
Sebagai bagian dari rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru Pascasarjana Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Agrotropica Learning Center (AGLC) di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada 19 Agustus 2026. Agenda ini bertujuan memperkenalkan sejarah, struktur, serta layanan yang ditawarkan AGLC sebagai pusat riset dan pengembangan akademik mahasiswa pascasarjana.

Dalam pemaparannya, Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc., Ph.D. selaku Manajer AGLC menjelaskan sejarah berdirinya AGLC dan susunan pimpinan manajerial yang mengelola fasilitas tersebut. Mahasiswa baru kemudian diajak mengenal setiap lantai gedung AGLC beserta fungsi dan layanan yang tersedia.

AGLC menawarkan berbagai layanan riset yang mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Layanan pengujian mencakup penggunaan instrumen modern seperti GCMS, HPLC, Portable Photosynthesis, dan Fluorescence Analyzer. Selain itu, tersedia layanan bench penelitian, penyewaan alat laboratorium seperti PCR dan thermal cycle, serta fasilitas pengujian sampel dengan prosedur yang telah ditetapkan. Penjelasan mengenai tarif layanan pengujian sampel juga disampaikan agar mahasiswa dapat merencanakan riset secara lebih efisien.
Tidak hanya itu, AGLC juga menyiapkan program pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aktivitas penelitian berjalan sesuai standar keselamatan laboratorium.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peran AGLC sebagai pusat riset yang mendukung pencapaian akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kehadiran fasilitas ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UGM dalam mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui penyediaan sarana riset yang modern, aman, dan mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Aspek keselamatan penelitian melalui pelatihan K3 juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan akademik dan penelitian yang sehat dan aman. Selain itu, pemanfaatan fasilitas dan instrumen penelitian secara bersama dan efisien dapat mendukung praktik penelitian yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Penulis: Beny Nabila Happy Fauziah
Editor: Tantriani
Dokumentasi: Unit Media Faperta UGM