolaborasi lintas negara, pelatihan ecoprint ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Pertanian UGM mampu menghadirkan solusi inovatif bagi pemberdayaan masyarakat lokal, sekaligus memperkuat peran akademisi Indonesia dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Departemen Sosek